HomeInfo SehatKesehatan Umum49.400 Meninggal Dunia Karena Perokok Pasif
Kesehatan Umum

49.400 Meninggal Dunia Karena Perokok Pasif

Tim Redaksi KlikDokter, 18 Jun 2013

Bahaya akibat merokok tidak saja dapat dialami oleh sang perokok namun pada studi terakhir di Amerika menunjukkan bahwa bahaya ini juga berpengaruh terhadap para non-perokok atau passive smoker dan ternyata bahaya ini berbeda pula antar gender...

49.400 Meninggal Dunia Karena Perokok Pasif

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia

KlikDokter.com - Bahaya akibat merokok tidak saja dapat dialami oleh sang perokok namun pada studi terakhir  di Amerika menunjukkan bahwa bahaya ini juga berpengaruh terhadap para non-perokok atau passive smoker dan ternyata bahaya ini berbeda pula antar gender.

Data menunjukkan bahwa sebanyak 46.000 non-perokok di Amerika meninggal akibat penyakit jantung dan sebanyak 3.400 meninggal akibat kanker paru-paru seperti yang dilapor oleh American Cancer Society. Apakah penyebabnya?? Ternyata merokok secara pasif-lah penyebabnya. Merokok pasif, atau orang yang tidak merokok namun hanya menghirup asap dari seorang perokok ternyata memiliki peningkatan risiko untuk demensia, peningkatan tekanan darah, dan perubahan genetis. Saat ini, para ilmuwan dari Journal of Clinical Endocinology & Metabolism (JCEM) melaporkan bahwa wanita muda memiliki potensi lebih tinggi untuk mengalami efek dari merokok pasif dibandingakn dengan pria.

Peneliti dari University of Western Australia, melakukan penelitian dengan melihat 1,057 remaja sejak mereka lahir hingga usia 17 tahun, mereka juga memeriksakan darah secara rutin untuk melihat kadar kolestrol. Pada akhir studi terlihat bahwa 48% anak yang terekspos oleh rokok di tempat tinggal mereka. Dari data itu terlihat bahwa, pada remaja wanita kadar “kolestrol baik” (HDL) ternyata lebih rendah dibandingkan dengan remaja laki-laki dimana “kolestrol baik” ini berfungsi untuk melindungi seseorang dari penyakit jantung.

“Dengan adanya penelitian ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran masyarakat agar anak-anak atau remaja terutama wanita diharapkan untuk tidak terlalu banyak terekspos oleh rokok di dalam rumah” kata para peneliti. Kenapa wanita memiliki risiko lebih tinggi? Hal ini belum dapat dijawab . Namun penelitian ini dapat menjadi dasar bagi penelitian lain yang dapat menilai hubungan antara gender dengan merokok ![](EA)

 

Artikel Terkait

Lihat Semua
Sering Terbangun Saat Dini Hari, Mistis atau Gangguan Medis?

Sering Terbangun Saat Dini Hari, Mistis atau Gangguan Medis?

Kesehatan Umum16 Agu 2022

Sering terbangun saat dini hari sering dikaitkan dengan kejadian mistis. Padahal, ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkannya. Apa saja? Simak di sini.

Waspada Infeksi Cacing Mata, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Waspada Infeksi Cacing Mata, Kenali Penyebab dan Gejalanya!

Kesehatan Umum13 Agu 2022

Infeksi cacing tidak hanya bisa terjadi di dalam saluran pencernaan, tapi juga di mata. Kenali fakta infeksi cacing mata agar Anda lebih waspada.

Tak Cuma Dokter Spesialis, Kenali Juga Profesi Perawat Anestesi

Tak Cuma Dokter Spesialis, Kenali Juga Profesi Perawat Anestesi

Kesehatan Umum13 Agu 2022

Tak cuma dokter, spesialisasi anestesi ternyata bisa dimiliki seorang perawat. Lantas, apa saja yang dilakukan oleh profesi itu? Yuk, cari tahu di bawah ini!

Aqua Panas Ujan
Pepsodent Sensitive Mineral Expert