Sukses

Tips Atasi Jerawat dan Bekasnya!

28 May 2021, 23:58 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya ingin bertanya saya sudah sedang mengalami break out dari bulan september 2020 lalu mulai membaik hingga bulan april tetapi pada bulan mei hingga sekarang tumbuh terus menerus jerawat di pipi dan bekas jerawat merah beserta ada bopeng nya apa solusi nya dok soalnya sekarang jerawat nya sakit

Terimakasih sudah bertanya dengan menggunakan fitur Tanya Dokter

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini:

  • Stres
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Bakteri di pori-pori kulitHal ini penting diperhatikan karena pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas.

Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu mengatasi jerawat?

  1. Rajin mencuci muka minimal 2x sehari dengan sabun yang tidak banyak menghasilkan busa
  2. Diet rendah lemak dan karbohidrat, termasuk menjauhi gula
  3. Hidup teratur, sehat, olahraga 3x/minggu minimal 30 menit
  4. Hindari stress
  5. Menggunakan kosmetik atau skincare secukupnya, hindari kosmetik berbahan dasar minyak (foundation, BB cream, bedak padat)
  6. Hindari hal yang dapat memaci kelenjar minyak produksi mintak berlebihan contohnya: alkohol, makanan pedas, rokok
  7. Hindari polusi udara
  8. Hindari pemencetan jerawat karena dapat memperberat erupsi

Kondisi kulit berminyak merupakan jenis kulit yang sangat berisiko untuk mengalami jerawat. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum.

Obat yang dapat digunakan adalah retinoic acid, benzoil peroksida, dan antibiotik topikal/oles. Untuk jerawat di daerah punggung dapat menggunakan lotion yang mengandung sulfur. Pada kasus yang berat, biasanya diperlukan tambahan isotretinoin oral dan antibiotik oral. Semua obat tersebut dapat menimbulkan iritasi dan efek samping lainnya, sehingga penggunaanya harus berada di bawah pengawasan dokter.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi. Keluhan yang Anda sampaikan mengenai kondisi jerawat Anda saat ini merupakan keluhan yang wajar terjadi dalam proses pengobatan jerawat.

Sedangkan bekas jerawat biasanya dapat berupa bekas kehitaman atau lapisan kulit yang masuk ke dalam. Warna kulit kemerahan merupakan tanda bahwa di kulit Anda masih terdapat reaksi inflamasi aktif. Penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat.

Untuk pengobatan topikal, dapat menggunakan retinoic acid dioleskan pada malam hari setiap hari. Obat ini dapat menghilangkan komedo, jerawat beserta dengan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit. Awal penggunaan jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi merah serta mengelupas, namun penggunaan obat harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, jika perlu seterusnya. Hindari paparan sinar matahari jika menggunakan obat tersebut atau gunakan sunblock dengan SPF minimal 30. Namun memilih sunblock juga harus berhati-hati karena sebagian besar dapat memicu munculnya komedo lebih banyak, pilihlah sunblock dan semua produk perawatan kulit yang berlabel non-comedogenic.

Cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu prosedur chemical peeling dan atau mikrodermabrasi. Rangkaian prosedur tersebut (krim malam, chemical peeling, dan mikrodermabrasi) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul.

Untuk memastikan kondisi kulit dan pilihan terapi terbaik, kami sarankan Anda untuk konsul dengan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis krim, cairan kimia dan tindakan dengan konsentrasi / kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Demikian yang bisa kami sampaikan, 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar