Sukses

Penanganan epilepsi

12 Jul 2021, 20:31 WIB
Pria, 21 tahun.

Doketer saya ingin bertanya bagaimana caranya menyembuhkan penyakit epilepsi nokturnal, dan bagaimana penanganannya,dan apa yg harus dilakukan terimakasih

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Sdr

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.     

Epilepsi adalah kondisi gangguan neurologi (saraf) yang ditandai dengan kejang berulang tanpa penyebab yang jelas. Kejang diakibatkan oleh gangguan aliran listrik pada otak. Epilepsi dapat dikontrol dengan obat-obatan namun tidak dapat disembuhkan secara total. Namun yang perlu diketahui adalah beberapa sindroma epilepsi tidak terjadi seumur hidup, beberapa bentuk epilepsi hanya mengalami gejala kejang pada masa anak-anak, meskipun dapat juga menetap hingga usia dewasa. Beberapa penyebab epilepsi adalah riwayat cedera/trauma kepala, luka pada kepala/otak, infeksi, meningitis, ensefalitis, atau tumor otak.

Epilepsi dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak, terutama jika frekuensi kejang sering. Gangguan akibat epilepsi dapat berubah perkembangan terlambat, gangguan emosional, gangguan fungsi kognitif (kecerdasan), anak menjadi hiperaktif, dan sebagainya.

Yang terpenting adalah mengikuti pengobatan dokter secara teratur. Pengobatan yang dilakukan ini untuk mencapai kualitas hidup yang optimal seperti mengurangi frekuensi atau menghentikan serangan, mencegah efek samping serta menurunkan angka kesakitan. Sekitar 70-80% epilepsi dapat sembuh dengan obat. Obat epilepsi tidak boleh dihentikan secara mendadak, tapi harus perlahan-lahan diturunkan dosisnya. Penghentian obat secara mendadak justru berbahaya dan bisa menyebabkan kejang yang hebat.

Sebelum menggunakan obat-obatan epilepsi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis saraf. Sebab jenis obat-obatannya pun berbeda satu orang dengan orang lainnya. Juga berbeda untuk jenis kejang yang dialami seseorang.

Penderita epilepsi tetap dapat hidup secara normal. Yang terpenting adalah ikuti rencana terapi yang sudah ditentukan oleh dokter, hindari pencetus kejang (bila ada), makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan hindari stres. Beritahukan kepada orang di sekitar Anda bahwa bila ada yang memiliki epilepsi sehingga orang di sekitar dapat bertindak secara tepat apabila kejang terjadi.

Baca juga

Bisakah Penderita Epilepsi Sembuh?

Bahaya Kejang pada Penderita Epilepsi

8 Hal Pemicu Kejang pada Penderita Epilepsi

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Sdr dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.

1 Komentar

  • dokter suami saya mngalmi epilepsi gejala awal nya dia tidak bisa tidur semlm klo di bawa rebahan lngsung terasa sakit kya kesetrum otak nya dan pagi nya terjadi kejang2 bum pernah priksa karna tidak ada biyaya