Diet dan Nutrisi

Nanas Muda Bisa Mencegah Hamil, Mitos Atau Fakta?

Tamara Anastasia, 21 Des 2022

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Manfaat makan nanas muda setelah berhubungan banyak dipercaya. Tapi, apakah benar nanas muda bisa mencegah kehamilan?

Nanas Muda Bisa Mencegah Hamil, Mitos Atau Fakta?

Terdapat beberapa pasangan telah menikah yang tak ingin langsung memiliki anak. Mereka pun dengan suka rela menerapkan metode kontrasepsi guna mencegah kehamilan, baik dengan minum obat ataupun menggunakan kondom saat berhubungan seks.

Di luar dua hal tersebut, pasangan yang enggan hamil juga sering dianjurkan untuk mengonsumsi nanas muda. manfaat nanas muda setelah berhubungan

Hal ini berangkat dari anggapan bahwa nanas muda bisa mencegah hamil. Benarkah ada manfaat nanas muda setelah berhubungan?

Kandungan Gizi dalam Nanas Muda

Menurut US Department of Agriculture (USDA), berikut ini adalah kandungan gizi dalam satu cangkir nanas muda atau setara dengan 165 gram:

  • Kalori: 82,5.
  • Lemak: 0,2 gram.
  • Sodium: 1,7 gram.
  • Karbohidrat: 22 gram.
  • Serat: 2,3 gram. 
  • Gula: 16,3 gram. 
  • Protein: 0,9 gram. 
  • Vitamin C: 79 miligram.

Nanas muda mengandung banyak gizi yang dapat menunjang kesehatan tubuh. Berdasarkan dr. Theresia Rina Yunita, buah ini pun aman dikonsumsi ibu hamil di trimester berapa saja, asalkan porsinya tidak berlebihan.

Artikel Lainnya: Amankah Nanas untuk Ibu Hamil?

Benarkah Nanas Muda Bisa Mencegah Kehamilan?

Apakah nanas bisa mencegah kehamilan? Menjawab pertanyaan ini, dr. Theresia Rina mengatakan tidak.

Anggapan nanas muda untuk perempuan bisa mencegah kehamilan hanyalah mitos belaka. Menurut dr. Theresia Rina, tidak ada penelitian maupun jurnal yang mengatakan bahwa nanas muda bisa mencegah kehamilan. 

Jadi, jika kamu sengaja makan nanas muda untuk mencegah kehamilan, hal tersebut hanya sia-sia belaka. 

Artikel Lainnya: Benarkah Nanas Bermanfaat untuk Cegah Kanker?

Cegah Kehamilan dengan Cara yang Pasti

Ingin mencegah kehamilan dengan cara yang efektif dan mudah? Berikut ini beberapa cara yang terbukti efektif mencegah kehamilan menurut medis:

Kontrasepsi Alami 

Risiko kehamilan dapat diturunkan dengan menghindari ejakulasi di dalam vagina. Lalu, kamu juga bisa menggunakan metode kalender, yaitu dengan mengetahui siklus haid setiap bulannya untuk menentukan masa subur. 

Terakhir, metode amenorea laktasi, yaitu dengan memberi ASI eksklusif kepada bayi selama enam bulan. 

Hal ini dapat menjadi kontrasepsi alami yang dapat menurunkan kemungkinan untuk hamil. 

Kontrasepsi Barrier 

Kontrasepsi barrier dilakukan dengan cara menggunakan kondom saat berhubungan seksual. 

Tindakan ini juga bisa dilakukan dengan meletakkan diafragma pada mulut rahim untuk menghambat sperma masuk dalam rahim. 

Kamu pun dapat menggunakan spermisida mengandung zat nonoxynol-9, yang efektif membunuh sel sperma. 

Kontrasepsi Hormonal 

Kontrasepsi hormonal bisa dilakukan dengan mengonsumsi pil KB, melakukan KB suntik, memasang implan, dan menggunakan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). 

Semua tindakan ini mesti dilakukan di bawah pengawasan dokter, agar efektivitas dan keamanannya terjamin.

Kontrasepsi Operatif 

Kontrasepsi operatif dilakukan ketika kamu tidak ingin memiliki anak sama sekali. Jenis kontrasepsi ini bekerja dengan mensterilisasi fungsi organ reproduksi. 

Jenis kontrasepsi ini bisa berupa operasi tubektomi untuk wanita dan operasi vasektomi untuk pria.

Pendapat mengenai nanas muda bisa mencegah hamil ternyata hanya mitos belaka. Jangan lagi andalkan metode tersebut untuk mencegah kehamilan. Lebih baik lakukan cara-cara #JagaSehatmu yang memang dianjurkan secara medis. Kamu dapat berkonsultasi kepada dokter melalui fitur Tanya Dokter atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter jika ingin tahu lebih lanjut mengenai kontrasepsi dan kehamilan.

(NB/AYU)

buah