Sukses

Pasang Behel Gigi atau Kawat Gigi

29 Nov 2021, 22:17 WIB
Pria, 23 tahun.

seputar pasang behel

Terimakasih telah bertanya seputar pasang behel gigi atau kawat gigi melalui fitur Tanya Dokter.

Pertama-tama perlu kami jelaskan sedikit bahwa perawatan orthodontik atau kawat gigi atau behel tidak dapat dilakukan secara sembarangan, semua prosedur ada standar operasionalnya. Ada beberapa cara untuk mendapatkan ruangan yang dibutuhkan untuk menggeser gigi-gigi yang posisinya perlu diperbaiki, diantaranya adalah pencabutan gigi. Jadi tidak semua kasus harus ada gigi yang dicabut, bergantung pada seberapa besar kebutuhan ruang dan tentunya dicabut/tidaknya gigi baru dapat diputuskan setelah dokter gigi melakukan serangkaian pemeriksaan. Seluruh gigi-geligi pasien diperiksa secara seksama, jika ada yang perlu mendapatkan perawatan (misalnya penambalan atau pembersihan karang gigi) maka harus dirawat terlebih dulu sebelum dilakukan pemasangan kawat.

Lalu gigi pasien harus dicetak agar dapat dilakukan model/duplikat gigi. Duplikat ini diperlukan untuk menganalisa kebutuhan ruang dan melakukan rencana perawatan. Selain itu perlu dilakukan foto rontgen (ada dua foto, yaitu panoramik dan cephalometri). Foto ini penting, untuk membantu analisa kebutuhan ruang dan menilai posisi gigi terhadap tulang rahang sehingga dapat menunjang rencana perawatan. perawatan orthodontik terdiri dari beberapa komponen yaitu kawat gigi (wire), bracket (awam menyebutnya behel), rubber band (karet yang dipasang pada bracket untuk menahan kawat), dan molar band (dipasang pada gigi belakang, menahan ujung kawat agar tidak lepas dan melukai jaringan lunak mulut). Kawat yang dipasang pada bracket akan menghasilkan gaya untuk menggeser gigi.

Perlu anda ketahui, tujuan utama dari perawatan orthodontik (pemasangan kawat bracket) seperti yang anda tanyakan tidak semata-mata untuk memperbaiki estetika pasien. Gigi yang posisinya tidak normal/berjejal/gigitan rahang atas dan bawah yang tidak normal dapat berpotensi untuk menimbulkan masalah lain yang lebih berat, oleh karena itu perawatan tersebut bertujuan untuk memperbaiki oklusi gigi atas dan bawah, memperbaiki posisi gigi yang tidak normal hingga didapat hubungan gigi geligi yang harmonis di dalam lengkung rahang yang normal, dengan demikian dengan sendirinya estetika wajah pasien akan lebih baik daripada sebelum perawatan.

Perlu atau tidaknya perawatan orthodontik pada seorang pasien sebaiknya didasarkan pada pertimbangan medis yang diambil oleh dokter gigi secara profesional setelah dilakukan pemeriksaan, oleh sebab itu Saya menyarankan anda berkonsultasi secara langsung oleh dokter gigi. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi pencetakan rahang pasien agar dapat dianalisa kebutuhan ruangan. Dan perawatan orthodontik idealnya dilakukan oleh dokter gigi spesialis orthodontik atau dokter gigi umum yang sudah menerima kursus tentang kawat gigi.

Keberhasilan perawatan yang cukup tinggi, bergantung pada diagnosa dan rencana perawatan. Yang tak kalah penting adalah kerjasama dan kepatuhan pasien untuk datang kontrol sesuai dengan jadwal, karena kawat orthodontik akan bekerja dengan aktivasi kawat yang dilakukan kira-kira setiap 2 - 3 minggu dan pada saat yang sama dokter gigi dapat memantau kemajuan perawatan, dan dapat memperbaiki posisi kawat yang mungkin tidak pada tempatnya sehingga menghindari resiko terjadinya luka pada jaringan lunak seperti sariawan. Semakin jarang pasien datang untuk kontrol maka perawatan dapat menjadi semakin lama. Lamanya perawatan bergantung pada tingkat kesulitan masing-masing kasus, dan juga keahlian operator dalam membuat rencana perawatan dan menentukan material apa yang akan digunakan.

Baca artikel berikut terkait pertanyaan anda :

6 Hal yang Perlu Anda Tahu Sebelum Mengenakan Kawat Gigi

Pasang Behel di Tukang Gigi, Ini Risikonya!

- Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?

Demikian jawaban yang dapat kami berikan mengenai pasang behel gigi atau kawat gigi, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar