Sukses

Penyebab Migrain

13 Oct 2021, 15:16 WIB
Wanita, 19 tahun.

halo dok, selamat pagi! dok izin bertanya, dok kok kepala saya migren yaa tapi migrennya bukan disamping tapi diatas, trs hilang. trs muncul lagi. tapi hnya sebentar sajaa dok, nanti timbul lagi. kenapa ya dok? padahal pola makan aya teratur, Hb saya juga tidak rendah, dan pola tidur saya juga cukup dok. terimakasih dok

dr. Arina Heidyana

Dijawab Oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdri, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

-Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju,red wine)

-Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko

-Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)

-Makanan yang difermentasi

-Alkohol (red wine)

-Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Kami menyarankan Anda untuk berobat ke dokter spesialis saraf untuk memastikan diagnosis Anda. Bila diperlukan, akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang seperti CT scan atau MRI kepala. Bila diagnosis sudah pasti, maka dapat ditentukan apakah berbahaya atau tidak.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar