Hormon dan Kesuburan

583 views
siang dok, saya mau nanya nih dok, saya haid selalu tepat waktu, pas 28 hari (terhitung sejak hari pertama haid) . apakah ada kaitannya dengan hirmon dan kesuburan dok? mohon penjelasannya. terima kasih.. salam

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com

Tentu saja hormon mempengaruhi kesuburan. Hormon tersebut diantaranya FSH (Follicle stimulating hormon), LH (luteinizing hormon), estrogen, progesteron, dan hormon tiroid. Gangguan keseimbangan hormon tersebut dapat menyebabkan infertilitas atau ketidaksuburan. Hal lain yang menyebabkan ketidaksuburan pada wanita diantaranya:

        Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya  « Prev     2 dari 2 Next »      

Penyebab Ketidaksuburan Perempuan

 

Di bawah ini adalah penyebab infertilitas yang dapat ditemukan pada perempuan:

  • Faktor ‘U’ (Usia) Memasuki usia 35 tahun, kesuburan perempuan akan menurun, 95% diantaranya bisa hamil hanya setelah melakukan hubungan intim tanpa proteksi yang teratur selama tiga tahun. Pada usia 37 tahun kesuburan akan menurun drastis sampai masuk ke masa menopause yaitu usia 40-45 tahun.

  • Gangguan Ovulasi Ovulasi adalah proses dikeluarkannya sel telur dari indung telur setiap bulannya. Gangguan ovulasi dapat disebabkan oleh beberapa keadaan seperti sindrom ovarium polikistik dan gangguan kelenjar tiroid (hipertiroidisme atau hipotirioidisme).

  • Endometriosis Sel selaput lendir rahim tumbuh di tempat yang salah, yaitu di indung telur. Kondisi ini dapat menimbulkan perlengketan atau kista di sekitar saluran telur atau organ reproduksi lainnya sehingga sel telur sulit dikeluarkan dan ditanamkan di rahim serta mengganggu pematangan folikel.

  • Kelainan lendir leher rahim (serviks) Saat ovulasi lendir pada leher rahim lebih encer sehingga sperma dapat lewat dengan mudah. Bila lendir terlalu pekat, laju sperma bisa terhambat. Sedangkan bila terlalu asam, sperma akan mati.

  • Kelainan mulut rahim  Normalnya mulut rahim mengarah ke depan (antefleksi), berhadapan dengan dinding belakang vagina, sehingga sperma bisa sampai ke dalam saluran mulut rahim yang menghubungkan vagina dan rongga rahim. Penyimpangan posisi, seperti retrofleksi (rahim menghadap ke belakang), bisa menghambat kehamilan.

  • Kelainan rahim Kelainan rongga rahim karena perlengketan, miom, atau polip, peradangan endometrium dan gangguan kontraksi rahim, bisa mengganggu transportasi sperma. Kalau pun hami, dapat terjadi persalinan prematur.

  • Faktor lain

  • Beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi kesuburan adalah berat badan berlebih atau obesitas, infeksi menular seksual seperti chlamydia (dapat merusak tuba falopii), merokok, pajanan terhadap pestisida, serta stress.  Gaya hidup serba cepat, kompetitif, dan penuh stres ikut menyebabkan infertilitas, yaitu sebesar 15-20 persen.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,


dr. Dina Kusumawardhani

dr. Dina Kusumawardhani

Redaksi Medis

Kedokteran Umum

KlikDokter.com

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

Health Tools

Rubrik Spesialis

©2008-2016 Klikdokter. All rights reserved. Klikdokter does not provide medical advice, diagnosis or treatment. See additional information.

social media