Sukses

6 Kiat Bebas Diare saat Musim Hujan

Musim hujan dan banjir erat kaitannya dengan kejadian penyakit diare. Cegah diri Anda dari penyakit tersebut dengan kiat ini.

Klikdokter.com, Jakarta Musim hujan kembali datang. Meski membuat udara makin sejuk, musim ini juga kerap meninggalkan genangan atau bahkan banjir, sehingga penyakit infeksi makin sering terjadi. Salah satu penyakit infeksi yang sering melanda saat musim hujan adalah diare.

Menurut dr. Sara Elise Wijono, angka kejadian diare meningkat hingga 30% di awal musim hujan. Ini karena air hujan dapat ‘menyapu’ materi feses dan kotoran yang tertumpuk di tanah selama musim kering, sehingga membuat sumber air atau sesuatu yang berada di sekitarnya terkontaminasi.

Mengenal diare

Diare merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar menjadi tiga kali atau lebih dalam sehari, dengan bentuk feses lunak atau cair. Pada kasus diare saat musim hujan, kondisi ini terjadi akibat infeksi virus, bakteri, maupun parasit akibat kebersihan lingkungan yang tidak dijaga.

Selain feses encer, seseorang yang terkena diare juga dapat merasakan gejala-gejala berikut ini:

  • Demam
  • Nyeri perut atau mulas
  • Sakit kepala
  • Penurunan nafsu makan
  • Mual atau muntah
  • Nyeri otot

Diare biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari. Namun pada sebagian kasus, penyakit ini bisa bertahan hingga berminggu-minggu. Jika sudah seperti ini, penderita dapat mengalami dehidrasi, yang jika tidak segera ditangani bisa berujung pada kematian.

1 dari 3 halaman

Mencegah diare saat musim hujan

Musim hujan memang tidak bisa dihindari, namun bukan berarti sederet penyakit berbahaya yang menyertai tidak bisa dicegah. Dalam hal pencegahan diare saat musim hujan, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

1.    Cuci tangan secara berkala

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk mencegah diare saat musim hujan. Yang dimaksud di sini adalah mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih yang mengalir, setidaknya selama dua puluh detik.

Anda dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, sebelum memegang mata, hidung atau mulut, termasuk setelah selesai melakukan suatu aktivitas.

2.    Selalu konsumsi air matang yang bersih

Virus, bakteri, atau parasit penyebab diare saat musim hujan bisa bersembunyi di sumber air sekitar lingkungan Anda. Jadi, bila Anda sembarang konsumsi air putih tanpa memperhatikan kebersihan dan tingkat kematangan air tersebut, bukan tidak mungkin Anda akan terserang diare kemudian.

Air baru dapat dikonsumsi dengan aman setelah dimasak pada suhu 100°C, atau hingga benar-benar mendidih secara merata.

3.    Jangan makan sayur atau buah-buahan yang belum dicuci

Musim hujan tidak serta-merta membuat tumbuhan menjadi makin subur, tapi juga menyebabkan virus, bakteri, atau parasit semakin mudah hinggap di sayur atau buah-buahan favorit Anda. Maka dari itu, agar Anda tidak terserang diare, pastikan sayur dan buah-buahan yang hendak Anda konsumsi sudah dicuci dengan air bersih dan sabun khusus, sekalipun sayuran tersebut Anda beli di supermarket.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

 4.    Hindari ‘bermain’ genangan air

Musim hujan kerap meninggalkan genangan, yang sering dijadikan ‘kolam renang’ khususnya oleh anak-anak. Hal ini membuat mereka berkontak langsung dengan ribuan virus, bakteri, atau parasit, sehingga diare tak bisa dihindari lagi.

Atas alasan tersebut, sebaiknya batasi keinginan anak atau diri Anda sendiri untuk menggunakan genangan air yang terbentuk saat musim hujan sebagai ‘fasilitas pendukung’ dalam bentuk apa pun.

5.    Jaga kebersihan tubuh secara menyeluruh

Untuk menurunkan risiko infeksi virus, bakteri, maupun parasit penyebab diare saat musim hujan, tindakan yang wajib Anda lakukan adalah menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh. Ini berarti Anda harus mandi menggunakan sabun paling tidak dua kali sehari, segera mengganti pakaian yang basah atau terciprat genangan air, serta menutup luka terbuka dengan perban saat beraktivitas di musim hujan.

6.    Konsumsi makanan sehat

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang merupakan langkah awal untuk membentuk daya tahan tubuh yang kuat. Dengan ini, risiko Anda untuk terkena infeksi virus, bakteri, atau parasit penyebab diare saat musim hujan menjadi semakin kecil.

Pastikan makanan yang hendak Anda konsumsi sudah benar-benar matang, dan tersaji dengan cara yang higienis.

Demikianlah beberapa kiat yang bisa Anda terapkan untuk mencegah diare saat musim hujan. Kiat di atas sangat baik untuk dilengkapi dengan penerapan gaya hidup sehat, berolahraga secara rutin dan teratur, serta istirahat cukup. Dengan ini semua, Anda tidak perlu khawatir akan serangan diare saat musim hujan.

[RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar