Sukses

Cara Mengatasi Trauma

13 Jul 2021, 20:53 WIB
Wanita, 17 tahun.

Kak bagaimana cara menghilangkan rasa trauma

Halo, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Anda mungkin pernah merasakan pengalaman pahit dalam hidup. Beberapa hanya bersifat ringan yang dapat pulih dalam waktu singkat. Namun, ada juga pengalaman buruk yang berdampak pada trauma psikis berkepanjangan (post-traumatic stress disorder atau PTSD). 

Kecepatan seseorang dalam melupakan pengalaman yang amat buruk tergantung pada seberapa berat “luka” tersebut. Jika seseorang benar-benar terpuruk serta dihadapkan pada situasi hidup-mati, trauma dapat membekas seumur hidupnya.

Bangkit dari trauma memang tak mudah dan butuh proses. Namun, jangan menyerah dengan keadaan. Cobalah untuk mengatasinya dengan berbagai cara. Jika terus dibiarkan begitu saja, trauma bisa memengaruhi kualitas hidup Anda. 

Berikut beberapa cara mengatasi trauma yang dapat dicoba:

1. Terapi dengan Psikolog atau Psikiater

Cara menghilangkan trauma memang bisa berbeda-beda, bergantung pada tingkat keparahannya.

Namun, jika trauma sudah menjadi post-traumatic stress disorder, terapi utamanya adalah psikoterapi. Selain itu, ada kalanya pemberian obat dibutuhkan sebagai bagian dari terapi.

2.  Akui dan Bersikaplah Lebih Terbuka

Trauma masa lalu terkadang berupa peristiwa memalukan yang tidak mau dibagi kepada orang lain. Namun, semakin Anda menyimpannya rapat-rapat, makin parah pula dampak trauma.

Untuk itu, cobalah untuk mengakui kesalahan, memaafkan diri sendiri, serta menumbuhkan lagi kepercayaan diri.

Mencurahkan pikiran dan perasaan kepada orang dengan pengalaman serupa dapat menguatkan diri. Anda akan merasa tidak sendirian. Jika Anda tidak cukup nyaman untuk bercerita, tulislah sebuah jurnal untuk menuliskan perasaan Anda. 

3. Dikelilingi Orang-orang yang Bikin Anda Tenang

Cemas dalam tahapan tertentu adalah wajar. Namun, kalau terlalu sering, hal itu dapat berefek buruk pada psikis orang yang punya trauma.

Untuk mengurangi rasa cemas tersebut, kelilingilah diri Anda dengan orang-orang yang menenangkan.

4. Mengalihkan Pikiran Negatif

Alihkan pikiran negatif Anda. Caranya adalah dengan menyibukkan diri, misalnya menekuni hobi, menjadi relawan kegiatan sosial, atau bergabung dengan suatu komunitas.

5. Relaksasi  

Anda bisa mencoba untuk bermeditasi dan melakukan peregangan sebagai cara mengatasi trauma. Pusatkan konsentrasi, pikiran, dan perasaan kepada hal-hal positif serta menumbuhkan semangat. Pikirkan peristiwa-peristiwa atau hal yang membuat bahagia.

6. Berusaha Menghadapi Rasa Takut

Takut dan cemas akibat peristiwa traumatis adalah wajar. Akan tetapi, terus-menerus takut dan kadarnya berlebihan akan menurunkan produktivitas Anda.

Secara bertahap, kuatkan diri Anda dan jadilah berani dalam menghadapi ketakutan. Jangan biarkan masa lalu menghalangi Anda.

7. Bersabar dan Beranilah

Jika Anda adalah kerabat dari orang yang mengalami trauma, kunci untuk mengatasi trauma adalah sabar. Menghilangkan trauma itu butuh waktu yang cukup panjang dan keberanian yang kuat untuk menghadapinya.

8. Fokus pada Masa Sekarang

Cara menghilangkan trauma berkepanjangan lainnya adalah berusaha fokus pada masa kini. Biarlah masa lalu menjadi masa lalu. Jangan sampai masa lalu terus mengendalikan kehidupan Anda seterusnya.

Semakin Anda berusaha fokus pada apa yang dijalani sekarang, pikiran negatif akan semakin sulit mengontrol. Hal ini akan memberikan kebebasan pada pilihan yang Anda ambil di masa sekarang.

9. Peduli pada Diri Sendiri

Lakukan perawatan diri, seperti melakukan hal-hal menyenangkan, memberikan waktu pada diri sendiri, dan melakukan berbagai hal yang menggembirakan. Dengarkan kebutuhan diri sendiri.

Hampir semua orang pernah atau sedang mengalami masalah atau trauma, baik berat maupun ringan. Jika Anda kerap dihantui trauma, silakan coba cara mengatasi trauma di atas.

 Namun, jika trauma tak juga hilang, semakin berat, hingga mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk berkonsultasi pada psikolog atau psikiater.

Manfaatkan layanan Live Chat dari Klikdokter untuk konsultasi langsung seputar kesehatan dengan dokter ataupun psikolog. 

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu. 

0 Komentar

Belum ada komentar