Tahukah Anda, risiko kanker payudara pada wanita kulit hitam lebih tinggi daripada mereka yang berkulit putih? Wanita berkulit hitam yang dimaksud di sini adalah orang-orang ras Negroid, yang umumnya ada di Afrika.
Berdasarkan Breast Cancer, kanker payudara yang terjadi pada wanita berkulit hitam lebih mungkin menyebabkan kematian.
Lantas, mengapa bisa demikian? Berikut ini beberapa alasan mengapa wanita berkulit hitam dengan ras Negroid lebih berisiko mengalami kanker payudara:
Artikel Lainnya: Sering Berjemur di Pantai Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Kulit
1. Gaya Hidup
Menurut dr. Devia Irine Putri, gaya hidup memengaruhi tingginya risiko kanker pada wanita berkulit hitam.
“Gaya hidup tidak sehat bisa menjadi salah satu faktor risikonya,” kata dr. Devia.
2. Berat Badan Berlebih atau Obesitas
Menurut studi dari Jama Oncology, obesitas dapat menyebabkan kanker payudara pada wanita berkulit hitam. Ada temuan bahwa wanita kulit hitam yang terdiagnosis kanker payudara juga mengalami obesitas sentral atau lemak berlebih pada area perut.
Mereka yang mengalami kondisi demikian bahkan disebut berpotensi lebih tinggi meninggal karena kanker payudara.
Berdasarkan Breast Cancer, wanita dianggap memiliki berat badan yang berlebih apabila memiliki indeks massa tubuh sebesar 25 atau lebih. Sementara itu, wanita dianggap obesitas saat indeks massa tubuhnya mencapai 30 atau lebih.
Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, berat badan berlebih bisa meningkatkan kadar estrogen, terutama pada wanita pasca-menopause.
Selain itu, berat badan berlebih juga bisa meningkatkan risiko kekambuhan sehingga kanker payudara dapat muncul kembali.
Lemak berlebih pada tubuh dapat pula memicu peradangan kronis. Kondisi ini pun dikaitkan dengan risiko kekambuhan kanker payudara yang lebih tinggi.
Artikel Lainnya: Waspada, Kanker Ini Sering Menyerang Wanita!
3. Pola Makan yang Buruk
:format(webp)/article/HyCQHVX-659UY0s8HKrs6/original/013818100_1621578545-Makanan_Sehat_untuk_Penderita_Kanker_Payudara.jpg?w=256&q=100)
Menurut dr. Dyah Novita, pola makan yang buruk mungkin berkaitan dengan tingginya risiko kanker payudara.
“Pola makan yang buruk dapat menyebabkan pertumbuhan sel abnormal yang berujung kanker,” tutur dr. Dyah Novita.
Senada dengan itu, studi dari Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention menyatakan, pola makan rendah sayuran; serta tinggi gula, karbohidrat, daging merah atau olahan dapat menyebabkan peradangan pada tubuh.
Peradangan akibat pola makan yang tidak sehat bisa meningkatkan risiko kanker payudara, bahkan sebelum menopause.
Demikian fakta mengenai risiko kanker payudara pada wanita berkulit hitam. Meski tidak banyak ras ini di Indonesia, informasi tersebut diharapkan bisa membuat Anda lebih waspada terhadap penyakit mematikan ini.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait kondisi kesehatan, tak perlu sungkan untuk berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.
(NB/JKT)
Referensi:
Breast Cancer. Diaskes 2021. Race/Ethnicity
Breast Cancer. Diakses 2021. More Abdominal Fat Linked to Worse Outcomes for Black Women Who Are Breast Cancer Survivors
Jama Oncology. Diakses 2021. Association of Body Mass Index, Central Obesity, and Body Composition With Mortality Among Black Breast Cancer Survivors
Medical News Today. Diakses 2021. Poor diet during teens, early adulthood may raise breast cancer risk
American Association for Cancer Research. Diakses 2021. Poor adolescent, early adult diet associated with increased risk for premenopausal breast cancer
Cancer Epidemiology Biomarkers and Prevention. Diakses 2021. Dietary Inflammatory Index and Risk of Colorectal Cancer in the Iowa Women's Health Study
:format(webp)/article/R1FXTzE-A8MrKsEOesElM/original/010056400_1640833706-Wanita-Berkulit-Hitam-Lebih-Berisiko-Terkena-Kanker-Payudara.jpg?w=256&q=100)