Diabetes

Bolehkah Penderita Diabetes Minum Obat Kuat?

Zahra Aminati, 13 Apr 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Pria dengan diabetes berisiko mengalami disfungsi ereksi. Lalu, bolehkah minum obat kuat untuk penderita diabetes? Cari tahu di sini.

Bolehkah Penderita Diabetes Minum Obat Kuat?

Diabetes ditandai dengan tingginya kadar gula di dalam darah yang melebihi batas normal. Diabetes dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, termasuk masalah kemampuan penis untuk mempertahankan ereksi atau disebut disfungsi ereksi.  

Karena memiliki masalah ereksi, bolehkah mengonsumsi obat kuat untuk pria dengan diabetes?

Penyandang Diabetes Boleh Minum Obat Kuat

Melansir dari Diabetes.co.uk, disfungsi ereksi dialami oleh sekitar 35 hingga 75 persen pria yang mengidap diabetes

Disfungsi ereksi terjadi akibat kerusakan saraf dan pembuluh darah. Untuk bisa ereksi dengan normal, pembuluh darah, saraf, dan hormon pria harus dalam keadaan sehat.  

Artikel Lainnya: Manfaat Obat Kuat bagi Kesehatan, Adakah?

Tingginya kadar gula darah yang disebabkan diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang mengatur terjadinya ereksi. 

Oleh karena itu, jika memiliki jumlah hormon yang normal dan punya keinginan untuk berhubungan seks, pria dengan diabetes masih bisa mengalami kesulitan ereksi karena masalah kerusakan saraf dan pembuluh darah.

Lantas, bolehkah pria dengan diabetes minum obat kuat? Dokter Arina Heidyana, mengatakan, “Boleh saja penderita diabetes mengonsumsi obat kuat.” 

Dilansir dari WebMD, obat disfungsi ereksi oral yang umum dijual di pasaran adalah avanafil, sildenafil, tadalafil, atau vardenafil.

Artikel Lainnya:  Manfaat Tisu Magic, Benarkah Bikin Ereksi Tahan Lama?

“Namun, penderita diabetes jangan asal minum obat kuat. Sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter karena obat kuat memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi sembarangan,” tambah dr. Arina.

Penderita diabetes juga cenderung memiliki masalah dengan kesehatan jantung. Bahkan, beberapa diabetesi (sebutan bagi penderita diabetes) juga mengonsumsi obat-obatan untuk jantung. 

Obat-obatan disfungsi ereksi mungkin dapat menyebabkan interaksi dengan beberapa obat jantung. 

Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan pengobatan disfungsi ereksi yang terbaik untuk kondisi diabetes. 

Artikel Lainnya: Sering Minum Obat Kuat Rentan Kena Hipertensi?

Cara Lain untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi Pada Diabetesi

Selain konsumsi obat kuat, pria bisa menggunakan beberapa perawatan lain untuk mengatasi disfungsi ereksi

Salah satu perawatan tersebut adalah pompa vakum. Pompa ini dapat bekerja menggunakan tenaga  baterai atau manual menggunakan tangan. Pompa dapat menciptakan ruang hampa yang akan menarik darah agar penis dapat ereksi. 

Sebuah cincin karet perlu ditempatkan di sekitar bagian bawah penis agar tetap tegak. Pompa vakum tidak boleh digunakan jika pria memiliki kelainan darah atau mengonsumsi obat antikoagulan. 

Ketika obat kuat atau pompa penis tidak memberikan efek maksimal, dokter dapat merekomendasikan implan penis. Implan penis umumnya aman dan efektif untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria.

Chat langsung dengan dokter seputar masalah diabetes dan disfungsi ereksi lainnya melalui Live Chat aplikasi KlikDokter

(OV/NM)

Sumber:

  • National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses 2022. What is Diabetes?
  • Mayo Clinic. Diakses 2022. Erectile dysfunction and diabetes: Take control today
  • WebMD. Diakses 2022. Erectile Dysfunction and Diabetes.

Ditinjau oleh dr. Arina Heiyana

Obat kuat
ereksi
Diabetes