Sukses

Definisi

Torus palatinus merupakan kondisi dimana terdapat tonjolan atau benjolan tulang (eksostosis) pada langit-langit mulut (palatum). Biasanya, tonjolan ini tertutup oleh mukosa yang tipis dan sedikit pembuluh darah.

Torus palatinus dikategorikan sebagai variasi normal dan bukan merupakan suatu kondisi yang sangat berbahaya Hampir seluruh penelitian mengungkapkan bahwa torus palatinus lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Selain itu juga lebih sering ditemui pada ras mongoloid dan kaukasia.

Gejala

Gejala torus palatinus yang paling mudah dikenali adalah adanya tonjolan di langit-langit mulut (palatum). Tonjolan dapat berbentuk datar atau membulat (lobular), baik tunggal ataupun multipel.

Tonjolan tulang yang keras di tengah-tengah palatum ini biasanya memiliki diameter kurang dari 2 cm. Namun terkadang dapat bertambah besar secara perlahan dan memenuhi seluruh langit-langit.

Ukurannya yang tak terlalu besar dan nyaris tanpa disertai rasa sakit atau nyeri, seringkali membuat penderita tak menyadari keberadaannya. Umumnya penderita baru menyadari keberadaan torus palatinus jika ukurannya sangat besar.

Torus Palatinus

Penyebab

Penyebab torus palatinus hingga saat ini belum diketahui dengan jelas. Namun teori yang paling memungkinkan adalah faktor genetika. Peneliti lain menghubungkan torus palatinus dengan faktor lingkungan, misalnya tekanan kunyah.

Diagnosis

Diagnosis torus palatinus dapat dilakukan lewat serangkaian wawancara medis dan pemeriksaan fisik. Selain itu, bila diperlukan bisa juga dilakukan pemeriksaan pendukung. Misalnya lewat pemeriksaan radiografis (rontgen). Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi yang dicurigai.

Pengobatan

Sebenanrnya tidak ada penanganan khusus untuk mengatasi torus palatinus, bila penderitanya tidak memiliki keluhan. Namun torus palatinus harus dihilangkan dengan pembedahan pada penderita yang menggunakan gigi tiruan. Sebab torus palatinus dapat menjadi ganjalan basis gigi tiruan.