Menu
KlikDokter
Icon Search
Icon LocationTambah Lokasi KamuIcon Arrow
HomeGaya hidupDiet dan Nutrisi15 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Intermittent Fasting
Diet dan Nutrisi

15 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Intermittent Fasting

Christovel Ramot, 31 Jan 2024

Ditinjau oleh dr. Dyah Novita

Icon ShareBagikan
Icon Like

15 pilihan makanan terbaik untuk membuka puasa Intermittent Fasting (IF) oleh tim redaksi KlikDokter dan dr. Dyah Novita Anggraini. Simak disini informasi selengkapnya.

15 Makanan Terbaik untuk Buka Puasa Intermittent Fasting

Intermittent fasting (IF) adalah metode puasa yang melibatkan siklus antara periode makan dan berpuasa.

Memilih makanan yang tepat untuk memecahkan puasa sangat penting untuk memastikan tubuh menerima nutrisi yang dibutuhkan setelah periode tidak makan.

Tim redaksi KlikDokter dan dr. Dyah Novita Anggraini akan membahas 15 makanan yang ideal untuk pembuka puasa IF berdasarkan nilai gizi dan kemudahan pencernaannya.

1. Almond

Almond adalah sumber lemak sehat, protein, dan serat. Lemak sehat membantu meredakan perasaan lapar, sementara protein dan serat memberikan energi yang berlangsung lama.

Nilai Gizi: Kaya akan vitamin E, magnesium, dan asam lemak omega-3.

2. Yogurt Yunani (Greek Yogurt)

Yogurt Yunani rendah gula dan tinggi protein, yang membantu mengontrol kadar gula darah dan memberikan rasa kenyang.

Nilai Gizi: Kaya protein, kalsium, probiotik, dan vitamin B12.

3. Pisang

Pisang adalah sumber karbohidrat yang cepat dicerna, memberikan dorongan energi segera.

Nilai Gizi: Tinggi potasium, vitamin B6, dan serat.

4. Telur Rebus

Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang membantu dalam pemulihan otot dan pemeliharaan massa otot.

Nilai Gizi: Kaya protein, vitamin D, dan kolin.

5. Oatmeal

Oatmeal adalah sumber karbohidrat kompleks yang membantu menstabilkan kadar gula darah pasca puasa.

Nilai Gizi: Tinggi serat, protein, magnesium, dan zat besi.

6. Buah Beri

Rendah kalori dan tinggi antioksidan, buah beri mendukung pencernaan dan mengurangi peradangan.

Nilai Gizi: Kaya vitamin C, serat, dan antioksidan.

7. Kacang Lentil

Lentil adalah sumber protein nabati dan serat yang baik, membantu menjaga rasa kenyang dan mengontrol gula darah.

Nilai Gizi: Tinggi protein, serat, folat, dan mangan.

8. Sayuran Hijau

Sayuran hijau seperti bayam dan kale rendah kalori namun tinggi nutrisi, ideal untuk menjaga kadar nutrisi saat puasa.

Nilai Gizi: Kaya vitamin A, C, K, dan zat besi.

9. Avokado

Lemak sehat dalam avokado membantu penyerapan nutrisi dan memberikan energi berkelanjutan.

Nilai Gizi: Tinggi asam lemak tak jenuh tunggal, serat, dan potasium.

10. Ikan Salmon

Salmon adalah sumber protein dan omega-3 yang sangat baik, mendukung kesehatan jantung dan otak.

Nilai Gizi: Kaya omega-3, protein, dan vitamin D.

11. Quinoa

Quinoa menyediakan karbohidrat kompleks dan protein, memberikan energi berkelanjutan tanpa spike gula darah.

Nilai Gizi: Tinggi protein, serat, dan magnesium.

12. Ubi Jalar

Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat kompleks yang baik, menyediakan energi bertahan lama.

Nilai Gizi: Tinggi vitamin A, vitamin C, dan potasium.

13. Dada Ayam Panggang

Dada ayam adalah sumber protein rendah lemak yang membantu dalam pemulihan otot dan mengurangi rasa lapar.

Nilai Gizi: Kaya protein dan vitamin B6.

14. Kacang Merah

Kacang merah adalah sumber serat dan protein nabati yang baik, membantu dalam pencernaan dan kontrol gula darah.

Nilai Gizi: Kaya serat, protein, dan zat besi.

15. Smoothie Buah

Smoothie buah adalah cara cepat dan mudah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dengan kombinasi buah, sayuran, dan protein.

Nilai Gizi: Tergantung pada bahan-bahannya, bisa kaya vitamin, mineral, dan serat.

Memilih makanan yang tepat saat buka puasa intermittent fasting sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan.

Makanan-makanan yang disebutkan di atas tidak hanya memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan setelah berpuasa, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang.

Menggabungkan berbagai makanan dari daftar ini dapat membantu memastikan bahwa tubuh menerima berbagai macam nutrisi penting untuk pemulihan optimal.

Yuk, Cari tahu informasi kesehatan lainnya dengan membaca artikel di aplikasi KlikDokter. Kamu juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter melalui fitur Tanya Dokter dan booking dokter dengan fitur Temu Dokter di KlikDokter.

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter