Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Seputar Squirting

19 Jul 2021, 16:29 WIB
Wanita, 23 tahun.

Dok mau tanya cairan orgasm wanita itu gimana ya, warna putih kental seperti susu atau cairan putih bening seperti air mani, dan apakah squirting itu adalah orgasm

Halo

Saya mengerti keluhan yang Anda sampaikan dan saya mengerti kekhawatiran Anda.

Banyak kontroversi seputar hal ini. Penelitian yang ada menyebutkan bahwa cairan ejakulat yang dihasilkan oleh perempuan berasal dari kelenjar Skene, yaitu kelenjar pada bagian luar vagina yang memiliki saluran yang bermuara pada uretra (saluran kemih) dan dekat muara uretra tersebut.

Namun, kenyatannya dihasilkannya kelenjar ejakulat pada perempuan bukan hal yang umum. Ketika rangsangan yang diterima mencapai puncaknya, wanita juga akan mengalami orgasme. Namun sebagian besar tidak mengalami ejakulasi seperti pria. Pada satu penelitian tertentu yang melibatkan 400 perempuan, tidak ada satupun di antara mereka yang mengalami "ejakulasi". Walaupun demikian terdapat laporan-laporan bahwa ada sebagian kecil perempuan yang mengalami ejakulasi secara teratur. Anatomi dari kelenjar skene bervariasi pada tiap perempuan, ada yang besar dan ada yang kecil. Tentunya semakin besar ukuran kelenjar, semakin besar pula kemungkinan keluarnya cairan ejakulat. Banyaknya cairan ejakulat yang keluar pun tidak terlalu banyak, sehingga muncrat.

Banyak literatur yang menghubungkan rangsangan pada G-Spot dengan keluarnya ejakulat pada perempuan. Namun literatur-literatur tersebut tidak saintifik atau tidak berdasarkan penelitian. Adanya G-Spot sendiri belum dapat dibuktikan secara ilmiah, atau belum ditemukan secara anatomi.

Orgasme pada wanita ditandai dengan gejala tubuh yang menegang, denyut nadi yang cepat, wajah kemerahan, dan terkadang teriakan atau erangan. Sebagian kecil wanita juga dapat mengeluarkan cairan dari saluran kemihnya. Berbeda pada pria yang saat ejakulasi mengeluarkan air mani (dengan sel sperma di dalamnya), pada wanita ejakulasi ini adalah cairan dari kelenjar-kelenjar di sekitar saluran kemih dan sedikit urine. Dengan kata lain, ejakulasi wanita hampir seperti urine yang telah terencerkan, sehingga cenderung jernih serta tidak berwarna atau berbau seperti urine.

Kesimpulannya, ejakulasi pada wanita bukanlah hal yang perlu dipermasalahkan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya ejakulasi masih digolongkan sebagai kondisi yang sehat. Anda tetap dapat meraih orgasme sekalipun tanpa mengalami ejakulasi. Sedangkan bagi wanita yang mengalami ejakulasi, Anda tidak perlu khawatir karena ini pun merupakan hal normal. 

 

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7   

Semoga sehat selalu.

0 Komentar

Belum ada komentar