Sukses

Keputihan Berwarna Putih Susu, Mengapa?
05 Jan 2018, 10:26 WIB
Wanita, 23 tahun.

Saya mau tanya dok, kenapa saat melakukan hubungan intim dg suami keputihan sya keluar bhkan menempel pada venis suami sya, keputihannya berwrna putih sprti krim. Dan terkdang setelah atau sblm haid sya mnglami keputihan kadang normal terkadang abnormal, seperti gatal, dan berbau amis. Mohon penjelasannya dok atas pertanyaan saya dan bagaimana cara mengatasinya apakah berbahay atau tidak

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya dokter KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Yang dimaksud dengan keputihan disini adalah cairan yang keluar dari vagina, yang dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis (terdapat kelainan medis). Keputihan fisiologis adalah keputihan yang dianggap normal, yang dapat terjadi akibat akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, serta pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembabMenghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringatApabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jamMenghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibuBila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila terbukti bahwa keputihan yang dialami disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas.Kami sarankan Anda untuk berkonsultasi langsung ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan secara langsung guna menentukan diagnosis dan tatalaksana yang optimal. Bila perlu, juga dapat dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,