Kesehatan Umum

Suplemen Antioksidan, Perlu Dikonsumsi atau Cuma Buang Uang?

dr. Alvin Nursalim, SpPD, 20 Sep 2019

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Suplemen antioksidan banyak dijual secara bebas. Apakah benar konsumsi antioksidan bermanfaat untuk kesehatan tubuh?

Suplemen Antioksidan, Perlu Dikonsumsi atau Cuma Buang Uang?

Sel tubuh menghadapi berbagai ancaman yang dapat mengganggu fungsinya, seperti kekurangan nutrisi hingga infeksi virus. Ancaman juga datang dari bahan kimia jahat yang disebut radikal bebas. Apakah mengonsumsi suplemen antioksidan dapat menurunkan bahaya radikal bebas sekaligus menghindarkan Anda dari sakit?

Bahaya radikal bebas

Tubuh sebenarnya menghasilkan radikal bebas sebagai produk sampingan yang tak terhindarkan dari metabolisme tubuh. Akan tetapi, terlalu banyak radikal bebas dalam tubuh akan mampu merusak sel dan materi genetika yang ada di dalam sel atau dikenal dengan DNA. 

Kerusakan radikal bebas dapat mengubah instruksi yang dikodekan dalam untaian DNA. Radikal bebas juga bisa menyebabkan kerusakan dinding pembuluh darah arteri, membran sel, dan akhirnya terjadi kerusakan sel yang tidak dapat diperbaiki lagi. 

Kerusakan sel manusia ini dapat terlihat dari terjadinya berbagai penyakit dan penuaan pada tubuh manusia. Tubuh mempertahankan keselamatan sel tubuhnya dengan membuat molekul-molekul yang menangkis radikal bebas, layaknya air yang memadamkan api. Nah, “pemadam” radikal bebas ini dikenal juga dengan istilah antioksidan.

Mengenal lebih jauh peran antioksidan

Antioksidan diduga berperan dalam menetralkan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh. Terdapat banyak zat yang dapat bertindak sebagai antioksidan. Dan, yang paling dikenal adalah vitamin C, vitamin E, beta-karoten, dan beberapa jenis mineral.

Antioksidan menjadi perhatian publik mulai tahun 1990-an. Ketika itu, para ilmuwan mulai memahami bahwa radikal bebas terlibat dalam tahap awal aterosklerosis yang menyumbat arteri. 

Bahkan, radikal bebas juga dapat berperan pada kejadian kanker. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang makan buah dan sayuran yang kaya antioksidan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami berbagai penyakit kronik tersebut. 

Namun, apakah bahaya radikal bebas dapat ditangkal dengan konsumsi suplemen antioksidan?

1 dari 1

Menakar efektivitas suplemen antioksidan

Berbagai penelitian telah mencoba membuktikan manfaat dari suplementasi antioksidan terhadap kesehatan manusia. Akan tetapi, mayoritas penelitian ini belum dapat menyimpulkan adakah manfaat yang signifikan dalam konsumsi antioksidan. 

Sebagian besar penelitian juga melaporkan bahwa vitamin E dan suplemen antioksidan lainnya tidak memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung atau kanker. Namun begitu, ada juga penelitian yang melaporkan adanya hubungan antara konsumsi beta-karoten dengan penurunan kejadian gangguan kognitif.

Meskipun sampai saat ini belum ada kesimpulan yang seragam terkait manfaat antioksidan, sejumlah perusahaan obat dan vitamin tetap saja memasarkan suplemen antioksidan. Terkadang, muncul juga klaim yang “menggiring” pola pikir masyarakat bahwa antioksidan adalah peluru ajaib yang dapat mencegah berbagai jenis penyakit. 

Padahal, berbagai penelitian yang dilakukan sampai saat ini belum mendukung anggapan bahwa konsumsi vitamin C, vitamin E, beta-karoten, atau antioksidan lainnya dapat memberikan perlindungan signifikan terhadap penyakit jantung atau kanker. Karena itu, sebaiknya Anda menyaring kembali dan memilah mana informasi yang sudah tepat dan teruji kebenarannya.

Kalau saat ini Anda masih beranggapan bahwa konsumsi suplemen antioksidan adalah senjata terbaik dalam melawan penyakit, sebaiknya Anda pikir-pikir ulang. Akan jauh lebih baik, Anda mengalihkan usaha dan tenaga dengan menjalani hidup sehat yang sudah terbukti dapat menurunkan risiko sakit jantung dan kanker. Misalnya, melakukan pengaturan pola makan sehat dan olahraga teratur.

[HNS/ RVS]

antioksidan
Radikal bebas
Suplemen
suplemen antioksidan