Sukses

Keputihan berbau gatal

01 Apr 2021, 08:45 WIB
Wanita, 27 tahun.

dok saya mau nanya kalo keputihan berbau gatal pasca coitus itu nama keputihannya apa ya?

dr. Adeline Jaclyn

Dijawab Oleh:

dr. Adeline Jaclyn

Halo Sdri

Saya mengerti keluhan yang disampaikan dan kekhawatiran Anda.     

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman. 

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
  • Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan.

Cairan putih yang lengket berwarna putih bening hingga keruh dianggap sebagai 'keputihan' normal yang biasa terjadi mendekati masa-masa haid. Apakah dalam waktu dekat memang Anda akan haid?

Keputihan yang normal berbau anyir (tidak amis/asam/menyengat) dan tidak menyebabkan gatal-gatal.

Pada kasus Anda, keputihan gatal dan berbau, ada kemungkinan ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan membutuhkan pengobatan dengan antibiotik.

Oleh sebab itu, kami sarankan agar Anda segera mendatangi dokter kandungan atau dokter kulit dan kelamin untuk dipastikan penyebanya serta mendapatkan pengobatan yang tepat.

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
  • Bila perlu gunakan pantyliner untuk mengurangi kelembapan area kewanitaan, namun harus diganti tiap 3 jam sekali

Baca juga

Gatal karena Keputihan, Bolehkah Digaruk? 

5 Penyebab Keputihan pada Wanita

Lima Ciri Keputihan Tidak Normal

4 Mitos Keputihan yang Tak Perlu Dipercaya

Terima kasih sudah berkonsultasi melalui fitur Tanya Dokter. Jangan ragu untuk kembali berkonsultasi jika masih ada keluhan lainnya, ya.  

Sdri dapat juga berkonsultasi melalui Aplikasi KlikDokter kapan pun dan di mana pun dengan men-download aplikasi Klikdokter melakui Play Store/ Android: https://www.klikdokter.com/download-App Store : https://app.adjust.com/n01yug7  

Semoga sehat selalu/semoga lekas membaik.

0 Komentar

Belum ada komentar