Sukses

Penyebab Nyeri Perut, Nyeri Menelan, Jantung Berdebar

22 Feb 2021, 17:15 WIB
Wanita, 21 tahun.

perut sering perih sebentar kadang muncul tiba2 perihnya kadang hilang lagi, trs tenggorokan sulit menelan, kadang sendawa jg susah, jantung berdebar2 klo panik, gimana cara mengatasinya ya dok

Terima kasih telah bertanya dengan menggunakan layanan Tanya Dokter

1. Sakit perut

Keluhan Anda adalah sakit perut. Di mana sakit perut dirasakan? Ulu hati? Sudah berapa lama keluhan dirasakan? Apakah ada keluhan lain yang menyertai seperti mual, begah, gangguan BAB/BAK? Apa yang memicu rasa sakit?

Memang untuk mengetahui suatu kondisi yang mendasari keluhan Anda maka diperlukan pemeriksaan yang menyeluruh, termasuk wawancara medis untuk mengetahui riwayat penyakit sebelumnya dan memperkirakan kemungkinan pemicu dan penyebab keluhan Anda. Selain itu, diperlukan pemeriksaan fisik mendetil untuk memeriksa bagian perut. Pemeriksaan tambahan seperti USG perut juga mungkin diperlukan untuk mengetahui kondisi bagian dalam perut. Pemeriksaan darah juga diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat infeksi atau peradangan di dalam rongga abdomen.

Kemungkinan seperti masalah asam lambung yang meningkat, infeksi di saluran cerna masih tidak bisa disingkirkan. Untuk itu kami sarankan agar Anda mmengunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih menyeluruh.

2. Tenggorokan sulit menelan

Sakit tenggorokan merupakan gejala utama dari faringitis atau radang tenggorokan. Penyebab terseringnya adalah infeksi virus seperti influenza atau common cold. Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh virus umumnya bisa membaik dengan sendirinya tanpa perlu obat-obatan. Sedangkan sakit tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri memerlukan antibiotik untuk mencegah munculnya komplikasi. Penyebab lain bisa mengarah ke alergi, iritasi, gastroesophageal reflux disease (GERD), tumor, dan udara kering.

3. Berdebar dan Kecemasan

Sudah berapa lama Anda mengalami keluhan ini? Apakah hal ini membuat Anda terbangun saat tidur? Kapan saja keluhan Anda muncul? Saat berdebar apakah ada keluhan lain seperti banyak berkeringat, merasa panik/khawatir/takut//stres? Bagaimana dengan aktivitas Anda? Bagaimana dengan kebiasaan makan Anda?

Jantung berdebar memang dapat merupakan pertanda adanya masalah pada jantung. Namun selain itu, jantung berdebar juga dapat disebabkan oleh hal lain:

  • Adanya serangan panik, rasa khawatir, takut, stres.
  • Latihan fisik yang terlalu berat.
  • Konsumsi kafein (kopi), nikotin (rokok), alkohol, obat flu.
  • Penyakit tiroid, kadar gula darah yang rendah, kurang darah (anemia), tekanan darah rendah, demam atau dehidrasi (kekurangan cairan)
  • Perubahan hormon seperti selama menstruasi, kehamilan.
  • Obat-obat pelangsing, asma.
  • Suplemen herbal dan nutrisi tertentu.
  • Kadar elektrolit dalam darah yang tidak seimbang/normal.
  • Makanan tinggi karbohidrat, tinggi gula, tinggi lemak, tinggi  garam dan tinggi MSG.

Adakah salah satu dari penyebab di atas yang terjadi pada Anda? Jika keluhan Anda telah terjadi dalam waktu yang lama, rutin dan mengganggu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter. Dokter akan melakukan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan lengkap seperti pemeriksaan denyut nadi dan pemeriksaan bunyi jantung.

Jika yang Anda alami ternyata adalah gangguan cemas atau gangguan panik maka diperlukan penanganan yang menyeluruh.

Penatalaksanaan serangan panik dan gangguan cemas dapat dilakukan dengan medikamentosa (obat-obatan) dan non-medikamentosa (tanpa obat). Penggunaan obat-obatan untuk mengatasi masalah ini sebaiknya tidak digunakan di luar pantauan dokter untuk menghindari efek obat yang tidak diinginkan.

Saat ini kami sarankan Anda mengunjngi dokter spesialis psikiatri untuk konsultasi lebih lanjut dan pemberian obat. Dokter akan membantu Anda dengan mendengarkan keluhan Anda dan membantu Anda mencari penyelesaian yang tepat untuk ketakutan Anda. Anda juga dapat mencoba  mengatasi serangan panik tanpa obat-obatan. Disamping akan meringankan biaya pengobatan, hal ini juga akan memberikan dampak yang lebih sehat bagi tubuh Anda. Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

  • Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan
  • Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
  • Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
  • Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasanDll

Selain itu, untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas, Anda dapat juga mencoba untuk melakukan suatu terapi kolompok atau konseling dengan psikiatri. Akan lebih baik jika Anda mampu mengatasi serangan Anda tanpa obat-obatan dibandingkan ketergantungan terhadap obat penghilang rasa cemas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar