HomeGaya hidupDiet dan NutrisiInilah Mengapa Anda Perlu Konsumsi Makanan Fermentasi
Diet dan Nutrisi

Inilah Mengapa Anda Perlu Konsumsi Makanan Fermentasi

Bobby Agung Prasetyo, 12 Des 2018

Masih ragu mengonsumsi makanan fermentasi? Mulai saat ini, segera singkirkan keraguan tersebut. Makanan fermentasi banyak manfaatnya, lho!

Inilah Mengapa Anda Perlu Konsumsi Makanan Fermentasi

Di era modern seperti sekarang, makanan fermentasi pasti sudah tak asing lagi bagi Anda. Pasalnya, berbagai macam makanan jenis tersebut dapat ditemukan dengan mudah di mana saja. Salah satu contoh makanan fermentasi yang mungkin Anda sering konsumsi adalah tempe.

Ya, tempe dan makanan fermentasi lainnya diproses dengan cara penguraian gula oleh bakteri serta ragi. Makanan atau minuman yang melalui proses tersebut akan memiliki kandungan bakteri baik, yang dapat mendatangkan manfaat sehat pada saluran cerna Anda. Bahkan, ketika baru sampai di mulut, makanan fermentasi juga bisa mendatangkan banyak manfaat.

“Pada makanan fermentasi ditemukan kandungan mineral seperti kalsium, fosfat, dan fluoride yang baik untuk gigi. Para peneliti dari University of Catalonia di Spanyol menemukan tujuh strain bakteri asam laktat yang berbeda dan ternyata bermanfaat dalam menjaga kesehatan mulut,” kata drg. Diego Dimas.

Tak sekadar itu, makanan atau minuman fermentasi yang dikonsumsi dalam jumlah tepat setiap hari juga dapat mendatangkan beragam manfaat sehat berikut ini:

  • Menyeimbangkan bakteri baik di dalam usus
  • Membantu melawan bakteri jahat penyebab penyakit
  • Memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Jika Anda memiliki masalah pencernaan kronis, makanan fermentasi dapat menjadi pilihan diet yang sangat baik. Selain itu, mengingat gula dalam makanan fermentasi sudah melewati berbagai proses yang rumit, maka itu tidak akan memicu gas berlebih atau perut kembung.

Adapun manfaat lain dari makanan atau minuman fermentasi, yaitu:

  • Membuang racun dalam tubuh

Makanan dan minuman fermentasi adalah sumber nutrisi yang baik untuk membantu proses detoksifikasi. Kandungan asam serta bakteri di dalamnya terbukti ampuh meluluhkan berbagai jenis racun dan logam berat dalam tubuh, seperti merkuri dan aluminium.

  • Melawan kanker prostat dan hipertensi

Makanan fermentasi kaya akan vitamin K2. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan Vitamin K2 dapat mengurangi risiko kanker prostat.

Sementara itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Opinion on Lipidology mengungkap bahwa susu yang telah melalui tahap fermentasi bisa menurunkan tekanan darah tinggi pada penderita hipertensi.

Rekomendasi makanan fermentasi

Selain tempe, ada banyak makanan fermentasi yang dapat Anda konsumsi. Rasanya juga tak akan membosankan, mengingat makanan tersebut bisa dipadukan dengan bahan makanan lainnya sehingga bisa menghasilkan makanan yang lezat.

Yoghurt dan kefir misalnya, dibuat dengan mencampurkan susu sehingga menghasilkan rasa yang bikin lidah “bergoyang”. Bagi Anda yang mengalami intoleransi laktosa, keduanya dapat menjadi pilihan yang aman untuk menggantikan susu!

Tak cuma itu, sayuran yang difermentasi pun dapat Anda jadikan pilihan untuk dikonsumsi sehari-hari. Sayuran fermentasi dibuat dengan memotongnya menjadi potongan-potongan kecil, lantas dikemas ke dalam wadah kedap udara dengan beberapa siraman air asin. Salah satu contoh sayuran fermentasi adalah kimchi.

Apa pun jenis makanan fermentasi yang digemari, akan lebih baik bila Anda membuatnya sendiri atau membelinya di tempat yang terpercaya. Selain itu, selalu perhatikan tabel fakta nutrisi dan logo BPOM (bila ada) untuk memastikan bahwa makanan fermentasi yang Anda beli benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi.

[NB/ RVS]

Artikel Terkait

Lihat Semua
Ragam Manfaat Zinc untuk Kesehatan

Ragam Manfaat Zinc untuk Kesehatan

Diet dan Nutrisi18 Agu 2022

Zinc adalah salah satu jenis mineral yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Apa saja? Yuk, simak penjelasannya berikut!

Makanan Dikerubungi Semut, Masih Boleh Dimakan?

Makanan Dikerubungi Semut, Masih Boleh Dimakan?

Diet dan Nutrisi16 Agu 2022

Tidak sengaja makan makanan yang sudah disemutin, apakah masih aman atau ada dampak buruknya bagi kesehatan?

Mana Lebih Baik untuk Kesehatan, Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun?

Mana Lebih Baik untuk Kesehatan, Minyak Kelapa atau Minyak Zaitun?

Diet dan Nutrisi15 Agu 2022

Jangan sampai salah memilih minyak untuk memasak. Di antara minyak kelapa dan minyak zaitun, mana yang paling baik?

Aqua Panas Ujan
Pepsodent Sensitive Mineral Expert