Covid-19

Lawan Mutasi Virus Corona, Lakukan Proteksi Ekstra di Rumah

KlikDokter, 16 Feb 2021

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Pandemi virus corona telah memasuki babak selanjutnya, dengan ditemukannya varian baru. Waspadai mutasi COVID-19 dengan proteksi ekstra!

Lawan Mutasi Virus Corona, Lakukan Proteksi Ekstra di Rumah

Pandemi COVID-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti hingga saat ini. Kondisi tersebut malah memasuki babak selanjutnya, dengan semakin banyak ditemukannya mutasi virus corona.

Faktanya, mutasi virus corona pertama kali dilaporkan oleh pemerintah Inggris pada Desember 2020 lalu. Virus corona jenis baru itu bahkan dilaporkan telah menginfeksi 1000 warga setempat.

Tak berhenti di situ, mutasi virus corona juga sempat ditemukan di beberapa negara lain, seperti Swedia, Australia, Prancis, dan lainnya. Bukan tidak mungkin, virus corona jenis baru itu bisa sampai ke Indonesia.

1 dari 2

Virus Corona Terus Bermutasi, Apa Bahayanya?

Virus merupakan makhluk hidup yang unik. Berbeda dengan yang lain, virus dapat bermutasi secara terus-menerus tanpa mengenal waktu. Kadang-kadang, muncul varian baru dan bertahan; atau malah justru melemah dan hilang.

Virus yang menyebabkan COVID-19 berasal dari famili coronavirus, yang ditandai dengan adanya spike mirip dengan mahkota. Mutasi varian baru dari virus ini ditemukan pada perubahan spike di permukaan makhluk tersebut.

Lalu, apa dampak dari mutasi virus corona? Untuk saat ini, para peneliti masih terus melakukan identifikasi terhadap sifat-sifat virus misterius yang satu ini.

Satu hal yang paling menonjol, virus corona jenis baru memiliki kemampuan untuk menular lebih mudah dan cepat.

Laporan dari inggris bahkan menyebut, virus corona jenis baru 70 persen lebih menular dari varian sebelumnya.

Walaupun begitu, virus corona varian baru ini diketahui tidak menyebabkan gejala yang lebih berat dibanding varian sebelumnya.

Dengan demikian, Anda tidak perlu khawatir berlebihan, namun tetap perlu berhati-hati agar tidak sampai tertular.

2 dari 2

Cegah Virus Corona di Rumah dengan Proteksi Ekstra

Hingga saat ini, belum ada laporan yang menyatakan bahwa virus corona jenis baru telah masuk ke Indonesia.

Namun, bukan berarti Anda menjadi lengah dan abai terhadap kemungkinan tersebut. Pasalnya, kasus infeksi COVID-19 di Indonesia terus meningkat secara signifikan.

Hampir setiap hari Anda disuguhkan dengan berita tentang jumlah kasus positif dan kematian yang sangat tinggi.

Harus bagaimana? Adakah cara untuk berpartisipasi menekan angka kasus positif dan kematian akibat virus corona di Indonesia? Ada!

Anda mesti berupaya untuk tidak keluar rumah. Jika Anda harus keluar rumah di tengah pandemi, patuhi aturan 4M: menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengenakan masker, dan mencuci tangan menggunakan sabun secara berkala.

Sebagai perlindungan ekstra, Anda juga perlu mengecat dinding rumah menggunakan Nippon VirusGuard.

Nippon VirusGuard yang mengandung Silver-Ion Technology telah terbukti efektif dalam mengusir virus dan kuman yang ada di dinding rumah Anda.

Teknologi Silver-Ion dari Nippon Paint telah diuji pada awal 2020 oleh Analytical Lab Group (ALG); laboratorium independen berstandar FDA dan EPA.

Hasil uji tersebut menyebut, penggunaan Nippon VirusGuard dapat membasmi virus hingga 99,9 persen dalam waktu 24 jam.

Nippon VirusGuard juga terbukti dapat memberantas berbagai bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit, seperti E. Coli dan Staphylococcus.

Tidak berhenti di situ, Nippon VirusGuard dapat pula menghalau pertumbuhan jamur di dinding, tidak menimbulkan bau, dan rendah VOC.

Kombinasi tersebut membuatnya aman bagi kesehatan seluruh anggota keluarga di rumah. Warna yang dimiliki cat tembok ajaib ini juga dapat bertahan lebih lama, lho!

Ayo, lawan mutasi virus corona dengan selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Jangan lupa juga untuk mengecat rumah dengan Nippon VirusGuard sebagai langkah perlindungan ekstra dari virus berbahaya tersebut.

Jika butuh konsultasi kepada dokter mengenai COVID-19 atau virus corona jenis baru, Anda bisa menggunakan LiveChat 24 Jam atau dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

(NB/AYU)

Advertorial
virus corona