Diabetes

15 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi pada Seseorang dan Cara Mengatasinya

Christovel Ramot, 18 Jan 2024

Ditinjau Oleh dr. Dyah Novita

Gula darah tinggi merupakan kondisi medis yang terjadi ketika kadar glukosa (gula) dalam darah seseorang naik di atas batas normal. Hal tersebut bisa menimbulkan Diabetes. Simak selengkapnya disini.

15 Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi pada Seseorang dan Cara Mengatasinya

Liburan tahun baru telah usai, biasanya beberapa gejala penyakit mulai menghampiri akibat kurang menjaga makan yang kita lakukan sepanjang liburan.

Salah satunya adalah kondisi gula darah yang tinggi. Kondisi ini kerap kurang disadari apalagi karena beberapa ciri-cirinya mirip dengan kondisi tubuh yang kelelahan (Apalagi setelah berlibur, kan!).

Nah dr. Dyah Novita Anggraini dan tim redaksi dari KlikDokter akan membahas 15 ciri-ciri gula darah tinggi.

Gula darah tinggi atau hiperglikemia adalah kondisi medis yang terjadi ketika kadar glukosa (gula) dalam darah seseorang naik di atas batas normal.

Kondisi ini dapat menjadi tanda dari berbagai masalah kesehatan, termasuk diabetes, gangguan hormon, dan masalah ginjal.

Artikel Lainnya: Ini Perbedaan Antara Diabetes Kering dan Basah

Ciri-ciri Gula Darah Tinggi

Penting untuk mengenali ciri-ciri gula darah tinggi pada seseorang agar tindakan dapat diambil tepat waktu.

1. Poliuria (Buang Air Kecil Berlebihan)

Seseorang dengan gula darah tinggi cenderung buang air kecil lebih sering dari biasanya. Kadar glukosa yang tinggi dalam darah menyebabkan ginjal bekerja lebih keras dalam menghilangkan gula kelebihan dari tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan frekuensi buang air kecil.

2. Polidipsia (Rasa Haus yang Berlebihan)

Kehilangan cairan yang berlebihan melalui sering buang air kecil dapat menyebabkan rasa haus yang berlebihan.

Penderita gula darah tinggi cenderung minum lebih banyak air dari biasanya untuk mengatasi rasa haus ini.

3. Penurunan Berat Badan yang Tidak Disengaja

Salah satu tanda lain gula darah tinggi adalah penurunan berat badan yang tidak diinginkan. Kondisi ini terjadi karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa dengan baik sebagai sumber energi.

Sebagai gantinya, tubuh akan mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi, yang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang tidak diinginkan.

4. Kelelahan yang Berkepanjangan

Gula darah tinggi juga dapat menyebabkan rasa kelelahan yang berkepanjangan. Ini karena sel-sel tubuh tidak dapat mendapatkan glukosa yang cukup untuk energi, yang mengakibatkan kelelahan dan kelemahan.

Nah, ciri ini yang kerap bias apalagi setelah seseorang melakukan liburan dengan kegiatan yang padat. 

5. Penglihatan Kabur

Kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat memengaruhi sirkulasi darah ke mata dan menyebabkan penglihatan kabur. Ini seringkali merupakan gejala yang mengkhawatirkan dan harus segera diatasi.

6. Luka yang Sulit Sembuh

Gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah dan sistem saraf, yang dapat menghambat penyembuhan luka.

Luka kecil, seperti goresan atau luka sayatan, mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh daripada biasanya.

7. Infeksi yang Sering

Gula darah tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga meningkatkan risiko infeksi. Infeksi seperti infeksi saluran kemih, infeksi kulit, dan infeksi jamur (misalnya, kandidiasis) sering terjadi pada penderita gula darah tinggi.

8. Bau Napas yang Tidak Sedap

Kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan bau napas yang tidak sedap. Kondisi ini disebabkan oleh keton yang terbentuk ketika tubuh membakar lemak sebagai sumber energi alternatif.

9. Kulit Kering dan Gatal

Gula darah tinggi dapat mengganggu aliran darah ke kulit, yang dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan gatal.

Penderita gula darah tinggi seringkali mengalami masalah kulit seperti eksim atau dermatitis.

10. Gangguan Saraf

Penderita gula darah tinggi dapat mengalami gangguan saraf, yang dapat menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki. Gejala ini disebut neuropati diabetik.

11. Bau Urin yang Tidak Biasa

Urin seseorang dengan gula darah tinggi dapat memiliki bau yang tidak biasa, yang disebabkan oleh keberadaan keton dalam urin. Bau ini seringkali mirip dengan bau buah-buahan yang busuk.

12. Napas Cepat dan Dalam

Kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat memengaruhi pernapasan seseorang. Penderita gula darah tinggi sering mengalami napas cepat dan dalam (hiperventilasi) sebagai respons terhadap ketidakseimbangan asam dan basa dalam tubuh.

