HomeIbu Dan anakKehamilanBumil, Ini Tips Pakai Skincare Selama Kehamilan
Kehamilan

Bumil, Ini Tips Pakai Skincare Selama Kehamilan

Zahra Aminati, 23 Jul 2021

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Ibu hamil perlu waspada dalam memilih skincare. Salah-salah pilih produk bisa berdampak buruk pada jabang bayinya. Berikut tipsnya!

Bumil, Ini Tips Pakai Skincare Selama Kehamilan

Wanita selalu menjaga kesehatan dan kecantikan kulit dengan rutin pakai skincare. Namun ketika hamil, calon ibu harus waspada dalam memilih atau menggunakan skincare

Sebab, salah dalam memilih atau menggunakan skincare dapat menimbulkan dampak buruk kepada jabang bayinya kelak. 

Menurut dr. M. Iqbal Ramadhan, Ibu hamil diperbolehkan menggunakan skincare. Akan tetapi, harus diperhatikan kandungan yang terdapat di dalam produknya. 

“Ibu hamil juga harus mengetahui apakah zat tersebut berbahaya atau tidak bagi jabang bayinya,” jelasnya

Agar aman dan kulit tetap terawat, ikuti tips menggunakan produk perawatan kulit untuk ibu hamil berikut ini.

Artikel Lainnya: Kelainan Kulit pada Ibu Hamil

1. Selalu Gunakan Tabir Surya

Saat hamil, sensitivitas kulit ibu akan meningkat. Bahkan, beberapa ibu mengalami peningkatan produksi melanin yang sebetulnya baik untuk mencegah paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari. 

Kendati begitu, peningkatan jumlah melanin dalam tubuh rentan menyebabkan kondisi hiperpigmentasi.

Oleh karena itu, ibu hamil wajib menggunakan tabir surya minimal SPF 30 setiap hari. Pemakaian tabir surya bertujuan melindungi kulit bumil dari paparan sinar UV. 

2. Gunakan Serum Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu jenis antioksidan yang aman digunakan saat masa kehamilan. 

Vitamin C dapat mencerahkan kulit, melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, dan mengurangi tampilan pori-pori besar. 

Untuk menjaga dan merawat kulit wajah, ibu dapat menggunakan skincare serum vitamin C. 

Namun, hindari menggunakan produk atau serum perawatan kulit yang mengandung paraben. Paraben adalah salah satu bahan kimia yang dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin.

3. Hindari Menggunakan Obat Antijerawat Tertentu

Obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida dan klindamisin memang ampuh untuk membasmi jerawat. 

Namun, hindari menggunakan obat jerawat yang mengandung kedua bahan tersebut saat hamil, ya.

Dilansir dari Motherbaby.org, klindamisin yang dioleskan ke kulit dapat menembus masuk ke aliran darah dan mengganggu kehamilan. 

Sementara itu, penggunaan benzoil peroksida saat hamil sebaiknya digunakan dalam dosis yang ditentukan oleh dokter kandungan atau dokter kulit. Bila dosisnya kurang tepat, benzoil peroksida juga dapat membahayakan kehamilan.

Untuk mengatasi jerawat saat hamil, ibu bisa menggunakan krim atau skincare mengandung alpha hydroxy acids (AHA) ringan.

Artikel Lainnya: Minum Air Kelapa Saat Hamil Bikin Bayi Putih, Benarkah?

4. Hindari Skincare Berbahan Retinol

Krim malam berbahan aktif retinol atau asam salisilat dapat mencegah penuaan dan permasalahan kulit wajah. Namun, kedua bahan skincare tersebut tidak aman bila digunakan oleh ibu hamil. 

Dilansir dari Health, Deanne Robinson, MD, dermatolog dari Amerika Serikat mengatakan bahwa turunan vitamin A seperti retinol, asam retinoat, retin-A, tazarotene, atau retinoid dapat berbahaya bagi bumil.

Retinol dapat mengganggu perkembangan janin dan berisiko menyebabkan cacat saat bayi lahir. 

Efek samping tersebut dapat terjadi jika ibu hamil menggunakan krim retinol secara rutin dalam waktu yang lama.

Lalu, obat asam salisilat, terutama yang dikonsumsi langsung (oral), ditemukan dapat meningkatkan risiko perdarahan intrakranial saat hamil. 

Hindari Perawatan atau Treatment Ini Saat Hamil 

Selain beberapa tips perawatan kulit di atas, ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk melakukan laser wajah atau skin peeling terlebih dahulu. 

Pasalnya, laser memancarkan radiasi yang buruk bagi janin. Sementara itu, penggunaan zat kimia saat melakukan skin peeling belum terbukti aman untuk janin di dalam kandungan. 

Bagi sebagian ibu hamil, beberapa kandungan skincare tersebut mungkin tak akan menimbulkan efek samping apa pun. Namun, bagi yang lainnya, belum tentu skincare tersebut aman bagi kehamilan. 

Maka itu, ibu hamil perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan sebelum memilih atau menggunakan skincare. Untuk tahu Informasi seputar kesehatan lainnya dapat diakses di aplikasi Klikdokter

(OVI/AYU)

Perawatan KulitKehamilan

Konsultasi Dokter Terkait