Sukses

Kiat Sehat Atasi Gangguan Jantung Fibrilasi Atrium

Lakukan langkah sederhana di bawah ini agar terhindar dari bahaya gangguan jantung Fibrilasi Atrium.

Klikdokter.com, Jakarta Penyakit kelainan irama jantung alias Fibrilasi Atrium (FA) mengintai sekitar 2,2 juta penduduk Indonesia. Sebuah penelitian menunjukkan penyakit ini menyerang sekitar 1-2 persen populasi penduduk dan akan terus meningkat.

FA merupakan penyakit yang tak dapat dipisahkan dengan stroke dan kelumpuhan. Pasalnya, hampir 40 persen gejala pertama FA adalah stroke. Sayangnya, kesadaran masyarakat terhadap penyakit jantung yang satu ini masih sangat rendah.

Menurut Guru Besar Ilmu Kardiologi dan kedokteran Vaskular FKUI, Prof. Dr.dr. Yoga Yuniasi, SpJP (K), umumnya penyakit ini banyak menyerang orang yang telah berusia lebih dari 60 tahun. Namun belakangan ini, FA bahkan telah ditemukan di usia awal 30 tahunan.

Yoga menyebut, selain kesadaran masyarakat masih rendah, ada banyak faktor lain yang membuat masyarakat abai. Termasuk pemahaman yang salah terhadap FA dan pengobatannya, serta kesulitan mendapatkan informasi mengenai FA.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang terserang FA. Nyatanya menerapkan pola hidup sehat saja tak menjamin Anda terhindar dari FA.

Beberapa faktor risiko FA adalah usia, tekanan darah tinggi, penyakit jantung koroner, lemah jantung dan penyakit katup jantung. Selain itu, gangguan tidur, penyakit tiroid, diabetes, dan konsumsi alkohol juga bisa jadi pemicu FA.

Kiat Mengurangi Risiko FA

Menurunkan risiko FA sama artinya dengan menurunkan risiko terserang stroke. Ada beberapa kiat yang dapat Anda terapkan untuk menghindari kelainan jantung yang satu ini berkembang, di antaranya:

  1. Mengonsumsi makanan yang sehat. Makanan yang sehat dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
  2. Memilih makanan yang rendah lemak jenuh dan menghindari lemak trans serta garam. Ada beberapa jenis makanan yang direkomendasikan yaitu buah dan sayuran, biji-bijian, makanan kaya akan serat, ikan dan kacang-kacangan. Selain itu, usahakan untuk mengonsumsi susu rendah lemak dan unggas.
  3. Hindari minuman dan makanan yang terlalu manis, mengandung pengawet serta pemanis buatan. Selain bagi jantung, minuman ini juga tidak baik bagi kesehatan secara keseluruhan. Karena itu, batasi pula asupan daging merah, dan pilihlah jenis daging tanpa lemak.
  4. Berolahraga secara rutin. Anda bisa melakukan aktivitas aerobik yang moderat seperti jalan cepat, aktivitas aerobik yang cukup tinggi seperti jogging atau berenang. Sebab jika Anda tidak berolahraga, risiko terserang penyakit kardiovaskular, terutama jantung dan stroke meningkat hingga 51 persen.
  5. Hindari merokok. Walaupun Anda bukan seorang perokok, sebisa mungkin jauhi asap rokok. Meski menjadi perokok pasif sekalipun, Anda masih memiliki 30 persen kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular.

Biasakan untuk selalu perhatikan kesehatan jantung Anda dan rutin mendeteksi sejak dini tanda dan gejala dari Fibrilasi Atrium. Anda juga bisa Memeriksa Nadi Sendiri (MENARI) di rumah atau pergi segera menemui dokter jika menemukan gejala FA.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar