Kehamilan

Hal Ini Harus Diperhatikan Ibu Hamil Saat USG Trimester 1

Ada beberapa hal yang perlu ibu hamil perhatikan saat USG kehamilan trimester pertama. Simak daftarnya dalam ulasan ini.

Hal Ini Harus Diperhatikan Ibu Hamil Saat USG Trimester 1

Tak ada yang lebih membahagiakan bagi seorang calon ibu ketika mendapati hasil test pack positif. Selain menjaga kesehatan diri, hal lain yang kerap dijalani selanjutnya adalah pemeriksaan USG (ultrasonografi) di trimester pertama.

Kehamilan trimester 1 terhitung sejak minggu ke-0 sampai ke-12. Pada masa ini, pemeriksaan USG penting karena organ-organ janin sedang terbentuk. Nah, bagi papa dan mama, ada beberapa hal pentingyang perlu diperhatikan dan ditanyakan saat USG trimester 1:

1. Memastikan Kehamilan 

Bagi pasangan yang baru menikah atau merencanakan kehamilan, biasanya pemeriksaan test pack akan dilakukan untuk mengetahui apakah program hamil berhasil atau tidak.

Namun, sebenarnya pemeriksaan test pack hanya sebagai skrining atau pemeriksaan awal. Artinya, hasil test pack bukanlah tanda pasti kehamilan. Kehamilan perlu dipastikan lagi dengan pemeriksaan lanjutan yaitu USG.

Salah satu tanda kehamilan yang pasti adalah adanya detak jantung janin yang bisa dideteksi pada trimester 1, yaitu sekitar usia 5-7 minggu.

Artikel lainnya: Ibu Hamil, Perhatikan Hal Ini Saat USG Trimester 3

2. Memastikan Usia Kehamilan

Ada berbagai cara menentukan usia kehamilan, seperti perhitungan kalender dari HPHT (hari pertama haid terakhir), tinggi fundus uteri (puncak rahim), dan USG. Namun, sering kali perhitungan usia kehamilan berbeda-beda di antara cara tersebut. Ini merupakan hal yang wajar.

Perhitungan HPHT pada awal kehamilan lebih bisa dipercaya. Karena, perhitungan dengan USG masih terlalu kecil untuk menilai usia janin. Seiring berjalannya waktu dan janin semakin besar, pemeriksaan USG dinilai lebih akurat untuk menentukan usia kehamilan.

3. Kantung Kehamilan

Terlihatnya kantung kehamilan pada USG trimester 1 tentu menjadi berita baik bagi calon orangtua. Karena, hal ini menandakan kehamilan benar terjadi.

Namun, waspadalah dengan kondisi blighted ovum atau kehamilan kosong. Blighted ovum menjadi penyebab keguguran di trimester 1 yang cukup sering.

Kehamilan kosong adalah kondisi ketika hasil pembuahan sel sperma dan sel telur yang menempel di dinding rahim tetap membentuk kantung kehamilan, tapi tidak terdapat embrio di dalamnya. Padahal, seharusnya embrio sudah tampak pada pemeriksaan USG di usia kehamilan 5-6 minggu.

4. Hamil Anggur

Mola hidatidosa atau sering dikenal dengan istilah hamil anggur adalah kelainan jaringan plasenta (ari-ari) yang berkembang berlebihan.

Akibat kelainan selama proses pembuahan tersebut, bakal embrio tidak berkembang menjadi janin. Kondisi yang justru terjadi adalah perkembangan massa berisi kantung-kantung cairan.

Pertumbuhan sel plasenta yang berlebihan tersebut dapat dideteksi sejak trimester 1 dengan pemeriksaan USG. Gambaran kantung-kantung berisi cairan membentuk seperti untaian anggur di dalam rahim pada pemeriksaan USG, sehingga disebut kehamilan anggur.

Hamil anggur harus segera diatasi dengan tindakan operasi karena berisiko berubah menjadi kanker. Namun, tidak perlu khawatir, kondisi ini biasanya cepat ditangani dengan deteksi dini di trimester 1 menggunakan USG.

Artikel lainnya: Bumil Perlu Paham, Ini Cara Baca Hasil USG 2 Dimensi

Karena berbagai kondisi di atas, bumil disarankan untuk melakukan pemeriksaan selama kehamilan atau antenatal care (ANC), yang di dalamnya termasuk USG rutin. Ibu hamil setidaknya melakukan USG setidaknya tiga kali selama kehamilan. Hal ini berguna untuk memantau tumbuh kembang janin.

Pada usia kehamilan trimester 1, dianjurkan minimal 1 kali melakukan ANC agar janin dapat dipantau pertumbuhan dan kesehatannya.

Kapan harus USG di trimester pertama? Waktu yang disarankan adalah ketika usia kehamilan 5-7 minggu, dan tidak lebih dari usia kehamilan 12 minggu. Semakin rutin diperiksa setiap bulannya, masalah kehamilan dan janin dapat cepat dideteksi dan diantisipasi.

Tidak perlu khawatir apabila melakukan pemeriksaan USG rutin setiap bulannya. Pemeriksaan ini tidak membahayakan kondisi janin, kok. Justru, melalui USG dokter bisa memantau kondisi janin di kandungan.

Namun, ada kalanya pemeriksaan USG bisa dilakukan lebih sering selama kehamilan, misalnya ketika ada masalah di dalam kandungan. Selain rutin kontrol kehamilan, penuhi juga kebutuhan nutrisi selama kehamilan agar janin dapat berkembang optimal.

Ingin tahu lebih lanjut seputar pemeriksaan USG? Download aplikasi KlikDokter yang punya info lengkap, konsultasi dengan dokter kandungan atau booking dokter kandungan kini juga lebih mudah!

Yuk, #JagaSehatmu dengan mengunduh aplikasi KlikDokter di Google Play dan App Store dan gunakan juga KALStore untuk beli suplemen dan vitamin untuk menjaga kesehatan Kamu.

(FR/JKT)

Kehamilan
  • World Health Organization. Diakses 2022. WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience.
  • American Pregnancy Association. Diakses 2022. Ultrasound: Sonogram.
  • Mayo Clinic Amerika Serikat. Diakses 2022. Fetal Ultrasound.