Sukses

Bolehkah Melewatkan Sarapan Saat Sedang Diet

30 Mar 2021, 09:05 WIB
Wanita, 21 tahun.

Halo dok, saya mau tanya tentang masalah olahraga untuk menurunkan berat badan. Saya dua minggu lalu selalu olahraga skitar 30 menit sebelum makan di pagi hari. Namun saya sering melewatkan sarapan karna pada dasarnya tidak pernah sarapan. Setelah olahraga, saya istirahat, mandi dan makan siang. Sekitar seminggu saya rutin, saya bisa turun skitar 1 kg. Saya juga mengurangi porsi makan saya. Mengingat tidak mgkin saya diet di rumah karena saya harus memakan menu di rumah. Jika tidak dimakan, akan dimarahi ayah. Saya tidak bisa request menu makan jadi saya hanya mengurangi asupan karbohidrat, menghindari makan mlam terlalu malam, mengurangi asupan gula, dan gorengan. Tapi kata kakak ipar saya, saya harus makan sesuatu dulu di pagi hari, baru berolahraga. Karena kata kakak ipar saya itu bisa berbahaya untuk kesehatan. Mengingat saya punya penyakit maag semenjak SD dulu. Apakah olahraga dalam perut kosong bisa berbahaya untuk kesehatan saya dok? Dan bagaimana baiknya agar saya bisa menurunkan berat badan dok? Terimakasih dok

Terima kasih telah bertanya seputar cara menurunkan berat badan yang sehat melalui Tanya Dokter.

Sarapan merupakan salah satu waktu makan yang penting untuk memasok energi sebelum mulai beraktivitas seharian. Ingat, Anda butuh energi/kalori untuk bisa beraktivitas. Melewatkan sarapan justru dapat membuat perut terlalu lapar dan meningkatkan kemungkinan makan siang dengan porsi yang lebih banyak.

Terlebih jika Anda berolahraga di pagi hari, Anda harus mendahuluinya dengan sarapans etidaknya 1 jam sebelum memulai olahraga (jangan terlalu dekat jarak makan dengan olahraga agar tidak mual), serta minum air yang cukup.

Menurunkan berat badan paling baik dilakukan dengan kombinasi diet sehat dan olahraga. Kedua hal itu tersebut tidak dapat dipisahkan. Anda harus tetap melakukan olahraga bersamaan dengan pengaturan makanan. Jika hanya diet saja dan tidak diimbangi dengan olahraga Anda akan cenderung merasa lemas.

Anda dapat melakukan kombinasi olah raga dengan pola makan gizi seimbang. Olah raga yang dapat diterapkan adalah yang bersifat aerobik seperti lari, renang, bersepeda ataupun yang bersifat pembentukan seperti plank, push up, dan latihan beban. Jika Anda melakukannya secara teratur selama 30-60 menit, minimal 3x/minggu, ditunjang dengan pola makan seimbang, tentunya akan ada perubahan pada berat tubuh Anda. Intinya adalah kedisiplinan yang tinggi.

Hilangkan keinginan Anda untuk menurunkan berat badan dalam waktu singkat, karena penurunan berat badan yang terlalu cepat dapat berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Penurunan berat badan yang wajar adalah sekitar 0,5 kg/minggu atau 2-2,5 kg/bulan.

Untuk diet, yang harus Anda lakukan adalah mengurangi jumlah kalori dalam sehari. Tetap usahakan makan 3x sehari hanya saja porsinya yang diatur sesuai dengan kebutuhan kalori Anda.

Setiap kali Anda makan ada unsur kabohidrat (roti gandum, kentang), hindari makanan gorengan, minuman dan makanan yang terlalu manis, garam, konsumsi banyak air putih, perbanyak lauk dengan ikan, perbanyak sayur dan buah, hindari makanan dari kaleng atau fast food (sosis, kentang goreng, nugget), hindari jajanan manis (bila lapar, dapat pilih snack berupa buah atau sayur yang manis).

Cobalah agar makan pagi Anda selalu disertai oleh buah yang manis. Untuk malam hari hindari makanan yang terlalu besar porsinya. 

Menurunkan berat badan membutuhkan waktu, kesabaran, dan kedisiplinan. Namun jika Anda melakukannya dengan sepenuh hati dan tepat, maka akan membuahkan hasil seperti apa yang Anda impikan. Apabila susah melakukan diet sendiri, Anda dapat minta bantuan Dokter Spesialis Gizi untuk mengatur kebutuhan nutrisi Anda dan juga bantuan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga untuk membantu menentukan resep olahraga Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat!

0 Komentar

Belum ada komentar