Sukses

Haid lagi kurang dari 2 minggu

15 Apr 2021, 15:00 WIB
Wanita, 17 tahun.

halo dok, saya ingin bertanya, saya haid pda akhir bulan maret, dan hari ini tanggal 9 april saya haid kembali (jedanya tidak sampai 2 minggu) apakah itu normal? terima kasih

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.     

Haid merupakan suatu periode terjadinya perubahan dalam organ reproduksi wanita. Setiap bulannya, kandung telur melepaskan satu telurnya. Bersamaan dengan itu, dinding rahim ikut menebal guna mempersiapkan tempat untuk penempelan sel telur yang telah dibuahi oleh sperma. Kemudian, bila tidak ada pembuahan, lapisan rahim yang menebal tadi akan luruh melalui vagina dalam bentuk darah dan sel-sel yang rusak. Inilah yang dinamakan haid atau menstruasi.

Umumnya, sebuah siklus haid berjarak 21–35 hari dari bulan ke bulan dan berlangsung selama 2–8 hari. Pada beberapa bulan saat pertama kali haid, jarak antara siklus dapat memanjang atau bahkan memendek. Hal ini merupakan proses adaptasi tubuh yang tergolong normal.

Seiring pertambahan usia, siklus haid akan menetap dan lebih teratur. Namun mendekati masa menopause, siklus haid akan kembali tidak teratur akibat adanya perubahan hormon.

Saat pertama kali haid dan menjelang masa menopause, haid tidak teratur merupakan kejadian yang normal. Namun pada beberapa kasus, kondisi itu terjadi berulang dan berlangsung di luar periode tersebut.

Beberapa kondisi yang menjadi ciri haid tidak teratur, yakni:

1. Terjadi perdarahan di luar siklus haid

2. Jumlah darah lebih banyak, dan perlu mengganti pembalut tiap 1–2 jam atau harus mengenakan pembalut ganda

3. Lama haid lebih dari 7 hari

4. Haid terjadi lebih dari 1 kali dalam sebulan

5. Tidak haid dalam kurun waktu >90 hari

Adapun siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi akibat gangguan keseimbangan hormonal 

Beberapa penyebab haid tidak teratur adalah:

1. Menyusui

Proses menyusui pada 6 bulan pertama atau ASI eksklusif dapat menghambat produksi hormon pencetus haid.

2. Pemakaian KB hormonal

KB hormonal dapat memengaruhi siklus haid, sehingga haid menjadi tidak teratur.

3. Olahraga berat dan kelainan pola makan

Perubahan berat badan yang terlalu drastis, baik peningkatan maupun penurunan, dapat mengacaukan siklus haid seorang wanita.

4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

Ini adalah kondisi dimana terjadi pembentukan kista berisi cairan di kandung telur, yang memengaruhi kerja hormon pengatur haid.

5. Gangguan hormon atau organ reproduksi

Rendahnya produksi hormon tiroid (hipotiroid), kelainan organ reproduksi seperti infeksi rongga panggul, abortus yang tidak diketahui atau sejenisnya dapat menyebabkan haid tidak teratur.

Untuk membedakan penyebabnya, diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila seorang wanita tidak sedang menyusui atau menggunakan KB hormonal, haid tidak teratur ini perlu ditelusuri lebih lanjut dengan pemeriksaan penunjang seperti USG.

Baca juga

Penyebab Haid Tidak Teratur yang Perlu Diwaspadai 

Benarkah Haid Tidak Teratur Mengganggu Kesuburan?

Siklus Haid Tidak Teratur, Ini Cara Alami untuk Mengatasinya

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Sdri dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.

0 Komentar

Belum ada komentar