Sukses

Bolehkah Melakukan Pijat Payudara?

Pijat payudara dapat melancarkan sirkulasi sistem limfatik yang diperlukan untuk menjaga agar jaringan payudara tetap sehat.

Klikdokter.com, Jakarta Bagi Anda, memijat payudara mungkin terdengar aneh dan kurang familier. Namun, menurut Texas Institute of Functional Medicines, memijat payudara dapat membantu membersihkan racun berbahaya yang dapat mengganggu kesehatan Anda.

Memijat payudara merupakan kegiatan yang berkaitan dengan pemberian rangsangan dan tekanan pada payudara. Pijat payudara adalah tindakan perlahan-lahan menguleni dan membelai payudara.

Saat memijat, Anda dapat menggunakan berbagai tekanan yang ringan hingga tekanan yang lebih bertenaga. Gerakan mengangkat dan menekan payudara dengan lembut juga termasuk pijat payudara.

Pijat payudara sendiri memiliki banyak manfaat baik untuk penampilan maupun kesehatan Anda. Menurut Livestrong.com, rutin memijat payudara dapat menjaga bentuk payudara dan membuatnya lebih kencang.

Bila dilakukan bersamaan dengan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) pijat payudara juga merupakan hal yang baik dilakukan. Hal ini dapat membantu memeriksa adanya benjolan atau kelainan pada payudara yang merupakan bagian dari deteksi dini kanker payudara.

Selain itu, pijat payudara juga turut membantu melancarkan aliran ASI pada ibu menyusui.

Memijat payudara di rumah

Untuk mendapatkan seluruh manfaat dari pijat payudara, Anda bisa melakukan pijat payudara secara rutin. Rutin memijat payudara juga bisa menjadi langkah pemeriksaan mandiri, untuk mengetahui apakah payudara Anda baik-baik saja.

Memijat payudara juga merupakan salah satu tindakan detoksifikasi yang dapat membantu mengurangi stres dan meringankan tubuh.
Memijat payudara nyatanya bisa dilakukan sendiri di rumah dengan gerakan-gerakan yang cukup sederhana. Anda juga dapat mengajak bahkan meminta bantuan pasangan Anda untuk melakukan pijat payudara.

Berikut cara melakukan pijat payudara di rumah:

  1. Pastikan payudara Anda telah berada dalam keadaan yang benar-benar ‘bebas’ untuk memulai pijat payudara. Kemudian, oles minyak pada kedua payudara untuk membantu proses pemijatan. Anda juga dapat memijat payudara dengan minyak kelapa atau minyak zaitun.

  2. Letakkan satu telapak tangan di atas satu payudara Anda. Pastikan salah satu sisi atau ujung telapak tangan berada di bawah ketiak Anda. Mulai pijat dengan gerakan memompa yang berirama.

    Sesuaikan tekanan dengan kekuatan payudara Anda. Jangan membuat payudara merasa sakit dengan menekannya terlalu keras.

  3. Kemudian, gerakkan tangan secara perlahan ke bagian atas payudara. Dengan menggunakan gerakan pemompaan yang sama.

    Lakukan gerakan ini untuk memijat di bagian luar, bawah, dan bagian dalam payudara Anda. Pijat pula area di sekitar puting payudara, kemudian kembali ke ketiak. Arah tekanan dalam pijat payudara adalah mendorong cairan, yang ada di jaringan payudara, dari payudara ke ketiak Anda.

Memijat payudara dapat dilakukan selama 5–10 menit untuk masing-masing payudara, sebanyak tiga sampai empat kali dalam seminggu. Usahakan tidak buru-buru kembali mengenakan bra setelah pijat payudara.

Jadi, pijat payudara terdengar menyenangkan dan memiliki banyak manfaat bagi tubuh, bukan? Selain untuk deteksi dini kanker payudara, Anda pun dapat lebih waspada jika ada perubahan pada payudara. Selamat mencoba di rumah!

[BA/ RH]

0 Komentar

Belum ada komentar