Sukses

Epilepsi pada Anak

15 Mar 2021, 22:57 WIB
Wanita, 19 tahun.

bagaimana cara menangani anak yang berusia umur 8 tahun yang terkena penyakit epilepsi atau ayan?

Terima kasih telah bertanya seputar epilepsi pada anak melalui fitur Tanya Dokter.

Epilepsi adalah kondisi gangguan neurologi (saraf) yang ditandai dengan kejang berulang tanpa penyebab yang jelas. Kejang diakibatkan oleh gangguan aliran listrik pada otak. Epilepsi dapat dikontrol dengan obat-obatan namun tidak dapat disembuhkan secara total. 

Namun yang perlu diketahui adalah beberapa sindroma epilepsi tidak terjadi seumur hidup, beberapa bentuk epilepsi hanya mengalami gejala kejang pada masa anak-anak, meskipun dapat juga menetap. Beberapa penyebab epilepsi adalah riwayat cedera/trauma kepala, luka pada kepala/otak, infeksi, meningitis, ensefalitis, atau tumor otak.

Di bawah ini adalah beberapa tips yang dapat orangtua lakukan untuk anak mereka yang memiliki epilepsi:

  • berikan pengertian kepada anak mengenai penyakit mereka
  • buatlah anak anda selalu berpikir positif mengenai penyakitnya dan fokuskan kepada hal lain yang dapat mereka lakukan (bukan pada kejang yang akan mereka alami)
  • pelajari rencana terapi untuk anak anda dan ikuti sesuai petunjuk
  • bila anda pikir perlu, anda dapat melakukan konseling keluarga dengan dokter anak atau psikolog agar seluruh anggota keluarga mengerti mengenai penanganan epilepsi
  • beritahukan kepada pihak sekolah bahwa anak anda memiliki epilepsi dan sedang dalam pengobatan

Yang terpenting adalah mengikuti pengobatan dokter secara teratur. Pengobatan yang dilakukan ini untuk mencapai kualitas hidup yang optimal seperti mengurangi frekuensi atau menghentikan serangan, mencegah efek samping serta menurunkan angka kesakitan. Sekitar 70-80% epilepsi dapat sembuh dengan obat. Obat epilepsi tidak boleh dihentikan secara mendadak, tapi harus perlahan-lahan diturunkan dosisnya. Penghentian obat secara mendadak justru berbahaya dan bisa menyebabkan kejang hebat pada anak.

Epilepsi memang dapat menyebabkan gangguan perkembangan otak, terutama jika frekuensi kejang sering. Gangguan akibat epilepsi dapat berubah perkembangan terlambat, gangguan emosional, gangguan fungsi kognitif (kecerdasan), anak menjadi hiperaktif, dan sebagainya.

Anak dengan epilepsi pun dapat hidup secara normal. Yang terpenting adalah ikuti rencana terapi yang sudah ditentukan oleh dokter, hindari pencetus kejang (bila ada), makan makanan bergizi, olahraga teratur, dan hindari stres. Beritahukanlah kepada orang di sekitar anak anda bahwa anak anda memiliki epilepsi sehingga orang di sekitar dapat bertindak secara tepat apabila kejang terjadi.

Berikut kami sertakan artikel lain sebagai bahan bacaan lain Anda.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar