Sukses

Seputar Hipertrofi Konka

01 Apr 2021, 20:24 WIB
Wanita, 17 tahun.

Hi dok, saya sudah 3 bulan kena hipertrofi konka dan saya baru saja kontrol di THT beberapa minggu yng lalu karena sebelumnya saya kira saya kena covid ternyata tidak. saya tidak bs nyium sam ngerasain, hidung bumpet dan amandelnya besar dan sampai saat ini blm ada perubahan setelah selama kurang lebih seminggu sudah minum obat . Disamping itu saya juga rutin kontrol kawat gigi behel tiap bulan dan kata dr. giginya saya harus sembuh dlu hipertrofi konkanya. apakah itu ada hubungannya dgn THT, dok? Padahal saya tidak tahu kapan hipertrofi konka ini akan sembuh. Dr. THT menyarankan untuk melakukan operasi namun keadaan seperti ini say tdk berani. Dan sampai saat ini saya masih minumm obat dan blm ada perkembangan.

Terima kasih telah bertanya tentang hipertrofi konka nasalis melalui fitur Tanya Dokter.

Pembesaran di dalam hidung yang Anda alami disebut dengan hipertrofi konka nasalis. Hipertrofi = pembesaran, sedangkan konka adalah kelenjar limfa hidung (nasal) yang berfungsi untuk menangkap kuman dan melawan infeksi.

Hipertrofi konka nasalis kerap terjadi akibat proses infeksi dan iritasi yang kronis, bisa juga akibat alergi. Gejala utamanya adalah hidung tersumbat. Komplikasinya bila tidak tertangani adalah sinusitis, yang ditandai dengan keluarnya lendir hidung dan hidung tersumbat, disertai sakit kepala.

Keadaan ini memerlukan tindakan koreksi karena terapi obat-obatan saja sering tidak memberi hasil yang memuaskan. Tindakan yang paling ringan seperti kauter sampai pemakaian laser dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan hidung tersumbat akibat hipertrofi konka. Terkait hal ini, Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis THT karena kami tidak dapat melakukan pemeriksaan secara langsung. Apabila disarankan untuk operasi sebaiknya dipertimbangkan, untuk kondisi terkait pandemi ruangan operasi pasti sudah sesuai standar pelayanan terkait keamanan pasien selama pandemi Covid - 19. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar hipertrofi konka nasalis. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar