Sukses

Sering Cantengan Berulang

06 Apr 2021, 10:58 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok,kenapa kaki dan tangan saya sering cantengan ya,

Terima kasih telah bertanya seputar cantengan berulang melalui Tanya Dokter.

Cantengan atau dalam dunia medis disebut dengan paronikia merupakan infeksi bakteri pada daerah kuku dan sekitarnya yang menyebabkan bengkak, nyeri, nanah, kerusakan kuku dan peradangan. Masalah ini dapat sangat mengganggu karena mempengaruhi kenyamanan beraktivitas. Cantengan ini dapat terjadi pada kuku kaki maupun tangan.

Cantengan (paronikia) dapat terjadi secara akut maupun kronik. Paronikia yang akut terjadi karena adanya trauma atau manipulasi berlebihan pada daerah kuku dan sekitarnya seperti menggigiti kuku, perawatan manikur yang salah, penggunaan kuku  palsu, atau menggunting kuku terlalu dalam. Sedangkan paronikia kronik merupakan paronikia yang terjadi selama 6 minggu atau lebih dan seringkali terjadi  setelah terpapar air atau lingkungan yang lembab. Terkadang juga hal ini terjadi pada mereka yang memiliki penyakit seperti diabetes, obesitas, hiperhidrosis (tangan yang terlalu berkeringat), sistem imun yang buruk, kelainan hormon, dan konsumsi obat-obat yang menekan sistem imun. 

Beberapa tips pencegahan yang dapat Anda lakukan agar tidak berulang adalah:

  • Gunakan alas kaki yang melindungi dan nyaman.
  • Jangan memakai sepatu yang terlalu sempit ukurannya atau yang ujungnya terlau sempit.
  • Jangan berlebihan menggunting kuku tangan maupun kaki. Sebaiknya kuku digunting tidak terlalu dalam, dan jangan sampai terlalu melengkung. Akan lebih baik jika kuku digunting mendatar.
  • Jangan biarkan kuku terlalu pendek ataupun terlalu panjang. Rawatlah kuku dengan baik dan pastikan panjangnya normal dan cukup melindungi.
  • Bersihkan kaki secara rutin, dan jagalah senantiasa kering. Jika bekerja di daerah yang mengharuskan kaki atau tangan menjadi basah, gunakanlah alat pelindung, misalkan: sarung tangan atau sepatu bot pada pekerja cuci.

Merawat gangguan berulang membutuhkan kedisiplinan dan kesabaran. Rawatlah tubuh Anda dengan seksama untuk menghindari terjadinya pengulangan penyakit.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar