Sukses

Rambu-Rambu Pemberian Camilan pada Bayi

Pemberian camilan pada bayi tidak boleh sembarangan dan ala kadarnya. Tetap diperlukan aturan yang benar agar pertumbuhan bayi berjalan optimal.

Usia 6 bulan merupakan saat awal pemberian MPASI. Selain makanan utama, makanan selingan atau yang lebih dikenal dengan snack atau camilan juga dapat diberikan pada bayi.

Camilan seperti apa yang baik untuk bayi? Berikut adalah rambu-rambu pemberian camilan pada bayi.

  1. Pilih camilan yang alami dan sehat

Sayur dan buah merupakan camilan yang ideal. Anda bisa menyajikan brokoli,  wortel, apel, pir, alpukat, dan sebagainya. Pilihlah yang segar atau direbus terlebih dahulu. Selain sayur dan buah, roti, crackers, atau serealia khusus bayi juga dapat diberikan sebagai camilan.

  1. Hindari camilan yang terlalu manis, terlalu asin, atau terlalu gurih

WHO menganjurkan konsumsi gula hanya 5% dari seluruh diet per hari. Konsumsi terlalu banyak gula dapat merusak gigi, menyebabkan kegemukan, serta meningkatkan risiko terkena penyakit pada kemudian hari.

Di lain pihak, terlalu banyak garam juga tidak baik bagi keseimbangan tubuh bayi serta meningkatkan risiko penyakit pada kemudian hari. Oleh karena itu, dalam memilih camilan instan atau kemasan; perhatikan dengan saksama kadar gula, garam, dan zat perisa lainnya yang terkandung di dalamnya.

  1. Berikan camilan yang baik untuk gigi

Biskuit bisa menjadi pilihan camilan yang tepat. Karena gigi bayi belum semuanya tumbuh, teething biscuit jenis rusk bisa diberikan untuk mendorong aktivitas gigit dan mengunyah, sehingga akan membantu pembentukan gigi dan gusi yang sehat.

  1. Jangan memberikan madu

Madu merupakan sumber spora bakteri yang dapat menghasilkan toksin botulinum, sehingga tidak diperbolehkan untuk bayi (usia kurang dari 1 tahun).

Camilan yang sehat akan membantu tumbuh kembang bayi lebih optimal. Karena itu, perhatikan dengan saksama bahan-bahan pada camilan tersebut sebelum memberikannya pada bayi. 

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar