HomeGaya hidupDiet dan NutrisiBuah Kering, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?
Diet dan Nutrisi

Buah Kering, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

dr. Theresia Yunita, 23 Nov 2022

Ditinjau oleh Tim Medis Klikdokter

Icon ShareBagikan
Icon Like

Kamu sering mengonsumsi buah kering? Yuk, kenali manfaat dan efek samping buah kering untuk kesehatan di artikel ini!

Buah Kering, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Buah-buahan kering semakin ‘naik daun’ ketika orang berlomba-lomba ingin menjalankan pola makan sehat. Asupan yang satu ini memang sering dijadikan sebagai taburan oatmeal atau camilan di sore hari. 

Buah kering adalah buah yang hampir semua kandungan airnya dihilangkan melalui metode pengeringan. Buah akan menyusut selama proses ini. Walaupun memiliki bentuk yang kecil, buah ini padat akan energi.

Kismis adalah jenis yang paling umum, diikuti oleh kurma, plum, ara, dan aprikot. Varietas buah kering lainnya juga tersedia, terkadang dalam bentuk manisan (dilapisi gula), seperti mangga, nanas, cranberry, pisang, dan apel.

Mengonsumsi buah kering bisa mendatangkan kebaikan bagi tubuh, tapi juga dampak buruk jika dikonsumsi secara tidak tepat. Untuk lebih jelasnya, mari simak manfaat dan efek samping buah kering di artikel ini.

Manfaat Buah Kering untuk Kesehatan

Tak berbeda jauh dengan buah segar, buah kering dikenal bergizi dan dapat memberikan khasiat yang signifikan untuk tubuh. 

Dalam satu potong buah kering terkandung jumlah nutrisi yang sama dengan buah segar pada umumnya.

Berikut ini adalah berbagai manfaat yang dapat diperoleh dari buah kering:

1. Memiliki Kandungan Gizi yang Tinggi

Dibandingkan dengan makanan lainnya, buah kering bisa mengandung hingga 3,5 kali serat, vitamin, dan mineral!

Oleh sebab itu, tidak heran jika satu porsi buah kering dapat membantu melengkapi kebutuhan harian yang disarankan dari banyak jenis vitamin dan mineral. 

Buah kering kaya serat dan merupakan sumber antioksidan yang mumpuni, terutama polifenol. 

Kandungan tersebut mampu meningkatkan aliran darah, menjaga kesehatan pencernaan, serta menurunkan risiko kerusakan oksidatif. 

Meski demikian, kandungan vitamin dalam buah kering berkurang secara signifikan karena mengalami proses pengeringan. Tapi tenang saja, buah kering tetap baik untuk dikonsumsi.

Artikel Lainnya: Mitos dan Fakta Seputar Cara Makan Buah

2. Mencegah Naiknya Kadar Gula Darah

Contoh dari buah kering yang digemari adalah kismis. Kismis merupakan anggur kering, yang dikemas dengan serat, kalium, dan berbagai senyawa tanaman yang menguntungkan kesehatan.

Buah kering ini memiliki nilai indeks glikemik rendah hingga sedang. Ini berarti, kismis seharusnya tidak menyebabkan lonjakan besar dalam gula darah atau kadar insulin setelah makan.

Jadi, konsumsi buah kering dalam porsi yang ideal akan cukup aman bagi orang dengan diabetes.

3. Meningkatkan Sistem Imunitas Tubuh

Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan cepat, goji berry kering dapat membantu. 

Buah kering ini dianggap sebagai makanan super yang mengandung zat besi, vitamin A, dan vitamin C, serta kandungan kalori yang lebih rendah.

Vitamin C yang terdapat dalam goji berry tidak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, tetapi juga baik untuk kesehatan kulit dan dapat melawan infeksi.

4. Memperbaiki Kesehatan Pencernaan

Konsumsi buah-buahan kering bermanfaat untuk kesehatan pencernaan. Ini karena kandungan di dalamnya yang tinggi serat dan probiotik. Tentunya, hal ini akan membantu bakteri sehat dalam menjaga fungsi saluran pencernaan.

Misalnya saja, buah plum kering. Selain kaya akan kalium, juga tinggi vitamin A, vitamin K, dan serat yang dikenal sebagai pencahar alami. Tak heran bila buah ini dapat memperbaiki gejala sembelit.

Artikel Lainnya: Daftar Buah yang Bisa Bantu Naikkan Berat Badan

5. Membantu Menciptakan Kehamilan yang Sehat

Tahukah kamu, makan kurma kering dapat membantu kelancaran proses persalinan? 

Kurma berpengaruh dalam membantu serviks melebar dalam beberapa bulan terakhir kehamilan. 

Selain itu, kurma mengandung kalium, zat besi, serat, dan merupakan sumber antioksidan terbaik bagi ibu hamil.

6. Baik untuk Kesehatan Jantung

Buah kering ternyata dapat meningkatkan kesehatan jantung! Satu ons buah kering mengandung lebih banyak antioksidan dan serat daripada satu ons buah segar. 

Komponen-komponen ini adalah bagian penting dalam menjaga kesehatan jantungmu.

Buah cranberry kering, misalnya, dapat membantu mencegah pembekuan darah dan menjaga aliran darah yang konsisten dari jantung ke seluruh tubuh.

Artikel Lainnya: Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Makan Buah

Efek Samping Konsumsi Buah Kering

Buah kering (Zarzamora/Shutterstock)

Ingat, konsumsi buah kering tetap harus disertai dengan asupan buah segar agar kebutuhan nutrisi harianmu terpenuhi. Imbangi juga makan buah dengan rutin berolahraga setiap hari. 

Selain itu, buah kering bisa berbahaya bila dikonsumsi secara berlebihan, terutama yang diberi gula tambahan. 

Buah kering yang dijual di pasaran cenderung mengandung gula tambahan sehingga menjadi tinggi kalori dan gula, termasuk glukosa serta fruktosa. Jadi, cermati dengan baik buah kering yang akan dikonsumsi.

Penting juga untuk memahami bahwa buah segar pastinya lebih sehat dibandingkan dengan buah kering. Namun, tetap lebih sehat ketimbang tidak makan buah sama sekali. Jadi buah kering tetap dapat menjadi pilihan sehat. 

Apalagi ada beberapa keunggulan dari buah kering, yaitu lebih mudah disimpan, lebih simpel untuk dikonsumsi, awet lebih lama, namun memang harganya lebih mahal. 

Itulah penjelasan seputar manfaat buah kering dan dampaknya jika dikonsumsi secara berlebihan. Apabila kamu ingin konsultasi dengan dokter gizi seputar nutrisi, dapat menggunakan fitur Tanya Dokter.

Untuk #JagaSehatmu, baca artikel kesehatan terbaru dan tepercaya dengan download aplikasi KlikDokter.

[RS]

buahBuah Kering

Konsultasi Dokter Terkait

Tanya Dokter