Diabetes

Penyebab Mastopati Diabetik yang Mesti Anda Waspadai

Aditya Prasanda, 19 Mar 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Mastopati diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes yang mesti diwaspadai, khususnya oleh wanita. Apa penyebab mastopati diabetik? Cari tahu selengkapnya!

Penyebab Mastopati Diabetik yang Mesti Anda Waspadai

Diabetes merupakan penyakit yang menyebabkan gula darah cenderung tinggi. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikendalikan agar tidak berujung komplikasi.

Dengan kata lain, apabila penderita diabetes lalai dengan penyakitnya, ia berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi. Salah satu komplikasi yang dimaksud adalah mastopati diabetik.

Mastopati diabetik adalah kondisi tumbuhnya lesi (jaringan abnormal) non-kanker pada payudara penderita diabetes. Lesi tersebut memiliki tekstur keras, tidak beraturan, dan mudah digerakkan. Namun, lesi tidak menyebabkan rasa nyeri.

Umumnya, komplikasi diabetes ini dialami wanita menopause yang menderita diabetes tipe 1 kronis (berlangsung lama). Meski begitu, mastopati diabetes dapat pula menjangkiti pria. 

Selain itu, komplikasi diabetes yang satu ini juga bisa terjadi pada pengidap diabetes tipe 2.

Artikel Lainnya: Pengidap Diabetes Berisiko Mengalami Kanker Mulut?

Lantas, apa penyebab mastopati diabetik? Berdasarkan National Institutes of Health (NIH), hingga saat ini hal tersebut belum diketahui pasti. 

Kendati demikian, mastopati diabetik diduga dapat dipicu oleh sejumlah faktor di bawah ini:

1 dari 4

1. Reaksi Autoimun

Disampaikan dr. Dyah Novita Anggraini, reaksi autoimun dapat menyebabkan diabetes mastopati.

Autoimun itu sendiri merupakan kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat.

“Reaksi autoimun bisa mengubah jaringan ikat di payudara, sehingga meningkatkan risiko fibrosis dan lesi khas mastopati diabetik,” ucap dr. Dyah Novita.

Mastopati diabetik jenis ini umumnya dialami penderita diabetes tipe 1, yaitu penyakit metabolik yang menyebabkan kerusakan sel beta pankreas penghasil insulin akibat reaksi autoimun.

Insulin adalah hormon yang membantu sel tubuh menyerap gula darah. Hormon ini pun berperan penting dalam mengubah gula darah menjadi energi. 

Ketika sel beta pankreas tidak menghasilkan insulin, hal ini mencetuskan gejala khas diabetes berupa hiperglikemia alias lonjakan gula darah melebihi ambang batas normal.

2 dari 4

2. Antigen Leukosit Manusia

Human leukocyte adalah sekelompok protein pada permukaan sel yang berperan mengatur sistem kekebalan tubuh.

Kendati demikian, riset menemukan bahwa salah satu jenis antigen leukosit manusia dapat memicu mastopati diabetes. 

Menurut studi yang dimuat National Center for Biotechnology Information, pemicu diabetes mastopati jenis ini adalah antigen leukosit manusia kelas II.

Walau begitu, belum diketahui secara pasti bagaimana mekanisme antigen leukosit manusia kelas II menyebabkan komplikasi gangguan metabolik tersebut.

Artikel Lainnya: Benarkah Obat Diabetes Bisa Bantu Obati Kanker Payudara?

3 dari 4

3. Terapi Insulin

Terapi insulin dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping berupa mastopati diabetes.

Mengutip Diabetes UK, komplikasi diabetes tersebut biasanya dialami pengidap penyakit metabolik yang menggunakan insulin selama lebih dari 15 tahun. Hal ini berlaku bagi penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

4 dari 4

4. Hiperglikemia

Diabetes tipe 1 dan 2 sama-sama dapat mencetuskan hiperglikemia. Dalam jangka waktu lama, kondisi gula darah melebihi ambang batas normal ini dapat menyebabkan mastopati diabetik.

Berdasarkan penelitian yang dimuat jurnal The Breast, hal itu karena hiperglikemia menyebabkan arteri payudara mengalami kalsifikasi. Keadaan ini dapat mencetuskan lesi non-kanker khas diabetes mastopati.

Jika Anda mengalami penyakit diabetes dan merasakan adanya benjolan di payudara, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Hal ini agar dokter dapat mendiagnosis benjolan dan menentukan metode perawatan yang tepat. 

Pasalnya, benjolan pada payudara juga dapat menjadi pertanda kanker. Nah, kanker payudara lebih umum terjadi dibandingkan mastopati diabetik, lho!

Punya pertanyaan seputar diabetes? Ingin tau tips merawat payudara agar kesehatannya terjaga? Anda bisa berkonsultasi kepada dokter melalui LiveChat 24 jam atau aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

Referensi:

National Institutes of Health. Diakses 2022. Diabetic mastopathy.

Diabetes UK. Diakses 2022. Diabetic mastopathy.

National Center for Biotechnology Information. Diakses 2022. Autoantibody with Cross-Reactivity between Insulin and Ductal Cells May Cause Diabetic Mastopathy: A Case Study.

The Breast. Diakses 2022. The female breast and diabetes.

Ditinjau oleh dr. Dyah Novita Anggraini

Diabetes
Hari Diabetes Nasional