HomeInfo SehatCovid-19Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia
Covid-19

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Siti Putri Nurmayani, 24 Nov 2022

Ditinjau oleh dr. Sara Elise Wijono MRes.

Icon ShareBagikan
Icon Like

Kementerian Kesehatan RI mengizinkan pemberian vaksin booster untuk lansia. Ketahui jadwal, jenis, dan syaratnya di sini.

Kemenkes Izinkan Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Meningkatnya kasus COVID-19 di Indonesia mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengizinkan pemberian vaksin booster dosis kedua untuk lansia di atas 60 tahun. Vaksin dosis keempat ini diharapkan bisa memberikan perlindungan tambahan terhadap golongan rentan seperti lansia.

Disampaikan dr. Sara Elise Wijono, pemberian vaksin booster untuk lansia sangat penting supaya memperkuat perlindungan terhadap COVID-19.

“Terlebih lansia juga sering mengalami banyak penyakit kronis yang meningkatkan risiko COVID-19 bergejala berat sehingga perlindungan menjadi makin penting. Apalagi, sistem imun akan secara alamiah berkurang pada lansia,” tuturnya.

Lalu, kapan lansia bisa menerima vaksin dosis keempat? Simak aturan lengkap mengenai jadwal, jenis, dan syarat menerima vaksin booster kedua untuk lansia di sini.

Jadwal Vaksin Booster ke-2 untuk Lansia

Jadwal Vaksin Booster ke-2 untuk Lansia

Berdasarkan surat edaran Kemenkes, lansia bisa mendapatkan vaksinasi booster kedua COVID-19 mulai bulan November 2022.

Pemberian vaksin dosis keempat ini akan diberikan selang enam bulan setelah vaksinasi booster pertama untuk lansia. Bagi lansia yang belum mendapatkan booster pertama, penyedia layanan kesehatan nantinya akan memberikan vaksinasi booster ke-1 terlebih dahulu.

Untuk mendapatkan vaksin booster pertama ataupun kedua, lansia bisa mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan atau pos pelayanan vaksinasi COVID-19 terdekat.

Artikel Lainnya: Jenis, Jadwal, Syarat Vaksin Booster ke-2

Jenis Vaksin Booster ke-2 untuk Lansia

Vaksin dosis keempat yang diberikan adalah vaksin COVID-19 yang telah mendapatkan Persetujuan Penggunaan Dalam Kondisi Darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, pemberian vaksin booster kedua untuk lansia disesuaikan dengan vaksin yang ada.

Berikut sejumlah kombinasi vaksin booster ke-2 yang akan diberikan untuk lansia:

Vaksin Booster Sinovac

Untuk lansia yang menerima vaksin booster pertama Sinovac, nantinya bisa mendapatkan salah satu vaksin booster kedua berikut:

  • Setengah dosis vaksin AstraZeneca sebesar 0,25 ml
  • Setengah dosis Pfizer sebanyak 0,15 ml
  • Satu dosis penuh Moderna sebesar 0,5 ml
  • Satu dosis penuh vaksin Sinopharm sebanyak 0,5 ml
  • Satu dosis penuh Sinovac sebanyak 0,5 ml
  • Satu dosis penuh Indovac sebesar 0,5 ml

Vaksin Booster AstraZeneca

Bagi penerima vaksin booster pertama AstraZeneca, booster kedua yang akan diberikan adalah salah satu dari tiga jenis vaksin ini:

  • Setengah dosis Moderna sebanyak 0,25 ml
  • Setengah dosis Pfizer sebesar 0,15 ml
  • Satu dosis penuh AstraZeneca sebanyak 0,5 ml

Vaksin Booster Pfizer

Apabila vaksinasi booster pertama adalah Pfizer, lansia akan mendapatkan salah satu booster kedua berikut:

  • Satu dosis penuh Pfizer sebesar 0,3 ml
  • Setengah dosis Moderna sebesar 0,25 ml
  • Satu dosis penuh AstraZeneca sebanyak 0,5 ml

Vaksin Booster Moderna

Apakah orang tua atau nenek-kakekmu mendapatkan vaksin booster ke-1 Moderna? Jika ya, maka vaksin dosis keempat yang akan diterima, yaitu:

  • Setengah dosis Moderna sebesar 0,25 ml
  • Setengah dosis Pfizer sebanyak 0,15 ml

Vaksin Booster Janssen (J&J)

Lansia yang menerima booster pertama Janssen (J&J), nantinya akan memperoleh salah satu booster kedua dari tiga jenis vaksin di bawah ini:

  • Satu dosis penuh Janssen (J&J) sebesar 0,5 ml
  • Satu dosis penuh Pfizer sebanyak 0,5 ml
  • Setengah dosis Moderna sebesar 0,25 ml

Vaksin Booster Sinopharm

Jika vaksin dosis ketiga yang diterima adalah Sinopharm, lansia akan mendapatkan salah satu vaksin dosis keempat berikut:

  • Satu dosis penuh Sinopharm sebanyak 0,5 ml
  • Satu dosis penuh Zifivax sebesar 0,5 ml

Vaksin Booster Covovax

Penerima vaksin booster pertama Covovax akan mendapatkan jenis booster ke-2, berupa satu dosis penuh Covovax sebanyak 0,5 ml.

Artikel Lainnya: Apakah Anda Layak Dapat Vaksin COVID-19? Cek di Sini!

Syarat Vaksin Booster ke-2 untuk Lansia

Beberapa penyedia layanan kesehatan sudah mulai membuka pelayanan vaksin dosis keempat untuk lansia sejak Rabu (23/11/2022). Berikut syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan vaksin booster ke-2 untuk lansia:

  • Berusia 60 tahun ke atas
  • Membawa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga
  • Sudah mendapatkan e-ticket booster kedua di aplikasi Peduli Lindungi
  • Sudah memperoleh vaksin booster pertama minimal 6 bulan sebelumnya

Artikel Lainnya: Alasan Penyintas COVID-19 Juga Perlu Divaksinasi

Segera ajak orang tua, nenek, kakek, maupun anggota keluarga kamu yang berusia di atas 60 tahun untuk mendapatkan vaksin booster ke-2 untuk lansia. Jika belum mendapatkan vaksin booster pertama, lakukan vaksinasi booster ke-1 terlebih dahulu, ya!

Apabila memiliki pertanyaan lain seputar vaksin booster COVID, konsultasikan langsung melalui layanan Tanya Dokter. Yuk, #JagaSehatmu dengan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari bahaya virus corona.

(ADT/JKT)

coronavirus

Konsultasi Dokter Terkait