13. Perasaan Haus yang Terus-Menerus

Selain rasa haus yang berlebihan, perasaan haus yang terus-menerus juga dapat menjadi ciri-ciri gula darah tinggi. Ini terjadi karena tubuh mencoba menghilangkan kelebihan glukosa melalui buang air kecil.

14. Gangguan Pencernaan

Gula darah tinggi dapat memengaruhi sistem pencernaan dan menyebabkan masalah seperti konstipasi atau diare. Selain itu, gangguan pencernaan dapat mengganggu penyerapan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh.

15. Gangguan Konsentrasi

Kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat memengaruhi fungsi otak dan menyebabkan gangguan konsentrasi, kebingungan, atau kesulitan dalam membuat keputusan.

Artikel Lainnya: Penderita Diabetes, Waspadai Komplikasi Ini

Cara Mengatasi Gula Darah Tinggi

Segudang Bahaya di Balik Gula Darah Tinggi (Andrey Popov/Shutterstock)

Kamu yang mengalami ciri-ciri di atas perlu waspada dan atasi dengan melakukan hal-hal berikut ini ya! 

1. Konsultasi dengan Profesional Kesehatan

Langkah pertama yang harus diambil adalah berkonsultasi dengan profesional kesehatan, seperti dokter umum atau endokrinologis.

Mereka dapat melakukan tes darah untuk mengukur kadar glukosa darah dan mendiagnosis apakah kamu memiliki diabetes atau masalah kesehatan lain yang memengaruhi gula darah.

2. Mengelola Pola Makan

Pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting dalam mengendalikan gula darah. Beberapa tips untuk mengelola pola makan yang dapat membantu mengatasi gula darah tinggi adalah:

  • Menghindari konsumsi makanan tinggi gula, seperti makanan manis, minuman bersoda, dan makanan olahan.
  • Makan makanan tinggi serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.
  • Menghindari makan berlebihan dan mengontrol porsi makanan.
  • Mengatur jadwal makan yang teratur.

3. Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik yang teratur dapat membantu tubuh menggunakan glukosa dengan lebih efisien dan membantu menurunkan kadar gula darah.

Cobalah untuk melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang secara teratur.

Konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program latihan baru, terutama jika memiliki masalah kesehatan yang sudah ada.

4. Pengukuran Kadar Gula Darah Secara Rutin

Jika kamu telah didiagnosis dengan diabetes atau memiliki risiko gula darah tinggi, sangat penting untuk memonitor kadar gula darah secara rutin.

Ini dapat membantu kamu dan profesional kesehatan (dokter) melacak perkembangan kondisi dan mengatur pengobatan atau perubahan pola makan yang diperlukan.

5. Minum Air yang Cukup

Penting untuk minum cukup air setiap hari untuk mencegah dehidrasi. Jika kamu mengalami polidipsia (rasa haus yang berlebihan), pastikan minum air dalam jumlah yang cukup untuk mengatasi kebutuhan tubuh.

6. Mengikuti Pengobatan yang Diberikan oleh Dokter

Jika kamu telah didiagnosis dengan diabetes, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan obat dengan benar dan secara teratur.

7. Menghindari Stres

Stres dapat memengaruhi kadar gula darah, jadi cobalah untuk mengelola stres dengan cara yang sehat, seperti meditasi, yoga, atau berbicara dengan seorang terapis.

8. Berhenti Merokok dan Menghindari Konsumsi Alkohol Berlebih

Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat memengaruhi kadar gula darah dan kesehatan secara keseluruhan. Jika kamu perokok, pertimbangkan untuk berhenti (sesegera mungkin), dan jika minum alkohol, lakukan dengan bijak.

9. Perubahan Gaya Hidup

Untuk mengatasi gula darah tinggi dengan efektif, seringkali diperlukan perubahan gaya hidup yang signifikan.

Ini mungkin termasuk mengubah pola makan, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengelola stres. Konsultasikan dengan dokter atau seorang ahli gizi untuk mendapatkan panduan yang sesuai dengan kebutuhan.

Sekarang kamu sudah paham bawah gula darah tinggi adalah masalah kesehatan yang serius yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi jika tidak diatasi dengan baik.

Mengenali ciri-ciri gula darah tinggi, seperti poliuria, polidipsia, dan penglihatan kabur, adalah langkah pertama dalam mengatasi masalah ini.

Penting untuk mencari bantuan medis dan mengikuti rekomendasi dokter untuk mengendalikan kadar gula darah. Selalu ingat bahwa kesehatan adalah aset berharga, dan menjaga kadar gula darah dalam batas normal adalah salah satu cara untuk merawat diri sendiri dengan baik.

Artikel Lainnya: Penyebab Prediabetes dan Diabetes Tipe 2 Sering Tidak Terdiagnosis

Bila Kamu memiliki pertanyaan lain seputar diabetes, segera konsultasi dengan dokter lewat layanan Tanya Dokter dan temukan layanan untuk cek diabetes. Yuk, unduh juga aplikasi KlikDokter untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan yang lengkap.