Sehat dan Bugar

Olahraga dengan Kaus Basah, Ini Bahayanya!

Krisna Octavianus Dwiputra, 29 Agu 2018

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Buat Anda yang suka berolahraga, jangan berlama-lama memakai kaus yang basah akibat keringat. Ada bahaya yang mengintai.

Olahraga dengan Kaus Basah, Ini Bahayanya!

Kebiasaan atlet bulu tangkis Jonatan Christie membuka kausnya pada saat jeda pergantian babak atau setelah pertandingan ternyata ada bagusnya untuk kesehatan. Dengan mengganti kaus yang basah saat berolahraga bisa menghindari risiko penyakit. Pasalnya, ada bahaya yang mengintai jika terlalu lama menggunakan kaus basah saat berolahraga.

Saat memastikan meraih medali emas di ajang Asian Games 2018, Jojo – panggilan akrabnya – langsung spontan membuka kausnya sebagai bentuk selebrasi. Kaus penuh dengan keringat pun berganti dengan pemandangan tubuh bugar Jojo. Fans wanita pun langsung menjerit histeris melihat tubuh Jojo yang berotot.

Selain itu, Jojo memiliki kebiasaan selalu mengganti bajunya pada jeda babak. Biasanya, dia akan mengganti bajunya yang basah karena keringat setelah menjalani dua game dan harus menjalani game ketiga.

Ternyata ada bagusnya juga kebiasaan yang dilakukan oleh Jojo itu. Tubuh yang lembap karena keringat bisa memicu penyakit kulit. Pasalnya, jika berolahraga dengan menggunakan kaus basah dalam waktu yang lama sangat riskan bagi kulit tubuh Anda. Paling tidak, ada beberapa penyakit yang mengintai tubuh Anda karena berolahraga dengan kaus basah:

1. Infeksi jamur

"Jamur suka di lingkungan lembap. Secara normal jamur memang ada di kulit kita, tapi kalau misalnya kelembapannya sudah parah karena ada debu dan kuman juga, nanti lama-lama akan berkembang menjadi penyakit. Jadinya malah kulit terkena penyakit infeksi jamur," ujar dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter.

2. Kulit merah-merah

Ini berbahaya bagi orang dengan kulit sensitif. Kulit nantinya akan menjadi merah-merah karena terlalu lama memakai kaus basah.

"Terutama daerah lipatan, kalau basah jadinya mudah bergesekan, jadi kesat, dan mudah iritasi kulit. Iritasi ditandai dengan merah-merah, lama-lama bisa lecet, dan akhirnya merasa nyeri," ucap dr. Dyan.

3. Timbul jerawat di badan

Menurut dr. Reza Fahlevi yang juga dari KlikDokter, jerawat bisa tumbuh di badan karena kelenjar minyak berlebih dan bakteri di pori-pori kulit.

Selain itu, jerawat juga disebabkan oleh pori-pori yang tersumbat dengan minyak, sel kulit mati atau lainnya. Nah, berkeringat itu berarti menarik debu dan kotoran sehingga saat basah lebih banyak menumpuk pada tubuh. Itulah yang menyebabkan jerawat di badan.

Cara aman agar tubuh terhindar penyakit

Menurut dr. Dyan, penyakit-penyakit di atas bisa terjadi karena terlalu lama memakai baju basah. Ada baiknya, sehabis berolahraga dan berkeringat, segeralah berganti baju.

Selain itu, bagi Anda yang suka berolahraga dan lebih suka ngadem atau leyeh-leyeh terlebih dahulu dengan kaus basah, coba ubah kebiasaan seperti itu. Risiko Anda terkena berbagai macam penyakit kulit menjadi lebih besar.

Hal yang seharusnya dilakukan setelah olahraga adalah segera bilas badan atau mandi bersih dengan sabun. Badan yang bersih membuat Anda terhindar dari penyakit. Saat itu juga ganti baju dengan baju kering dan bersih.

Nah, untuk Anda yang doyan berolahraga, ada baiknya Anda selalu membawa baju ganti. Baju basah selain tidak nyaman jika dipakai terus-menerus, juga bisa membawa penyakit yang cukup berbahaya. Sedapat mungkin, usahakan mandi setelah berolahraga. Tapi jika tidak memungkinkan, mengganti kaus basah dengan baju kering dan bersih adalah cara terbaik mencegah berkembangnya penyakit di tubuh.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut seputar topik ini, silakan berkonsultasi dengan dokter kami melalui Tanya Dokter di aplikasi KlikDokter. Gratis, lho!

[RS/ RVS]

Jonatan Christie
Bulu Tangkis
Olahraga
Asian Games
Tubuh Bugar
Kaus Basah