Sukses

Kiat Memilih Sikat Gigi yang Tepat

Anda selalu bingung saat memilih sikat gigi? Baca ini dulu sebelum membeli yang tepat!

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu faktor penting yang menunjang kesehatan gigi adalah sikat gigi yang baik. Misalnya, jika sikat gigi kurang cocok dengan ukuran rahang dan mulut, maka pembersihan gigi pun tidak akan maksimal. Bahkan gusi bisa juga berdarah.

Oleh karena itu, Anda harus tahu bagaimana cara memilih sikat gigi yang tepat. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membeli sikat gigi.

• Ukuran kepala sikat gigi

Sebelum menyikat gigi, Anda harus mengetahui ukuran rahang dan mulut Anda, apakah tergolong sempit atau lebar. Dari sini Anda dapat menentukan ukuran kepala sikat gigi yang cocok untuk membersihkan gigi dan mulut Anda.

Kepala sikat gigi ada yang berbentuk seperti kapsul dan lebih panjang, ada yang membulat di tengah dan lebih pendek, dan ada pula yang mengecil di bagian ujung.

Bagi yang memiliki bukaan mulut lebar dan besar, bisa lebih leluasa untuk memilih sikat gigi diinginkan.

Sementara itu, bagi yang bukaan mulutnya lebih sempit atau memiliki gigi yang penuh sampai paling ujung belakang, lebih baik menggunakan sikat gigi dengan kepala yang mengecil di bagian ujungnya. Dengan begitu, sikat gigi akan mampu membersihkan sampai ke celah terujung di gigi paling belakang.

 

1 dari 3 halaman

Selanjutnya

 

• Jenis bulu sikat gigi

Selanjutnya, hal yang perlu Anda perhatikan adalah jenis bulu sikat giginya. Jenis bulu sikat gigi beraneka macam, mulai dari yang tingkat kekerasan hard, medium, dan soft.

Bagi Anda yang memiliki gusi yang normal berwarna merah muda, tidak mudah berdarah, dan tidak mengalami penurunan gusi, maka lebih bebas untuk memilih sikat gigi yang Anda inginkan.

Namun, jika Anda memiliki beberapa gigi yang mengalami penurunan gusi atau gusi berdarah, disarankan menggunakan bulu sikat yang tingkat soft.

Salah satu tanda penurunan gusi adalah terasa ngilu saat Anda menyikat gigi di bagian tertentu. Selain itu, jika Anda mengalami gusi berdarah saat menyikat gigi, artinya ada dua kemungkinan. Pertama, jenis bulu sikat gigi terlalu keras atau menyikat gigi terlalu kencang. Kedua, bisa jadi telah terjadi peradangan pada gusi Anda.

Jika hal tersebut terjadi lebih dari tiga hari berturut-turut, maka kami sarankan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

 

• Tekstur ujung bulu sikat gigi

Tekstur dan pola ujung bulu sikat gigi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan gigi. Ada yang bentuknya datar dan tipis halus (microbristles), ada juga yang bergelombang.

Bentuk yang datar dan tipis ini biasanya dapat membersihkan saku gusi dengan lebih baik. Sementara itu, ujung bulu sikat dibentuk bergelombang agar dapat bersinggungan dengan permukaan gigi sebelahnya.

Susunan bulu sikat gigi juga dapat memengaruhi kebersihan sikat gigi itu sendiri. Pilihlah bulu sikat yang tegak dan lurus serta tidak menyilang, dan yang permukaannya sejajar (tidak ada yang tinggi rendah), agar bakteri tidak banyak terperangkap di antara bulu sikat gigi.

Menurut artikel jurnal Hindawi Nursing Research and Practice, kontaminasi bakteri dapat terjadi pada sikat gigi yang telah Anda gunakan. Karena itu, idealnya Anda mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali. Anda juga perlu memperhatikan penempatan sikat gigi yang baik, yakni dengan kepala sikat gigi menghadap ke atas dan diangin-anginkan.

Selain faktor-faktor tersebut, penting juga untuk mengetahui cara menyikat gigi yang baik. Pada gigi dewasa normal, sebaiknya menggunakan metode modifikasi Bass. Karena tanpa metode penyikatan gigi yang tepat, pembersihan gigi tidak akan maksimal seperti yang diharapkan.

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar