Sukses

Manfaat Hapus Postingan Instagram ala Keenan Pearce bagi Mental

Netizen heboh oleh aksi Keenan Pearce menghapus postingan Instagram miliknya. Apa gunanya bagi kesehatan mental?

Klikdokter.com, Jakarta Pemanfaatan media sosial yang kurang tepat, terkadang bisa berdampak buruk pada mental seseorang. Komentar-komentar miring yang diterima di dalam akun pribadi juga bisa mengganggu si pemilik akun. Ini pula yang dialami Keenan Pearce pada akun Instagram miliknya.

Keenan menonaktifkan kolom komentar di akun pribadinya usai pernikahan penyanyi, Raisa Andriana, mantan kekasihnya. Kini, Keenan bahkan menghapus semua postingan dan mengosongkan Instagram miliknya. Tak hanya Keenan, Gianni Fajri, sang kekasih yang akan dinikahinya pada 14 Januari mendatang juga kompak melakukannya.

Dalam akun Instagram mereka, netizen sempat ramai meminta agar Keenan segera bertunangan dengan sang kekasih. Kehebohan ini bermula ketika pertengahan Desember lalu, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengunggah kabar pertunangan keduanya. Berita tersebut pun langsung viral.

Hingga kini belum pasti alasan Keenan dan kekasihnya menghapus semua postingan di akun mereka. Namun kejadian ini membuktikan bahwa media sosial ternyata punya andil yang kuat dalam memengaruhi mental seseorang.

Media sosial bisa ganggu mental?

Seperti dilansir dari www.news.com.au, sebuah survei yang dilakukan pada 1.500 orang di Australia mengatakan bahwa Instagram terbukti dapat memperburuk kesehatan mental dan kesejahteraan hidup seseorang.

Survei serupa bertajuk #StatusOfMind juga diadakan oleh Royal Society for Public Health kerajaan Inggris pada februari-Mei 2017. Berdasarkan Time.com, sekitar 1.479 remaja usia 14-24 yang tersebar di Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara menjadi subyek penelitian tersebut.

Hasil pneelitian tersebut menunjukkan bahwa media sosial cukup memengaruhi kesehatan mental mereka. Instagram duduk di posisi utama sebagai penyebab kesehatan mental seseorang terganggu, disusul oleh Facebook dan Twitter. Sedangkan YouTube dianggap sebagai media sosial yang paling bersahabat.

YouTube mendapat nilai positif karena menyediakan akses terhadap informasi kesehatan dan hiburan yang dapat mengurangi tingkat depresi, kecemasan dan kesepian responden.

Perlu ‘benteng’ kuat

Menanggapi fenomena tersebut, dr. Ellen Theodora berkomentar, “Sejauh mana media sosial memengaruhi kesehatan mental seseorang, tergantung sekuat apa masing-masing orang bisa membentengi dirinya. Jadi, menghapus semua postingan itu pilihan masing-masing.”

Menurut dr. Ellen, cara terbaik agar terhindar dari terganggunya kesehatan mental adalah dengan mengabaikan hal-hal negatif yang disampaikan di media sosial. “Ketika terjadi, hal tersebut masuk ke dalam kategori bullying. Jika dibiarkan dapat berpotensi menyebabkan depresi,” jelasnya.

Untuk mendapatkan manfaat baik dari Instagram atau media sosial lainnya, dr. Ellen menyarankan agar Anda bisa mengikuti akun-akun yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

“Banyak sekali akun yang menghibur seperti 9GAG misalnya, atau mungkin akun-akun kuliner yang bisa Anda gunakan sebagai inspirasi hangout. Jenis akun tersebutlah yang lebih baik Anda ikuti, daripada akun gosip yang berpotensi membuat Anda berpikiran negatif,” tegasnya.

Menghapus postingan Instagram dan membuka lembaran baru kehidupan merupakan pilihan masing-masing pemilik akun. Hal yang sama, seperti yang dilakukan oleh Keenan Pearce pasti telah melewati pertimbangan tersendiri. Yang jelas, Anda harus bijak dalam memanfaatkan sosial media agar kesehatan mental tidak terganggu.

[RVS]

 

0 Komentar

Belum ada komentar