HomeInfo SehatGigi & MulutGigi Berlubang, Ditambal atau Dicabut?
Gigi & Mulut

Gigi Berlubang, Ditambal atau Dicabut?

drg. Wiena Manggala Putri, 12 Apr 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Saat memiliki gigi berlubang, bingung mau dirawat atau dicabut saja? Simak penjelasannya di sini agar Anda tidak salah langkah.

Gigi Berlubang, Ditambal atau Dicabut?

Gigi berlubang merupakan masalah umum yang sering dijumpai, baik pada anak-anak, remaja, maupun orang tua. 

Jika tidak segera dirawat, lubang akan bertambah besar dan memengaruhi lapisan gigi yang lebih dalam. Kondisi ini tentu akan menyebabkan sakit gigi yang parah, infeksi, hingga kehilangan gigi.

Gigi berlubang dapat terjadi karena kombinasi beberapa faktor, seperti terlalu banyak mengonsumsi asupan yang manis, ngemil yang berlebihan, atau tidak membersihkan gigi secara baik dan benar.

Jika gigi sudah berlubang, apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya? Apakah gigi berlubang sebaiknya dicabut atau ditambal? Berikut penjelasan secara lengkap untuk Anda. 

Kondisi Gigi Berlubang yang Masih Bisa Ditambal

Gigi yang berlubang dapat ditambal atau dicabut sesuai dengan kondisinya. Namun, tak semua gigi yang berlubang dapat diatasi dengan ditambal saja. 

Berikut beberapa contoh kondisi gigi berlubang yang masih bisa ditambal: 

1. Gigi dengan Lubang Sebatas Email

Penambalan bisa dilakukan pada gigi yang mengalami karies email. Kondisi ini terjadi ketika kerusakan gigi hanya sampai ke lapisan permukaan email gigi. 

Lapisan email merupakan lapisan terluar dari gigi. Pada tahap ini, gigi bisa langsung ditambal permanen.

2. Gigi dengan Lubang Sebatas Dentin

Kondisi ini terjadi ketika kerusakan gigi sudah lebih dalam lagi sampai ke bagian dentin. Pada tahap ini, menambal gigi berlubang dengan tambalan permanen masih bisa dilakukan.

Namun, jika bagian dentin yang rusak sudah terlalu dalam hingga mendekati ruang pulpa gigi, maka perlu diobati dahulu. Jika diidentifikasi lebih awal, kerusakan dentin dapat segera diatasi dengan tambalan. 

Artikel lainnya: Membiarkan Gigi Berlubang Terlalu Lama? Ini Akibatnya! 

3. Gigi dengan Lubang Sudah Menembus Pulpa

Untuk mengetahui gigi berlubang tersebut sebaiknya ditambal atau dicabut, bisa juga ditentukan dari kondisi ini. 

Pada gigi dengan lubang sudah menembus pulpa, artinya kerusakan gigi sudah sampai bagian saraf gigi, sehingga perlu dilakukan serangkaian perawatan saluran akar. 

Perawatan saluran akar bertujuan untuk mengambil seluruh jaringan pulpa yang sudah terinfeksi.

Selain itu, perawatan ini akan membentuk saluran akar gigi yang pada akhirnya akan diisi dengan bahan pengisian gigi. Setelahnya, gigi yang berlubang baru dapat ditambal secara permanen.

4. Abses 

Jika abses telah terbentuk di gigi Anda, dokter gigi kemungkinan akan melakukan saluran akar untuk menghilangkan infeksi dan menutup gigi. Dalam kasus yang parah, gigi yang terkena mungkin perlu dicabut sepenuhnya. 

Pemberian antibiotik juga dapat diresepkan untuk membantu mengobati abses. Obat ini berfungsi untuk mengurangi infeksi bakteri yang sudah terjadi. 

Kondisi Gigi Berlubang yang Harus Dicabut

Tak hanya ditambal, perawatan lain yang dapat dipilih untuk mengatasi gigi berlubang adalah dengan tindakan pencabutan. 

Berikut adalah beberapa kondisi gigi berlubang yang mengharuskan tindakan pencabutan: 

  1. Gigi Berlubang Besar dan Dalam

Tindakan pencabutan gigi diperlukan pada kondisi gigi yang lubangnya besar dan dalam sampai bagian pulpa gigi, lalu tembus lagi dari dasar kamar pulpa sampai ke percabangan akar gigi (bifurkasi). 

Pada kondisi tersebut, gigi tidak bisa dirawat lagi karena infeksi telah menyebar ke bagian bawah gigi.

Artikel lainnya: Kenali Penyebab Gigi Berlubang

  1. Gigi Berlubang Disertai Goyang

Pada kondisi ini, menambal gigi berlubang akan sia-sia. Pasalnya, gigi akan tetap sakit karena goyangnya gigi tersebut, kecuali dilakukan terapi splinting untuk menstabilkan gigi goyang. 

Namun, dengan catatan kerusakan tulang alveolar tidak terlalu berat. Dan gigi masih bisa ditambal. 

  1. Gigi Berlubang Tinggal Akar

Untuk mengetahui apakah gigi berlubang Anda perlu dicabut atau cukup ditambal, bisa dilihat dari kondisi ini juga. 

Bila Anda mengalami gigi berlubang dan menyebabkan gigi hanya tinggal sisa akar, tindakan mencabut lebih baik dilakukan supaya tidak menyebabkan infeksi.

  1. Gigi Berlubang pada Geraham Bungsu yang Tumbuh Miring

Tindakan pencabutan gigi perlu dilakukan pada kondisi gigi geraham bungsu yang berlubang, serta tumbuhnya miring. Hal ini penting untuk mencegah kerusakan pada gigi sebelahnya.

Apabila gigi tidak segera dicabut dan hanya dilakukan perawatan tambal saja pada kondisi-kondisi tersebut, maka gigi dapat mengalami infeksi lebih lanjut. Kondisi ini yang akan membahayakan kesehatan gigi maupun tubuh. 

Selain itu, meski pencabutan gigi berlubang sudah dilakukan, jangan berpikir masalah akan selesai sampai di situ saja. Sebaliknya, sederet masalah akan muncul jika Anda tidak segera mengganti gigi yang hilang dengan gigi palsu. 

Demikian penjelasan mengenai kondisi gigi berlubang yang sebaiknya dicabut atau ditambal. 

Penting untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi setiap enam bulan sekali, agar adanya karies dapat dideteksi sedini dan kerusakan gigi lebih lanjut bisa dicegah.

Baca artikel lainnya mengenai kesehatan gigi dan mulut di aplikasi KlikDokter. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter gigi melalui layanan Live Chat 24 jam.

[RS]

GigiGigi dan MulutGigi berlubang