Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeIbu Dan anakKehamilanYoga untuk Ibu Hamil, Manfaat dan Tips Aman Melakukannya
Kehamilan

Yoga untuk Ibu Hamil, Manfaat dan Tips Aman Melakukannya

Siti Putri, 27 Nov 2023

Ditinjau oleh dr.Citra Roseno

Icon ShareBagikan
Icon Like

Yoga prenatal menjadi olahraga yang bisa dilakukan oleh ibu hamil karena bisa bermanfaat untuk bumil dan bayi dalam kandungan. Ketahui tips aman melakukan yoga hamil di sini.

Yoga untuk Ibu Hamil, Manfaat dan Tips Aman Melakukannya

Yoga menjadi salah satu kegiatan yang aman untuk ibu hamil. Apalagi, ada beberapa gerakan yoga yang dapat membantu tubuh bumil lebih siap menghadapi persalinan.

Selain itu, gerakan yoga ibu hamil juga dapat menjaga kebugaran tubuh Mama dan janin di dalam kandungan. Tak heran, banyak yang menyarankan yoga prenatal bagi ibu hamil.

Manfaat Yoga Ibu Hamil

Pada dasarnya, yoga prenatal merupakan jenis yoga yang dirancang untuk wanita hamil. Beberapa pose yoga prenatal yang bisa dilakukan adalah cobbler’s atau tailor’s pose, pelvic tilt, squatting, side-lyingposition, standing warrior, dan tree posure.

Yoga untuk ibu hamil ini dapat membantu Mama untuk lebih rileks dan berfokus pada teknik serta pose yang aman di semua tahap kehamilan. Berikut sejumlah manfaat yoga hamil:

1. Mempersiapkan Persalinan

Manfaat yoga untuk ibu hamil dapat membantu Mama untuk mempersiapkan persalinan. Gerakan yoga akan membuat tubuh bumil jadi lebih rileks dan berfokus pada teknik serta pose untuk melahirkan.

2. Meningkatkan Aliran Darah

Peregangan dan gerakan yoga ibu hamil dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jantung. Dengan begini, oksigen yang akan mengalir ke bayi juga akan lebih lancar.

Tentunya, aliran darah ini dapat membuat si kecil dalam kandungan bisa berkembang dengan sehat.

3. Mengurangi Stres dan Kecemasan

Berdasarkan American Pregnancy Association, olahraga ini dapat mengurangi stres dan kecemasan. 

Selain itu, bernapas dengan lambat dan berirama juga dapat mengaktifkan sistem saraf dan memblokir kortisol penyebab depresi.

4. Meningkatkan Kemampuan Sosialisasi 

Mengikuti kelas yoga prenatal juga dapat membantu kehidupan sosial Mama untuk menjalin hubungan dengan ibu hamil lainnya. Dengan bergabung ke komunitas, ini bisa membuat proses persalinan menjadi lebih mudah.

Pasalnya, menceritakan pengalaman dan mendengarkan cerita orang lain bisa membuat Mama merasa lebih nyaman. Oleh karenanya, kecemasan terhadap proses persalinan pun bisa berkurang.

5. Menurunkan Gejala Depresi

Selama masa kehamilan, Mama sering kali merasa depresi. Ini tentu bisa menimbulkan dampak buruk pada ibu dan janin.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh BMC Pregnancy and Childbirth, gerakan yoga yang mengombinasikan postur fisik, relaksasi, dan teknik pernapasan bisa membantu ibu hamil untuk menurunkan gejala depresi.

6. Menurunkan Risiko Masalah pada Bayi

Yoga prenatal dapat menurunkan risiko terjadinya masalah pada bayi. Gerakan yoga yang dilakukan dapat menurunkan kemungkinan Mama mengalami komplikasi kehamilan.

Bahkan, gerakan yoga prenatal juga dapat menurunkan risiko memiliki bayi yang kecil atau tidak sesuai dengan usia kehamilan.

7. Mengurangi Ketidaknyamanan Gejala Hamil

Yoga prenatal dapat membantu mengurangi sejumlah ketidaknyamanan akibat gejala hamil, seperti nyeri punggung bawah, mual, sakit kepala, dan sesak napas.

Ini tentunya bisa membuat Mama lebih nyaman dan bisa beraktivitas tanpa merasa kesakitan.

Artikel Lainnya: Sederet Manfaat Yoga bagi Kesehatan Tubuh

Tips Yoga yang Aman untuk Ibu Hamil

Yoga bumil

Karena ada banyak manfaat yoga untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungan, Mama bisa melakukan olahraga ini secara rutin.

“Jika ibu hamil ingin melakukan yoga prenatal, waktu yang dianjurkan adalah setelah memasuki usia kehamilan 14 minggu. Ini saat ibu hamil sudah lebih kuat dan keluhan mual-muntah sudah berkurang,” ujar dr. Citra Roseno.

Artinya, gerakan yoga bisa dilakukan secara aman ketika memasuki trimester kedua. Untuk di trimester ketiga, ini bisa dimulai sejak kehamilan menginjak usia 7 bulan.

Penting untuk diingat, semakin bertambah usia kehamilan, semakin sedikit intensitas olahraga yang harus dilakukan. Jika ingin memulai yoga di trimester pertama, Mama bisa melakukan gerakan yoga secara perlahan dan hati-hati.

Di trimester kedua, Mama perlu menghindari pose perut dan gerakan memutar yang tajam. Sedangkan yoga ibu hamil trimester 3, harus menghindari gerakan berbaring telentang. Coba untuk peregangan secara ringan untuk meringankan rasa sakit.

Hindari melakukan gerakan yoga memutar dan menekuk karena bisa membuat bumil kehilangan keseimbangan dan meningkatkan risiko terjatuh. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil saat melakukan yoga:

  • Lakukan yoga di ruangan yang berventilasi baik agar udara tidak terlalu panas
  • Minum banyak air putih untuk menghindari dehidrasi
  • Hindari gerakan yang memberikan tekanan pada daerah perut
  • Tetapkan target yang realistis. Durasi yang aman untuk yoga adalah selama 30 menit dengan intensitas beberapa kali dalam seminggu
  • Ikuti kelas yoga dengan instruktur berpengalaman dalam yoga prenatal

Kendati demikian, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk berolahraga. Apalagi jika ibu hamil memiliki risiko kehamilan prematur, gangguan jantung, atau riwayat penyakit lain.

Tak lupa, #JagaSehatmu dengan rutin melakukan pemeriksaan kehamilan. Coba booking pemeriksaan kehamilan lewat aplikasi KlikDokter agar lebih praktis.

Bila punya pertanyaan seputar olahraga saat hamil, jangan sungkan untuk bertanya lewat layanan Tanya Dokter dan Temu Dokter, ya!

(NM)

Yoga

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter