Sukses

Sering Buang Angin

16 Sep 2021, 08:46 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok saya mau tanya ,hari ini itu saya merasa aneh di dubur saya...rasanya sperti kentut terus menerut tp tdak ada suara ,juga tidak kentut cumqn seperti angin keluar trrus menerus... Suara seperti perut saat keroncongwn tetapi itu didubur saya...apakah penyebabnya

Terima kasih telah bertanya mengenai buang angin melalui Tanya Dokter.

Buang angin merupakan hal yang normal dialami oleh setiap orang. Sebuah studi pada orang sehat usia 21-59 tahun menemukan bahwa rata-rata setiap orang buang angin sebanyak 10 kali sehari. Jumlah gas yang dikeluarkan berkisar antara 22-125 mL. Buang angin dikatakan berlebih bila terjadi diatas 10 kali.

Beberapa hal yang dapat meningkatkan frekuensi dan jumlah buang angin adalah konsumsi makanan tertentu (seperti ubi, makanan yang mengandung glukosa kompleks, dsb), obat-obatan yang dapat merangsang produksi/menghasilkan gas (contoh: minuman berkarbonasi), menelan udara terlalu banyak (contoh: banyak bicara), defisiensi laktase (zat yang membantu mencerna glukosa), penyakit saluran cerna tertentu contoh: gangguan pada kandung empedu), dsb.

Pada kasus Anda terdapat beberapa hal yang harus dikonfirmasi:

1. Berapa kali Anda buang angin setiap hari?

2. Apakah Anda suka mengonsumsi makanan-makanan tertentu sebelum tidur?

3. Apakah ada obat-obatan tertentu yang Anda konsumsi?

4. Apa sajakah aktivitas anda sehari-hari?

5. Apakah ada keluhan lain selain banyak buang angin? (mual, muntah, nyeri perut, perut begah/kembung, keluhan buang air besar, dsb)

Penanganan buang angin yang berlebih adalah dengan membuat catatan harian makanan, minuman, obat-obatan yang dikonsumsi dan saat-saat orang tersebut buang angin. Selain itu dapat pula dengan mengatur konsumsi makanan dan minuman yang merangsang gas (contoh: ubi, minuman berkarbonasi/soda, dsb), meminum obat-obatan tertentu, menghindari aktivitas yang dapat meningkatkan asupan udara ke dalam gas (misal: mengurangi jumlah bicara, dsb).

Untuk memastikan penyebab gangguan Anda, konsultasilah dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam khususnya Konsultan Pencernaan (gastroenterologi).

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar