Sukses

Penanganan Dermatitis Seboroik

15 Apr 2021, 09:10 WIB
Pria, 22 tahun.

Dok saya ingin bertanya,di kulit dada,leher dan punggung saya terdapat seperti bulu warna putih dan setelah saya cari tahu ternyata itu adalah dermatitis seboroik,dan ini sudah berlangsung sangat lama dimana awalnya kulit saya hanya kasar di punggung dan dada lalu menjalar ke bagian leher dan sekarang cukup banyak,saya harus menggunakan obat apa dok untuk sembuh?lalu apakah dermatitis seboroik selalu berkaitan dengan HIV?apakah yang terkena penyakit ini hanya orang yang imunnya lemah?dada dan punggung saya sering berkeringat dok,mohon jawabannya,terimakasih

Terima kasih telah bertanya tentang Dermatitis Seboroik menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit atau peradangan (inflamasi) di mana telah terbukti adanya peran kolonisasi Pityrosporum Ovale yang merupakan organisme normal pada kulit yang terkena. Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit yang berlangsung kronik dan kambuhan. Dermatitis seboroik ditandai dengan kemerahan, gatal, dan kulit bersisik, paling sering mengenai kulit kepala (ketombe), tetapi juga dapat mengenai kulit pada bagian tubuh lainnya seperti wajah, dada, lipatan lutut, lengan dan lipat paha. Dermatitis seboroik memang tidak dapat disembuhkan sempurna namun dapat dikontrol.

Menjaga kebersihan memegang peranan penting di dalam mengontrol dermatitis seboroik. Membersihkan kepala secara teratur akan mengurangi tumpukan minyak di kepala. Aktivitas di luar rumah yang dapat memicu peningkatan produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak sebaiknya dihindari. Untuk memastikan apakah Anda memiliki dermatitis seboroik sebaiknya diperiksakan langsung ke dokter agar dapat diperiksa secara detail dan diberikan pengobatan yang optimal. 

Terkadang penyakit dermatitis seboroik dapat sembuh sendiri. Hal yang diperlukan pada kondisi dermatitis ini adalah perawatan kulit yang baik. Biasanya akan dilakukan beberapa pilihan berikut:

Keratolitik (penggunaan obat jenis asam salisitat, asam laktat, urea dan propilen glikol), yang dapat digunakan untuk menghilangkan kulit yang bersisik.

Antijamur topikal (seperti ketokonazol, selenium suflida) yang dapat mengurangi jamur Malassezia

Kortikosteroid topikal ringan untuk mengurangi peradangan akut dan mengurangi rasa gatal

Inhibitor kalsineurin topikal (seperti krim pimekrolimus dan salep tacrolimus) dapat digunakan sebagai pengganti kortikosteroid topikal jika sering dibutuhkan karena lebih sedikit memiliki efek samping

Obat oral yang dibutuhkan untuk kasus yang lebih sulit sembuh 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat 

 

0 Komentar

Belum ada komentar