Sukses

Seputar Bipolar

09 Jun 2021, 17:02 WIB
Wanita, 21 tahun.

Saya mau bertanya.. ada orang yang sangat baik dan sayang tapi ketika marah sering tibatiba memukul tidak perduli siapapun yang dia pukul meskipun orang kesayangannya sendiri namun dalam waktu beberapa saat dia akan menyesali apa yg suda dia lakukan dan merasa sedih. apakah itu termasuk bipolar?

dr. Arina Heidyana

Dijawab Oleh:

dr. Arina Heidyana

Halo Sdri, 

Saya mengerti keluhan dan kekhawatiran yang Anda rasakan.

Gangguan Bipolar yaitu perubahan mood yang berganti ganti dari perasaan sangat bahagia berubah menjadi depresi. Pada penderita bipolar, suasana hati dengan sangat cepat beralih secara drastis dari kondisi tertekan seperti depresi, menjadi kondisi yang paling bersemangat atau mania. Sering para ahli menyebut gangguan ini sebagai manik-depresif.

Terkadang penyebab penderita merasa depresi sangatlah sepele, namun memberikan perasaan berbeda terhadap dirinya. Misalnya, ketika penderita tidak bisa mengerjakan soal ujian di sekolah, dia merasa sebagai orang yang tidak berguna, malu bertemu dengan orang lain, memiliki perasaan menyesal yang berlebihan.

Sementara pada fase mania, penderita terlihat sangat berenergi bahkan tidak dapat tidur, terkesan sulit diatur dan kadang kala menjadi sangat pemarah. Pada fase mania terkadang penderita dapat tidak tidur selama beberapa hari.

Gejala Bipolar episode manik antara lain adalah:

- Sulit tidur

- Terlihat terlalu percaya diri

- Berbicara lebih cepat dari biasanya dan topik pembicaraanya mudah berganti

- Sulit berkonsentrasi

- Terlihat gelisah, lebih mudah marah pada orang lain

- Berpenampilan mencolok dan cenderung menghamburkan uang

- Membuat keputusan-keputusan mengejutkan

- Bisa disertai dengan keyakinan yang salah (waham), misalnya merasa bahwa ia adalah orang paling hebat di dunia, meyakini bahwa ayahnya adalah presiden, dan sebagainya.

Gejala Bipolar episode depresi antara lain adalah:

- Merasa sedih, hampa, atau tidak berguna

- Enggan untuk melakukan aktivitas apapun, termasuk enggan melakukan hobinya

- Merasa tidak punya tenaga untuk beraktivitas

- Sulit tidur, atau justru terlalu banyak tidur

- Dihantui dengan perasaan bersalah

- Tidak bisa berkonsenterasi dalam pekerjaan atau sekolah

- Terpikir untuk bunuh diri atau bahkan melakukan percobaan bunuh diri

Hingga saat ini belum ditemukan obat yang mampu menyembuhkan kelainan bipolar, namun kelainan ini dapat dikontrol dengan pemberian terapi non-farmakologi (tanpa obat) dikombinasi dengan pemberian terapi farmakologi (dengan obat-obatan) secara terus menerus.

Untuk mengetahui pasti apakah kerabat Anda tersebut menderita gangguan bipolar atau tidak, diperlukan wawancara medis secara langsung dengan dokter. Oleh karena itu, sebaiknya kerabat Anda berkonsultasi dengan dokter psikiatri. 

Terima kasih sudah berkonsultasi di fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya. 

Anda dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi Klikdokter kapan pun dan di mana pun. 

Semoga Anda sehat selalu. 

0 Komentar

Belum ada komentar