Sukses

Keputihan Kuning Kehijauan Dan Berbau
21 Jan 2018, 11:21 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok, umur saya 17tahun, saya keputihan setiap hari, banyak, gatal, berwarna kuning kehijauan, kental dan berbau tak sedap . Itu kenapa ya dok? Apakah berbahaya? Gimana cara mengatasinya dok?

Terima kasih telah bertanya seputar keputihan abnormal melalui fitur Tanya Dokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum mengetahui apakah keputihan yang Anda alami berbahaya atau tidak, maka perlu diketahui dulu bagaimana cairan vagina yang normal.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Ini disebut keputihan fisiologi / normal. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi.

Kebalikannya, keputihan abnormal / patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau tidak enak, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAKKeputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Tetapi, sebelum mengobati sendiri, sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter kulit kelamin atau dokter kebidanan. Dengan melihat langsung, akan dapat ditentukan diagnosis yang tepat penyebab keputihan Anda.

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan tisu atau handuk bersih dari arah yang sama pula
  • Bila perlu gunakan pantyliner untuk menyerap keputihan yang sangat banyak. Pantyliner tidak akan membuat keputihan bila diganti setiap 3 jam sekali.
  • Mencuci dengan air rebusan sirih dapat membantu mengurangi bau dan gatal pada alat kelamin

Keputihan yang Anda rasakan memiliki karakteristik yang lebih mengarah ke keputihan patologis, yaitu keputihan berwarna putih susu padat terkadang warna hijau / kuning, dan disertai dengan gatal dan bau yang sangat menyengat.

Pada kondisi Anda perlu diwaspadai keputihan yang disebabkan oleh infeksi/ alergi/ pertanda penyakit lain, antara lain adalah:

1. Keputihan yang disebabkan infeksi Jamur (Kandidosis vulvovaginalis)Keputihan berwarna putih kekuningan berupa gumpalan-gumpalan seperti kepala susu. Terasa sangat gatal, panas dan menyebabkan nyeri setelah berkemih dan nyeri saat berhubungan seksual.

2. Keputihan yang disebabkan infeksi Parasit (Trikomoniasis)

Keputihan berwarna kuning kehijauan, bentuknya kental, berbau tidak enak dan berbusa. Keluhan lain yang dapat menyertai adalah adanya rasa nyeri saat berhubungan seksual, perdarahan setelah berhubungan seksual dan perdarahan di luar siklus menstruasi.

3. Keputihan yang disebabkan infeksi bakteri (Bakterial vaginosis)

Keputihan berwarna keabu-abuan, bentuknya agak encer, berbau amis dan jarang berbusa. Bau amis lebih menusuk setelah berhubungan seksual dan menyebabkan darah menstruasi berbau tidak normal. Keluhan lain yang dapat menyertai adalah rasa gatal dan terbakar pada daerah kemaluan.

4. Pertanda Kanker

Keputihan berwarna kecoklatan, terdapat bercak darah dan berbau busuk. Keputihan dapat berlangsung dalam waktu lama, tidak respon terhadap pengobatan apapun dan dapat disertai rasa nyeri saat berhubungan seksual.

5. Vaginitis karena Alergi/Iritasi Bahan Kimia (krim, cairan, bahan semprot, wewangian)

Keputihan akan menjadi lebih banyak, berwarna kuning keputihan, dapat encer atau kental. Keluhan yang dapat menyertai adalah rasa gatal, terbakar, nyeri dan kemerahan pada daerah kemaluan.

Bila keputihan Anda disebabkan oleh infeksi maka diperlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan untuk mengetahui persisnya kondisi Anda beserta dengan pengobatan yang tepat. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan abnormal. Semoga bermanfaat.