Casual sex, atau seks kasual, adalah hubungan seksual yang terjadi tanpa adanya komitmen atau ikatan emosional yang mendalam antara kedua belah pihak.
Fenomena ini sering kali terjadi di kalangan anak muda dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan sosial, budaya populer, dan teknologi.
Media sosial dan aplikasi kencan juga memainkan peran besar dalam memfasilitasi pertemuan antara individu yang mencari pengalaman seksual tanpa komitmen jangka panjang.
Bersama dr. Dyah Novita Anggraini, artikel ini akan membahas apa itu casual sex, risiko yang mungkin timbul, dan cara mencegahnya.
Artikel lainnya: Daya Tarik Seksual (Sex Appeal) Bisa Dibentuk atau Tidak?
Apa itu Casual Sex
Casual sex adalah aktivitas seksual yang dilakukan di luar hubungan romantis atau komitmen jangka panjang. Ini bisa mencakup one-night stand, friends with benefits, dan hubungan seksual dengan kenalan atau orang asing tanpa adanya rencana untuk menjalin hubungan lebih lanjut.
Faktor-faktor yang Mendorong Casual Sex
Beberapa faktor yang mendorong anak muda untuk terlibat dalam casual sex meliputi:
1. Pengaruh budaya populer
Film, musik, dan media sering kali menggambarkan casual sex sebagai sesuatu yang normal dan diinginkan, yang dapat mempengaruhi pandangan anak muda.
2. Teknologi dan media sosial
Aplikasi kencan dan media sosial memudahkan orang untuk bertemu dan mengatur pertemuan seksual dengan cepat dan tanpa komitmen.
3. Eksplorasi seksual
Anak muda mungkin mencari pengalaman baru dan mengeksplorasi preferensi seksual mereka.
4. Pengaruh teman sebaya
Tekanan dari teman-teman atau keinginan untuk menyesuaikan diri dengan kelompok sosial tertentu dapat mendorong individu untuk terlibat dalam casual sex.
5. Kebutuhan emosional
Beberapa orang mungkin mencari keintiman fisik sebagai cara untuk mengatasi kesepian atau stres emosional.
Hubungan Antara Casual Sex dan Risiko Seksual
Casual sex sering kali dikaitkan dengan perilaku seksual berisiko. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya komunikasi yang efektif tentang kesehatan seksual dan penggunaan perlindungan.
Beberapa risiko yang terkait dengan casual sex meliputi:
1. Infeksi menular seksual (IMS)
Seks tanpa perlindungan meningkatkan risiko penularan IMS, seperti klamidia, gonore, sifilis, dan HIV.
1. Kehamilan yang tidak direncanakan
Tidak menggunakan kontrasepsi yang efektif dapat menyebabkan kehamilan yang tidak direncanakan.
2. Konsekuensi emosional
Meskipun casual sex tidak selalu melibatkan ikatan emosional, beberapa individu mungkin mengalami penyesalan, rasa bersalah, atau kecemasan setelahnya.
3. Stigma sosial
Di beberapa masyarakat, terlibat dalam casual sex dapat menyebabkan stigma sosial dan penilaian negatif dari orang lain.
Risiko Kesehatan Mental dan Emosional
Casual sex, meskipun terlihat menyenangkan dan tanpa ikatan, dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan mental dan emosional. Berikut beberapa risiko risiko kesehatan mental dan emosional:
1. Penyesalan dan rasa bersalah
Beberapa orang mungkin merasa menyesal atau bersalah setelah terlibat dalam casual sex, terutama jika bertentangan dengan nilai-nilai pribadi atau moral mereka.
2. Kecemasan dan depresi
Hubungan seksual tanpa komitmen dapat menyebabkan perasaan kecemasan atau depresi pada beberapa individu, terutama jika mereka mengharapkan hubungan yang lebih bermakna.
3. Ketergantungan emosional
Meskipun casual sex seharusnya tidak melibatkan ikatan emosional, beberapa orang mungkin mengembangkan perasaan ketergantungan emosional pada pasangan seksual mereka.
Cara Mencegah Casual Sex Terjadi
Edukasi seksual yang komprehensif sangat penting dalam mencegah casual sex yang tidak aman. Ini mencakup informasi tentang:
- Kesehatan seksual: Mengajarkan tentang risiko IMS dan pentingnya penggunaan kondom.
- Kontrasepsi: Memberikan informasi tentang berbagai metode kontrasepsi dan cara penggunaannya yang benar.
- Hubungan sehat: Mengajarkan tentang pentingnya komunikasi, consent, dan hubungan yang saling menghormati.
Selain edukasi seksual, beberapa hal di bawah ini dapat membantu untuk mencegah terjadinya casual sex:
1. Pengembangan diri dan ketegasan
Membantu anak muda mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan untuk mengatakan "tidak" sangat penting dalam mencegah casual sex yang tidak diinginkan. Ini bisa mencakup:
- Pengembangan keterampilan sosial: Mengajarkan keterampilan komunikasi dan cara mengatasi tekanan teman sebaya.
- Pendidikan nilai diri: Membantu individu memahami dan menghargai nilai diri mereka sendiri.
- Menciptakan lingkungan yang mendukung: Menciptakan lingkungan di mana anak muda merasa didukung dan dapat membuat keputusan yang baik untuk diri mereka sendiri.
2. Dukungan sosial
Dukungan dari keluarga, teman, dan masyarakat dapat memainkan peran penting dalam mencegah casual sex yang tidak aman. Ini bisa mencakup:
- Komunikasi terbuka: Mendorong komunikasi terbuka antara orang tua dan anak tentang seksualitas dan hubungan.
- Program komunitas: Mengembangkan program komunitas yang mendukung kesehatan seksual dan reproduksi remaja.
- Akses ke layanan kesehatan: Memastikan akses yang mudah dan rahasia ke layanan kesehatan seksual dan reproduksi.
Artikel lainnya: 6 Dampak Psikologis Berhubungan Intim Sebelum Menikah
Casual sex adalah fenomena yang umum di kalangan anak muda dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial dan budaya. Meskipun ada manfaat potensial dari eksplorasi seksual, ada juga risiko kesehatan fisik dan emosional yang signifikan yang perlu dipertimbangkan.
Edukasi seksual yang komprehensif, pengembangan diri, dan dukungan sosial dapat membantu mencegah casual sex yang tidak aman dan mendukung kesehatan dan kesejahteraan anak muda.
Yuk, download aplikasi KlikDokter sekarang untuk mendapatkan informasi kesehatan lainnya dan Jangan lupa untuk #JagaSehatmu selalu ya.
- American Psychological Association. (2020). The impact of casual sex on emotional and psychological well-being.
- Centers for Disease Control and Prevention. (2019). Sexually transmitted infections prevalence, incidence, and cost estimates in the United States.
- Journal of Adolescent Health. (2018). The role of sexual education in reducing risky sexual behaviors among adolescents.
- National Institutes of Health. (2021). The mental health consequences of casual sex: A comprehensive review.
- Planned Parenthood. (2020). Safe sex practices and contraception.
:format(webp)/article/XHNyjNwpMxmFrqFW1M-Lq/original/hnadmx3bzw3o3jb9rl9fqoesf1rrz8jj.jpg?w=256&q=100)