Sukses

Siklus Haid, Dismenorea, Keputihan

27 Apr 2021, 21:23 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok saya telat haid selama 2 bulan, punggung dan perut serasa nyeri haid selama telat, keputihan juga dok. Apakah itu gejala penyakit atau tidak dok?

Terima kasih telah bertanya melalui fitur Tanya Dokter

Siklus menstruasi normalnya berkisar antara 21-35 hari dan berlangsung selama 3-7 hari. 

Penyebab tidak haid ada banyak sekali, belum tentu terjadi kehamilan. Selain kehamilan, terlambat haid dapat disebabkan oleh beberapa keadaan, antara lain:

  • Pada 3-5 tahun pertama setelah haid pertama
  • Pasien dengan gangguan makan (seperti anorexia nervosa, bulimia)
  • Pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) > 30
  • Malnutrisi (kurang gizi)
  • Stres psikologis
  • Atlet
  • Kekurangan vitamin K
  • Penggunaan obat-obatan tertentu
  • Kelainan pembekuan darah
  • Gangguan hormon tiroid

Selain gangguan hormonal, dapat juga terjadi gangguan organ kandungan. Untuk memastikannya, dapat dilakukan pemeriksaan USG kandungan. Apabila siklus haid tidak teratur, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan agar mencari tahu penyebabnya

Nyeri haid merupakan hal yang rutin dialami oleh setiap wanita setiap bulannya. Nyeri haid normal dialami oleh sebagian besar wanita, terjadi karena tubuh melepaskan hormon prostaglandin.

Prostaglandin berfungsi untuk menstimulasi otot rahim tersebut untuk berkontraksi, menyebabkan suplai darah ke rahim berhenti untuk beberapa saat dan meningkatkan sensitivitas ujung-ujung saraf nyeri, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan kram di perut.

Pada beberapa wanita, ada yang mengalami nyeri haid yang dirasakan sangat parah. Nyeri haid ini dikategorikan sebagai nyeri haid tidak normal akibat gangguan di organ reproduksi. Untuk lebih memahami tentang nyeri haid, berikut adalah dua jenis nyeri haid:

Nyeri haid primer

Nyeri haid primer merupakan nyeri haid yang normal dan terjadi karena kontraksi otot rahim sebagai akibat dari hormon prostaglandin. Nyeri haid primer meningkat jumlahnya pada wanita yang belum menikah dibandingkan dengan wanita yang sudah menikah.

Ciri-ciri nyeri haid normal:

  • Nyeri yang dirasakan biasanya satu atau dua hari sebelum haid datang atau saat haid hari pertama. 
  • Nyeri yang dirasakan berada di perut bagian bawah, pinggang atau di bagian paha.
  • Sifat nyeri mulai dari ringan sampai berat, yang bertahan selama 12 sampai 72 jam paling lama.
  • Gejala nyeri disertai keluhan mual, muntah, lemas, dan diare.

Nyeri haid sekunder

Nyeri haid sekunder biasanya baru timbul di kemudian hari setelah haid hari pertama. Nyeri haid ini dapat disebabkan oleh beberapa penyakit atau kelainan di organ reproduksi. Ciri-ciri nyeri haid yang tidak normal:

  • Nyeri yang dirasakan lebih sakit dibandingkan nyeri kram perut biasa.
  • Nyeri terkadang tidak berkurang meskipun haid telah selesai.
  • Nyeri yang dirasakan disertai dengan gejala mual dan muntah. 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Bagaimana dengan keputihan Anda?

Jika keputihan Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  1. Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembabMenghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  2. Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam. segera ganti jika terasa basah atau lembab
  3. Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan
  4. Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Perlu diketahui bahwa keputihan dapat saja merupakan infeksi menular seksual. Bila disebabkan oleh infeksi menular seksual, maka baik Anda maupun pasangan (suami) perlu diobati juga agar pengobatan tuntas. Anda dapat ke dokter spesialis kandungan ataupun dokter spesialis kulit dan kelamin. Bila perlu, dilakukan pemeriksaan mikroskopik dari cairan keputihan agar kuman penyebab diketahui secara pasti.

Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur / antibiotik / antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Oleh karena Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mengetahui penyebab dari keputihan anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar