Sukses

Berat Badan dan Asma

15 Sep 2021, 02:45 WIB
Wanita, 30 tahun.

Halo dok,saya wanita usia 30 th sudh menikah dan mempunyai riwayat asma, yg ingin saya tanyakan dada saya terasa berat dan sulit bernafas ketika melakukan aktivitas terkadang hal kecil sperti memakai sepatu membereskan kamar bahkan ketika saya mengambil benda yg jatuh dilantai saya merasakan sulit bernafas dan itu terjadi jika berat badan saya naik 1-2 kg dari bb saya biasa nya, apakah ada hubungany bb saya dgn asma? Terima kasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih atas pertanyaan Anda. 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Ya, benar sekali bahwa berat badan berlebih berkaitan dengan perberatan asma. Apakah Anda sudah menghitung indeks massa tubuh? Bila memang terjadi indeks massa tubuh yang berlebih, ada baiknya untuk menormalkan nilai tersebut.

Sekilas kami akan membahas mengenai asma. 

Asma adalah penyakit kronis (berlangsung lama) yang ditandai oleh sesak napas disertai bunyi ngik-ngik (wheezing) dimana derajat keparahan setiap orang berbeda-beda. Pada saat serangan, yang terjadi adalah menyempitnya jalan napas kita akibat dari penyempitan bronkus yang menyebabkan udara sulit keluar masuk paru. 

Pada asma yang terjadi selain produksi mukus juga terjadi penyempitan saluran nafas, penyempitan ini dipicu oleh hal-hal yang serupa dengan produksi mukus. Jadi yang menyebabkan asma kambuh adalah penyempitan saluran nafas dan produksi mukus. Mukus itu berasal dari tubuh kita sendiri, jadi pada saluran pernafasan ada sel-sel yang berguna untuk memproduksi mukus. Produksi mukus pada asma dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi, alergi, atau iritasi

Secara umum gejala asma adalah sesak napas, batuk berdahak dan suara napas yang berbunyi ngik-ngik atau mengidimana seringnya gejala ini timbul pada pagi hari menjelang waktu subuh, hal ini karena pengaruh keseimbangan hormon kortisol yang kadarnya rendah ketika pagi dan berbagai faktor lainnya. Faktor genetik merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi.

Asma tidak dapat disembuhkan, namun dapat dicegah dan dapat dikontrol dengan tata laksana yang tepat. Intinya adalah setiap pasien harus mengetahui secara pasti apa saja yang membuat asmanya kambuh, langkah selanjutnya adalah menghindari faktor tersebut agar tidak kambuh. Untuk penanganannya, perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang lebih lanjut. Bila kekambuhan asma berlangsung terlalu sering, berkonsultasilah pada dokter.

Faktor risiko terbesar asma adalah genetik. Faktor risiko lainnya yang dapat mencetuskan timbulnya asma adalah:

alergen (zat yang menyebakan alergi): debu, karpet, bulu binatang, polusi kendaraan

asap rokok

udara dingin

iritasi zat kimia

olahraga berlebihan

infeksi virus: influenza

 

Berikut kami lampirkan artikel mengenai asma:

Asma

Orang Gemuk Rentan Kena Asma, Benarkah?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar