Kulit

9 Penyebab Kaki Pecah-Pecah dan Cara Mencegahnya

dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, 06 Okt 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Penampilan kamu pasti terganggu bila telapak kaki pecah-pecah. Ada 9 Penyebab kaki pecah-pecah dan cara mengatasinya yang bisa kamu simak di sini.

9 Penyebab Kaki Pecah-Pecah dan Cara Mencegahnya

Salah satu bagian kulit yang sering pecah-pecah adalah telapak kaki, terutama di area tumit. Kaki pecah-pecah bisa disebabkan oleh kondisi kulit yang sangat kering hingga terlihat retak seperti terbelah. 

Telapak kaki pecah-pecah adalah masalah kaki yang umum terjadi. Bagi sebagian orang, telapak kaki atau tumit pecah-pecah bukanlah hal yang serius.

Meski begitu, karena dianggap mengganggu penampilan, kulit kaki pecah-pecah dapat mengurangi rasa percaya diri dan menyebabkan kamu merasa tidak nyaman ketika bertelanjang kaki. 

Pada kasus yang cukup parah, telapak kaki pecah-pecah bahkan bisa menyebabkan rasa sakit. Dan bila itu terjadi, jangan ragu untuk konsultasi pada dokter, ya!

Penyebab Kaki Pecah-Pecah yang Harus Diwaspadai

Tanda pertama tumit pecah-pecah adalah timbul kapalan alias area kulit kering dan menebal di sekitar tumit. Nah, saat digunakan berjalan, bantalan lemak di bawah tumit akan mengembang sehingga menyebabkan kapalan retak.

Sejumlah faktor bisa jadi penyebab kaki kamu pecah-pecah, di antaranya:

1. Tinggal di Daerah yang Terlalu Lembap atau Panas

Umumnya, penyebab telapak kaki pecah-pecah dikaitkan dengan penurunan kadar minyak di permukaan kulit. Kondisi ini salah satunya dipengaruhi oleh lingkungan, misalnya tinggal di daerah yang terlalu lembap atau terpapar sinar matahari langsung secara intens. 

Pada gilirannya, suhu lingkungan yang terlalu lembap atau panas bisa menyebabkan kulit kering sehingga menimbulkan pecah-pecah di area telapak kaki.

Artikel Lainnya: Kulit di Sela Jari Kaki Bersisik, Alergi atau Kutu Air?

2. Penuaan

Kondisi kulit yang terlalu kering menyebabkan tumit pecah-pecah. Kulit kering bisa terjadi karena pertambahan usia.

Perubahan hormonal seiring bertambahnya usia menyebabkan kulit kering dan kurang elastis. Hal ini turut memengaruhi kulit telapak kaki sehingga menimbulkan pecah-pecah.

3. Dehidrasi

Kulit dehidrasi alias kekurangan cairan bisa memicu tumit pecah-pecah. Soalnya, ketika kelembapan berkurang, kulit akan mengeras dan menebal untuk melindungi dirinya.

Kondisi ini justru memicu kapalan yang pada gilirannya menyebabkan telapak kaki retak. 

4. Iritasi

Iritasi akibat penggunaan sabun detergen atau air dalam waktu lama dapat mengurangi kelembapan kulit sehingga menyebabkan telapak kaki pecah-pecah. Kondisi ini kian diperparah dengan perawatan kulit yang kurang mendukung. 

Ketika kaki pecah dibiarkan dan aktivitas penggunaan detergen atau air masih dilakukan secara intens, maka retakan di area tumit semakin tak terhindarkan. 

5. Penyakit Kronis

Penyakit kronis seperti diabetes mellitus dapat menyebabkan aliran darah terganggu. Tak jarang, kondisi ini menyebabkan kaki kering dan pecah-pecah.

Aliran darah yang terganggu juga bisa memicu komplikasi diabetes, berupa infeksi kaki. 

6. Infeksi Jamur

Apabila kaki kamu terinfeksi jamur, segera lakukan pengobatan. Pasalnya, infeksi jamur pada kaki yang tidak diobati dengan baik bisa menyebabkan gejala kaki pecah-pecah.

Artikel Lainnya: Cara Mudah Memuluskan Kaki agar Cantik dan Cerah

7. Sepatu yang Kurang Pas

Penggunaan alas kaki atau sepatu yang kurang mendukung bisa menyebabkan kulit kaki pecah-pecah. 

Misalnya, kamu menggunakan sepatu yang terlalu longgar, terlalu ketat, atau memiliki bantalan sepatu yang terlalu keras. Sederet kondisi tersebut bisa menimbulkan gesekan yang berlangsung terus menerus pada kulit telapak kaki.

Hal ini bisa menyebabkan kulit telapak kaki, khususnya tumit menebal, mengeras, dan pecah-pecah.

8. Kurang Nutrisi Tertentu

Kulit kaki retak bisa disebabkan karena kekurangan nutrisi tertentu. Nutrisi yang dimaksud, misalnya vitamin A, vitamin E, asam lemak omega-3, dan zinc.

Agar kulit tidak pecah-pecah, pastikan kamu mengomsumsi asupan dengan kandungan nutrisi tersebut, ya!

9. Kondisi Lainnya

Ada sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan telapak kaki pecah-pecah. Kondisi yang dimaksud, misalnya berjalan tanpa alas kaki atau menggunakan sandal dengan punggung kaki terbuka.

Kulit kaki pecah-pecah juga bisa terjadi karena kebiasaan menggosok kulit kaki terlalu keras hingga terlalu sering mandi air panas.

Cara Mencegah Kaki Pecah-Pecah

Pada dasarnya, telapak kaki pecah-pecah bisa sembuh sendiri secara perlahan. Asalkan, kulit kaki kamu terhidrasi dengan baik. 

Untuk memastikan kulit kaki terhidrasi dan tetap lembap, gunakan moisturizer alias pelembap secara berkala. Moisturizer tersedia dalam bentuk krim, losion, dan salep yang dapat membantu menjaga dan mengunci kelembapan kulit. Moisturizer juga dapat membantu memperbaiki kulit yang retak. Menurut Journal of Family Practice, kulit kering dan retak maupun rasa nyeri yang ditimbulkannya bisa diatasi pula menggunakan krim emolien. 

Selain itu, ada sejumlah cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kulit kaki pecah-pecah, di antaranya:

  • Bersihkan tumit menggunakan scrub atau batu apung khusus kaki secara rutin.
  • Gunakan pelindung kaki saat melakukan kontak dengan air.
  • Hindari berdiri dalam satu posisi atau duduk dengan menyilang kaki terlalu lama.
  • Kenakan sisipan sepatu khusus untuk melindungi tumit.
  • Kenakan kaus kaki empuk berkualitas baik atau teruji klinis.
  • Hindari menggaruk kulit kering. Mengelupas kulit kering justru memperburuk kondisinya. 
  • Minum air putih yang cukup dan penuhi kebutuhan cairan setidaknya 8 gelas per hari.

Meski jarang menimbulkan komplikasi berbahaya, celah luka akibat telapak kaki pecah-pecah bisa menjadi pintu masuk bakteri, jamur, bahkan virus. Bukan tidak mungkin, infeksi ini dapat menyebar ke lapisan kulit yang lebih dalam dan menyebabkan selulitis.

Karena itu, #JagaSehatmu dengan mencegah maupun mengobati kulit kaki pecah-pecah menggunakan sejumlah cara di atas.

Apabila kulit kaki kamu pecah-pecah dan menimbulkan luka terbuka, periksakan segera ke dokter spesialis kulit. Konsultasi lebih mudah dan cepat bisa melalui fitur tanya dokter online di KlikDokter. Ikuti informasi seputar kesehatan kulit lainnya dengan download aplikasi KlikDokter.

(ADT/JKT)

kulit
  • American Academy of Dermatology Association. Diakses 2022. DERMATOLOGISTS' TOP TIPS FOR RELIEVING DRY SKIN
  • Journal of Family Practice. Diakses 2022. What treatments relieve painful heel cracks?
  • National Institute of Diabetes and Kidney and Digestive Diseases. Diakses 2022. Diabetes and Foot Problems.