HomeGaya hidupPerawatan WanitaKeputihan Disertai Nyeri Perut, Awas Terkena PID
Perawatan Wanita

Keputihan Disertai Nyeri Perut, Awas Terkena PID

dr. Adeline Jaclyn, 29 Sep 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Keputihan umum dialami wanita. Namun, jika kamu mengalami keputihan disertai nyeri perut, patut waspada!

Keputihan Disertai Nyeri Perut, Awas Terkena PID

Saat mengalami keputihan tidak normal, cairan yang keluar biasanya putih kekuningan dan menggumpal. Rasa gatal pada daerah vagina juga dapat dirasakan. Bila keputihan disertai nyeri perut juga, sebaiknya kamu waspada.

Keputihan sampai sakit perut bisa jadi adalah gejala pelvic inflammatory disease (PID). Pelvic inflammatory disease atau radang panggul adalah infeksi pada sistem reproduksi wanita yang melibatkan struktur uterus, tuba falopi, dan ovarium.

Infeksi vagina itu disebabkan bakteri, antara lain Neisseria gonorrhoeae, Prevotella bivia, Streptococcus pyogenes, dan Chlamydia trachomatis. Penyakit ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti infertilitas, kehamilan ektopik, dan kanker.

Faktor risiko PID mirip penyakit menular seksual lain, yaitu hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan.

Artikel lainnya: Ciri-Ciri Keputihan Normal yang Harus Wanita Tahu

Tanda Keputihan Disertai Nyeri Perut yang Dipicu PID

Asma Sering Muncul Bersama Nyeri Perut

Gejala PID bervariasi, mulai dari tanpa gejala, ringan, sampai berat. Umumnya tanda-tanda PID adalah:

  • Nyeri perut bagian bawah
  • Demam
  • Keputihan abnormal dengan bau tidak enak dari vagina
  • Nyeri dan/atau perdarahan saat berhubungan seks
  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Perdarahan di antara periode menstruasi

Infeksi PID juga dapat menyebabkan penjalaran infeksi ke organ dalam reproduksi wanita, seperti endometrium, tuba ovarium, dan daerah ovarium.

Cara Mengatasi Keputihan dan Nyeri Perut Akibat PID 

Pelvic inflammatory disease akan lebih baik bila diobati sejak dini. Karena, pengobatan tidak akan memperbaiki kerusakan organ yang telah terjadi. 

Rangkaian pengobatan PID berupa:

  • Pemberian antibiotik
  • Apabila tidak ada perbaikan dalam 2-3 hari, maka pemeriksaan lebih lanjut diperlukan
  • Penggunaan antibiotik oral dapat dipertimbangkan untuk kasus ringan sampai sedang

Bila radang panggul cukup berat, penderita mesti dirawat di rumah sakit agar bisa mendapatkan obat-obatan dengan lebih tepat melalui suntikan atau infus.

Artikel lainnya: Penyebab Keputihan Warna Putih Susu dan Cara Mengatasinya

Jika radang panggul terjadi akibat tertular dari pasangan seksual, maka pasangan seksual tersebut juga harus mendapat pengobatan. Apabila sumber penularan tidak diobati hingga tuntas, penyembuhan radang panggul yang sudah terjadi tidak akan efektif dan dapat terjadi reinfeksi.

Kalau kamu pernah merasa keluar keputihan disertai nyeri perut, jangan ragu berkonsultasi kepada dokter, ya, agar cepat diketahui penyebab dan diobati. Gunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter untuk konsultasi cepat dan nyaman.

Temukan juga beragam info lengkap seputar kesehatan organ intim wanita di aplikasi KlikDokter, solusi untuk #JagaSehatmu.

(FR/JKT)

Radang PanggulKeputihan

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter