Seks

Mana Lebih Baik, Bercinta dengan Lampu Menyala atau Lampu Mati?

dr. M. Dejandra Rasnaya, 22 Nov 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Katanya, melakukan hubungan intim dengan lampu menyala lebih oke dan lebih sehat ketimbang bercinta dalam gelap. Bagaimana fakta medisnya?

Mana Lebih Baik, Bercinta dengan Lampu Menyala atau Lampu Mati?

Tak bisa dimungkiri, tips berhubungan intim sering dicari oleh banyak orang. Mulai dari yang berkaitan dengan bagaimana caranya agar tahan lama hingga berhubungan intim dengan lampu dimatikan

Bicara soal warna lampu untuk bercinta, ternyata tak sedikit orang yang lebih suka berhubungan seks dengan lampu menyala, lho

Ya, katanya itu lebih bikin bergairah. Meski tak sedikit juga yang mengaitkan hal ini ke masalah selera, tapi benar tidak, ya, berhubungan seks di ruangan terang rasanya lebih memuaskan?

Menurut Survei, Pasangan Lebih Suka Bercinta dengan Lampu Menyala

Dilansir dari Metro UK, penelitian dari pemasok energi prabayar Boost melaporkan bahwa 29 persen orang di Inggris memilih untuk tetap menyalakan lampu selama berhubungan seks (pencahayaan sedang). 

Sedangkan 41 persennya, suka bercinta dalam ruangan yang terang benderang! Sisanya? Sebanyak 30 persen lebih bergairah jika berhubungan intim dengan lampu dimatikan alias gelap-gelapan.

Penulis dan ahli seks Alix Fox mengatakan, besarnya persentase bercinta dalam ruangan terang itu tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya, cara bercinta yang satu ini memang baik untuk meningkatkan rasa percaya diri, terutama buat pasangan baru. 

“Dengan membiarkan lampu menyala, kalian dapat saling melakukan kontak mata sehingga bisa meningkatkan koneksi,” kata Fox. 

Artikel Lainnya: Perbedaan Bercinta dengan Penis Disunat dan Penis Tidak Disunat

Plus Minus Bercinta dengan Lampu Menyala

Berhubungan seks dalam ruangan terang memang bisa meningkatkan chemistry pasangan dan memberi rangsangan tambahan. 

Ketika pasangan melakukan hubungan intim dengan pencahayaan yang cukup, mereka jadi mendapatkan rangsangan visual tambahan. Itu karena kamu bisa melihat pasanganmu telanjang, tahu bagaimana ekspresinya, dan melakukan kontak mata.

Kontak mata memang diperlukan saat melakukan hubungan seks. Pasalnya, tindakan tersebut bisa memperkuat ikatan batin antara orang yang sedang bersetubuh. 

Lalu saat mencapai klimaks, biasanya ini cenderung lebih nikmat karena ada dua hal yang “tersentuh”, yakni fisik dan psikis. 

Sayangnya buat beberapa orang yang tidak percaya diri dengan tubuhnya sendiri, cara bercinta yang satu ini malah bikin suasana awkward! Mereka malah jadi malu untuk bergerak bebas. 

Apalagi buat orang yang mudah terdistraksi, sesuatu yang mencolok di dalam ruangan (karena lampu terang, semua jadi bisa terlihat jelas), ini bisa berpotensi membuyarkan fokus dan kenikmatan saat bercinta.  

Artikel Lainnya: Berkenalan dengan Posisi Seks 68 dan 70, Adakah Risikonya?

Plus Minus Bercinta dengan Lampu Mati

Kekurangan berhubungan seks dengan lampu menyala tentu jadi keunggulan bercinta di dalam gelap. 

Buat beberapa orang yang tak terlalu mementingkan rangsangan visual dan lebih suka dengan sentuhan, suara, atau kejutan lainnya, mematikan lampu saat berhubungan intim malah lebih menyenangkan! 

Untuk orang yang tidak percaya diri, ini juga bisa menjadi penolong. Mereka jadi tak malu lagi dan tidak sungkan untuk bergerak lebih liar.

Banyak wanita yang lebih suka berhubungan seks dengan lampu dimatikan atau minimal remang, karena mereka tidak terlalu mengutamakan stimulasi visual. Plus, itu bisa menambah nilai romantis, bukan?

Sedangkan untuk kaum pria, umumnya lebih suka bercinta dengan lampu menyala karena mereka membutuhkan rangsangan visual. 

Hal yang perlu diingat di sini, hati-hati jika kamu berhubungan seks di dalam ruang gelap karena risiko cederanya lebih tinggi!

Artikel Lainnya: Cara Ampuh Mengajak Istri Berhubungan Intim

Jadi, Lebih Baik Berhubungan Seks dengan Lampu Menyala atau Mati?

Sehatkah Berhubungan Seksual setelah Bertengkar Hebat?

Baik lampu menyala maupun lampu mati, dua-duanya punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. 

Agar seks lebih nyaman dan memuaskan, coba komunikasikan dulu dengan pasangan, mau lampunya dinyalakan atau dimatikan? 

Jika kamu selalu memaksakan salah satu pilihan, misalnya lampu harus selalu dinyalakan, maka pasanganmu bisa-bisa tidak terangsang dan susah orgasme. 

Kamu mungkin mempertanyakan apakah warna lampu memengaruhi libido atau tidak. Ternyata warna cokelat merupakan warna yang sering dipilih untuk meningkatkan kualitas hubungan seks. Yang paling sering adalah warna cokelat karamel. 

Warna lampu yang hangat, seperti pada pencahayaan lilin, juga meningkatkan romantisme dan membuat lebih bergairah. Contoh lain adalah warna seperti matahari terbit/terbenam.

Beruntung jika kamu dan pasangan punya kebutuhan dan selera yang sama. Kalau tidak, coba komunikasikan dulu. Siapa tahu jadwalnya bisa bergantian, ‘kan? 

Apabila kamu masih penasaran dengan topik ini, konsultasikan saja lewat layanan Tanya Dokter. Dapatkan info kesehatan lainnya yang menarik di aplikasi KlikDokter. Yuk, #JagaSehatmu selalu!

[RS]

Hubungan seks
Seks