Sukses

Tidur Ngorok

25 Jul 2021, 11:33 WIB
Pria, 22 tahun.

Selamat siang,mau tanya dok,ini ayah habis pingsan 6 hari lalu pada saat itu tensinya tinggi 160, setelah itu keadaan nya membaik, 2 hari ini tidurnya ngorok dengan keras sama disertai batuk

dr. Arina Heidyana

Dijawab Oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdr, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang tidur mendengkur:

1. Tidur dengan posisi terlentang. Biasanya hal ini akan menyebabkan mulut mjd terbuka saat mereka sedang tidur. Posisi lidah kemudian akan terdorong dan akan memudahkan untuk terjadinya suatu penyumbatan pada saluran pernafasan sehingga akan memunculkan suara saat sedang tidur yakni suara ngorok itu.

2. Konsumsi rokok. Kebiasaan ini mengakibatkan keadaan jantung dan paru menjadi rusak. Hal ini yang menyebabkan saluran pernafasan mengalami peradangan.

3. Bentuk anatomi dari tubuh. Saluran nafas yang kecil dan juga sempit akan menyebabkan seseorng menjadi sulit untuk membuang nafas sehingga menyebabkan timbulnya suara dengkuran.

4. Akibat obat-obatan dan alkohol. mengkonsumsi obat2an dan alkohol akan meningkatkan relaksasi yang malah akan menimbulkan suara dengkuran.

5. Kelebihan berat badan.

6. Pembengkakan amandel.

7. Tulang hidung yang bengkok

Bagaimana dengan ayah Anda? Apakah beliau mengalami salah satu hal di atas? Jika ya, bisa jadi itulah penyebab ngorok atau mendengkurnya.

Untuk mengatasinya, perlu dilakukan perubahan gaya hidup, misalnya:

1. Latihan olahraga untuk memperkuat otot-otot dan mengurangi berat badan. Apabila berat badan Anda naik lalu Anda menjadi mendengkur, maka solusi termudah adalah dengan mengurangi berat badan sekitar 2-5 kg.

2. Hindari alkohol, makan berlebihan, atau snack 4 jam sebelum tidur. Alkohol dapat meningkatkan relaksasi dari otot palatum (langit-langit mulut), lidah, leher, dan faring. Semakin otot ini berelaksasi maka jalan napas akan semakin kolaps atau mengecil dan getaran dari jaringan akan semakin hebat.

3. Hentikan merokok

4. Tidur dengan posisi miring, hal ini dapat menghilangkan gejala sementara.

5. Meninggikan bagian kepala dari tempat tidur sekitar 10 cm

Jika ayah Anda masih juga ngorok dan malah tambah parah dengan munculnya keluhan sleep apnea (gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang berhenti sementara) yang semakin sering, maka kami sarankan untuk memeriksakan ke dokter secara langsung untuk dievaluasi dan diatasi dengan baik.

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu. 

0 Komentar

Belum ada komentar